Ilmuwan Buat Peta Resolusi Tinggi Pertama Terumbu Karang yang Terancam Punah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 09 September 2021 | 11:40 WIB
Ilmuwan Buat Peta Resolusi Tinggi Pertama Terumbu Karang yang Terancam Punah
Terumbu karang yang terancam punah. [Daily Mail]

Suara.com - Para ilmuwan berhasil menyelesaikan peta online dengan resolusi tinggi dari terumbu karang di seluruh dunia, yang terancam punah menggunakan lebih dari dua juta citra satelit.

Disebut The Allen Coral Atlas, diambil dari nama salah satu pendiri Microsoft Paul Allen, peta ini akan berfungsi sebagai referensi untuk konservasi terumbu karang, saat para peneliti mencoba menyelamatkan ekosistem yang hilang akibat perubahan iklim.

Tim ahli menyelesaikan atlas tersebut pada Rabu (8/9/2021) dan menyebutnya sebagai peta global pertama dengan resolusi tinggi.

Ini memberi pengguna kemampuan untuk melihat informasi rinci tentang terumbu lokal, termasuk berbagai jenis struktur bawah laut seperti pasir, batu, lamun, dan karang.

Peta yang mencakup area hingga kedalaman 50 kaki itu digunakan untuk menginformasikan keputusan kebijakan tentang kawasan lindung laut, perencanaan tata ruang untuk infrastruktur seperti dermaga dan tembok laut, serta proyek restorasi karang yang akan datang.

"Kontribusi terbesar kami dalam pencapaian ini adalah kami memiliki pemetaan yang seragam dari seluruh bioma terumbu karang," kata Greg Asner, direktur pelaksana Atlas, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (9/9/2021).

Terumbu karang yang terancam punah. [Daily Mail]
Terumbu karang yang terancam punah. [Daily Mail]

Asner mengatakan, tim ahli mengandalkan ratusan kontributor lapangan untuk informasi lokal tentang terumbu.

Atlas juga mencakup monitor pemutihan karang untuk memeriksa karang yang tertekan akibat pemanasan global dan faktor lainnya.

Para ilmuwan mengatakan sekitar tiga perempat terumbu karang dunia belum dipetakan secara mendalam seperti ini dan bahkan banyak yang tidak dipetakan sama sekali.

baca juga

Proyek ini dimulai pada 2017 ketika perusahaan Allen, Vulcan, bekerja dengan Ruth Gates, peneliti Hawaii dengan ide untuk menciptakan "karang super" untuk restorasi terumbu.

Gates dan Vulcan melibatkan Asner karena tugasnya di Global Airborne Observatory telah memetakan terumbu karang di Hawaii pada saat itu.

Gates kemudian menggabungkan grup tersebut dengan perusahaan satelit bernama Planet dan Allen mendanai proyek itu sekitar 9 juta dolar AS.

Sayangnya, Allen dan Gates meninggal dunia pada 2018, meninggalkan Asner dan tim ilmuwan lainnya untuk melanjutkan pekerjaan tersebut.

Terumbu karang yang terancam punah. [Daily Mail]
Terumbu karang yang terancam punah. [Daily Mail]

University of Queensland di Australia menggunakan kecerdasan buatan dan data referensi lokal untuk menghasilkan lapisan pada peta. Siapa pun kini dapat melihat peta secara online dan gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Pulau Paling Dekat dengan Kutub Utara

Ilmuwan Temukan Pulau Paling Dekat dengan Kutub Utara

Tekno | Kamis, 02 September 2021 | 12:30 WIB

Tahun Depan Indonesia Bisa Bebas Pandemi Covid-19? Begini Kata Ilmuwan

Tahun Depan Indonesia Bisa Bebas Pandemi Covid-19? Begini Kata Ilmuwan

Sumbar | Kamis, 02 September 2021 | 08:00 WIB

Perhitungan Ilmuwan, Butuh Satu Tahun Lagi untuk Indonesia Keluar dari Masa Pandemi

Perhitungan Ilmuwan, Butuh Satu Tahun Lagi untuk Indonesia Keluar dari Masa Pandemi

Health | Kamis, 02 September 2021 | 06:50 WIB

Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi

Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 20:23 WIB

Alami Kekerasan Brutal, Kerangka Manusia Ditemukan di Gurun Terkering

Alami Kekerasan Brutal, Kerangka Manusia Ditemukan di Gurun Terkering

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 06:15 WIB

Pertama Kalinya, Bayi Hiu Lahir Tanpa Pembuahan Sperma

Pertama Kalinya, Bayi Hiu Lahir Tanpa Pembuahan Sperma

Tekno | Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:50 WIB

Terkini

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

×