Urutan Lapisan Matahari dari Inti hingga Lapisan Terluar

Rifan Aditya

Minggu, 07 November 2021 | 18:47 WIB
Urutan Lapisan Matahari dari Inti hingga Lapisan Terluar
Urutan Lapisan Matahari dari Inti hingga Lapisan Terluar

Suara.com - Sama seperti planet kita, dan sebagian besar benda langit lainnya, Matahari terdiri dari beberapa lapisan yang berbeda. Apa saja urutan lapisan matahari dari inti hingga lapisan terluar?

Perbedaan mendasar adalah bahwa Matahari tidak padat, tidak seperti Bumi, sehingga lapisannya sedikit lebih sulit untuk ditentukan. Karena Matahari sebagian besar terdiri dari helium dan hidrogen dan tidak padat, ia tidak memiliki batas luar yang jelas.

Namun, kita dapat menentukan struktur internal Matahari, dan terdiri dari tujuh lapisan yang berbeda. Lapisan Matahari dibagi menjadi dua kelompok besar, lapisan luar matahari dan lapisan dalam matahari. Berikut ini urutan lapisan matahari dari inti hingga lapisan terluar.

Lapisan dalam matahari adalah inti matahari, zona radiasi, dan zona konveksi. Sedangkan lapisan terluar matahari adalah korona, daerah transisi, kromosfer, dan fotosfer.

Yuk, kenali lebih lanjut mengenai urutan lapisan matahari dari inti hingga lapisan terluar, dilansir dari NASA. 

Lapisan Luar Matahari 

1. Korona

Ada empat lapisan luar Matahari, dan Korona adalah yang terluar. Itu dimulai sekitar 1.300 mil di atas fotosfer, dan suhunya diukur sekitar 900.000 derajat Fahrenheit. Tidak mungkin melihat Corona dengan mata telanjang, tetapi ada pengecualian. Kita bisa melihatnya saat gerhana matahari, atau dengan menggunakan alat khusus yang disebut coronagraph. Corona tidak ada batasnya.

2. Daerah Transisi Matahari 

baca juga

Diikuti oleh daerah Transisi, yang merupakan lapisan yang sangat sempit yang memisahkan Kromosfer dari Korona. Lebarnya hanya 60 mil, yang sangat kecil untuk lapisan pada tubuh sebesar Matahari. Lapisan ini menandai tempat di mana suhu naik sangat tinggi karena lapisan Corona jauh lebih panas daripada Chromosphere.

3. Kromosfer

Kromosfer adalah lapisan yang kita temukan antara jarak 250 dan 1300 mil dari permukaan matahari. Suhu di lapisan ini sangat bervariasi, dengan bagian yang lebih jauh dari permukaan matahari jauh lebih panas daripada bagian yang lebih dekat.

Namun, itu tidak sebanding dengan suhu yang dicapai di lapisan Corona. Adalah hal yang menarik untuk memperhatikan bagaimana suhu di lapisan-lapisan ini tumbuh semakin jauh kita bergerak dari pusat Matahari.

4. Fotosfer 

Fotosfer adalah lapisan terdalam terakhir dari lapisan terluar Matahari. Kami dapat mengamati lapisan ini secara langsung, dan suhunya bervariasi antara 11.000 dan 6.700 derajat Fahrenheit. Sebagian besar lapisan ini ditutupi oleh granulasi, yang disebabkan oleh gelembung gas dan bintik matahari dari medan magnet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ukur Medan Magnet Korona Matahari

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ukur Medan Magnet Korona Matahari

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 14:34 WIB

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:45 WIB

Duh! Lahir di Tengah Pandemi, Anak Ini Diberi Nama Korona

Duh! Lahir di Tengah Pandemi, Anak Ini Diberi Nama Korona

Tekno | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

×