Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021

Dythia Novianty

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:18 WIB
Kaspersky: Daftar Serangan Siber Merugikan secara Finansial Periode 2021
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).
Ilustrasi pencurian data pribadi. [Shutterstock]
Ilustrasi pencurian data pribadi. [Shutterstock]

“Dampak yang merugikan dari serangan keamanan siber menyoroti bahwa penting bagi organisasi untuk mengetahui risiko pelanggaran yang melibatkan data bersama dengan pemasok, ketika mengevaluasi kebutuhan keamanan siber untuk bisnis," jelas Evgeniya Naumova, Executive VP, Corporate Business di Kaspersky.

Menurutnya, pandemi telah mengubah lanskap ancaman dan organisasi harus siap beradaptasi dengannya.

Perusahaan harus melakukan penilaian terhadap pemasok, berdasarkan jenis pekerjaan yang mereka lakukan dan kompleksitas akses yang mereka terima, serta menerapkan persyaratan keamanan yang sesuai.

Perusahaan harus memastikan bahwa mereka hanya berbagi data dengan pihak ketiga yang andal dan memperketat persyaratan keamanan yang ada kepada pemasok.

Dalam hal transfer data atau informasi sensitif, ini berarti bahwa semua dokumentasi dan sertifikasi
(seperti SOC 2) harus diminta dari pemasok untuk mengonfirmasi bahwa mereka dapat bekerja pada
tingkat tersebut.

"Dalam kasus yang sangat sensitif, kami juga menyarankan untuk melakukan audit kepatuhan awal terhadap pemasok sebelum menandatangani kontrak apa pun,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (11/10/2021).

Untuk meminimalkan risiko serangan dan pelanggaran data pada bisnis, perlindungan titik akhir yang
efektif dengan deteksi ancaman dan kemampuan respons harus digunakan.

Ilustrasi Cyber Hacker. (Unsplash//Clint Patterson)
Ilustrasi Cyber Hacker. (Unsplash//Clint Patterson)

Selain itu, layanan perlindungan terkelola akan membantu organisasi dengan dukungan investigasi serangan dan respons ahli.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Regional I DKI Jakarta dan Banten Dorong Lembaga Keuangan Miliki Keamanan Siber

OJK Regional I DKI Jakarta dan Banten Dorong Lembaga Keuangan Miliki Keamanan Siber

Bisnis | Selasa, 28 September 2021 | 08:30 WIB

OJK: Lembaga Jasa Keuangan Harus Punya Keamanan Siber Terintegrasi

OJK: Lembaga Jasa Keuangan Harus Punya Keamanan Siber Terintegrasi

Tekno | Senin, 27 September 2021 | 20:37 WIB

Kaspersky Merilis Laporan Transparansi Pertamanya

Kaspersky Merilis Laporan Transparansi Pertamanya

Tekno | Senin, 27 September 2021 | 19:38 WIB

Transaksi Uang Digital Tumbuh, Kaspersky: Awas Serangan Siber Meningkat

Transaksi Uang Digital Tumbuh, Kaspersky: Awas Serangan Siber Meningkat

Tekno | Jum'at, 24 September 2021 | 18:52 WIB

Akun Microsoft Tak Perlu Lagi Pakai Password

Akun Microsoft Tak Perlu Lagi Pakai Password

Tekno | Kamis, 16 September 2021 | 13:55 WIB

Serangan Siber Mengancam Lembaga dan Organisasi di Indonesia, Ini yang Harus Dilakukan

Serangan Siber Mengancam Lembaga dan Organisasi di Indonesia, Ini yang Harus Dilakukan

Jawa Tengah | Kamis, 16 September 2021 | 06:55 WIB

Terkini

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:18 WIB

×