Ketersediaan Spektrum Frekuensi Dorong Perluasan Internet 5G di Indonesia

Liberty Jemadu

Rabu, 06 Oktober 2021 | 22:43 WIB
Ketersediaan Spektrum Frekuensi Dorong Perluasan Internet 5G di Indonesia
Ilustrasi koneksi internet 5G (Shutterstock).

Suara.com - Ketersediaan spektrum frekuensi radio akan mendorong perluasan jaringan internet 5G di Indonesia, demikian dikatakan Kepala Ericsson Indonesia, Jerry Soper, saat webinar tentang 5G, Rabu (6/10/2021).

"Kami mengharapkan ada lebih banyak spektrum frekuensi radio yang tersedia, untuk membantu mendorong ekosistem dan pengalaman 5G," kata Jerry seperti dilansir dari Antara.

Tiga operator seluler Indonesia sudah menggelar jaringan 5G untuk komersial sejak pertengahan tahun ini. Masing-masing menggunakan spektrum frekuensi radio 2,3GHz (Telkomsel) dan 1,8GHz (Indosat Ooredoo dan XL Axiata).

Spektrum frekuensi radio dibagi menjadi tiga lapis, yaitu lapisan bawah (low-band), tengah (mid-band) dan tinggi (high-band atau millimeter wave band).

Spektrum frekuensi lapisan bawah berada di bawah 1GHz, memiliki daya tembus bangunan dan daya jangkaunya relatif luas.

Lapisan tengah atau middle-band berada pada rentang 1GHz hingga 6GHz, ketiga operator seluler di Indonesia menggunakan lapisan ini untuk menggelar 5G komersial.

Lapisan teratas berada di atas 6GHz, mampu menghasilkan transmisi dalam kapasitas sangat besar berkat lebar pita yang juga besar.

Karakteristik setiap lapisan spektrum frekuensi berbeda. Secara umum, semakin rendah spektrumnya, semakin luas daya jangkaunya. Sementara dari segi kapasitas, semakin tinggi spektrum frekuensi, semakin besar kapasitas yang dimiliki.

Spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk 5G di Indonesia saat ini baru lapisan tengah. Setelah menggelar 5G, menurut Sopper, operator seluler akan berupaya meningkatkan kapabilitas jaringan supaya bisa menampung lebih banyak lalu lintas data.

baca juga

"Jika lebih banyak spektrum, akan membantu penggelaran 5G sedikit lebih cepat," kata Jerry.

Penggunaan 5G komersial di Indonesia akan sangat dipengaruhi seberapa besar permintaan terhadap layanan tersebut, menurut Kepala Solusi Jaringan Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, salah satunya dipicu ketersediaan gawai 5G dengan harga terjangkau.

Tidak hanya gawai, konten yang secara spesifik membutuhkan kecepatan juga berpengaruh terhadap permintaan 5G.

Contoh kasus di Korea Selatan, permintaan 5G datang dari konten game. Menurut Ronnu, permintaan yang spesifik menyasar 5G belum terbentuk di Indonesia.

"Ketika konten tersedia dan ada perangkat, kemudian muncul permintaan, operator seluler akan berlomba-lomba menyediakan 5G," kata Ronni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Ungkap Orang Indonesia Ogah Beli HP 5G di Tahun 2025

Riset Ungkap Orang Indonesia Ogah Beli HP 5G di Tahun 2025

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 21:14 WIB

Indonesia Dianggap Jadi Negara Masa Depan Internet 5G di Asia, Setara India

Indonesia Dianggap Jadi Negara Masa Depan Internet 5G di Asia, Setara India

Tekno | Jum'at, 09 Mei 2025 | 18:46 WIB

Internet 5G Bisa Sumbang PDB Indonesia Rp 659 T Sepanjang 2024-2030

Internet 5G Bisa Sumbang PDB Indonesia Rp 659 T Sepanjang 2024-2030

Tekno | Selasa, 28 Mei 2024 | 16:57 WIB

Internet 5G Masih Terbatas di Indonesia, Menkominfo: Kalau Cuma Buat YouTube, 4G Cukup

Internet 5G Masih Terbatas di Indonesia, Menkominfo: Kalau Cuma Buat YouTube, 4G Cukup

Tekno | Selasa, 23 April 2024 | 12:35 WIB

Sedikit Lagi, Kominfo Pastikan Internet 5G Makin Luas di Indonesia

Sedikit Lagi, Kominfo Pastikan Internet 5G Makin Luas di Indonesia

Tekno | Kamis, 04 April 2024 | 04:32 WIB

Syarat-syarat Agar Kota Menjadi Smart City

Syarat-syarat Agar Kota Menjadi Smart City

Bisnis | Rabu, 15 November 2023 | 08:50 WIB

Kominfo Akan Undang Operator Seluler Bahas Insentif 5G

Kominfo Akan Undang Operator Seluler Bahas Insentif 5G

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2023 | 14:22 WIB

Jumlah Pengguna 5G di Seluruh Dunia Capai 1 Miliar hingga Akhir Tahun

Jumlah Pengguna 5G di Seluruh Dunia Capai 1 Miliar hingga Akhir Tahun

Tekno | Selasa, 06 Desember 2022 | 12:32 WIB

Internet 5G di Indonesia Jauh Lebih Cepat dari Wifi dan 4G

Internet 5G di Indonesia Jauh Lebih Cepat dari Wifi dan 4G

Tekno | Jum'at, 02 Desember 2022 | 23:19 WIB

Masa Depan Internet 5G Indonesia: Masih Terbatas untuk Area Bisnis

Masa Depan Internet 5G Indonesia: Masih Terbatas untuk Area Bisnis

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:41 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×