Perdana, Astronom Saksikan Ledakan Bintang Super Raksasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 11 Januari 2022 | 05:11 WIB
Perdana, Astronom Saksikan Ledakan Bintang Super Raksasa
Astronom. [Martin Sattler/Unsplash]

Suara.com - Para astronom menyaksikan secara langsung ledakan bintang super raksasa merah yang disebut SN 2020tlf untuk pertama kalinya.

Penelitian ini menandai momen besar bagi pemahaman manusia tentang pergolakan kematian bintang, saat-saat di mana sebelum bintang meledak dalam letusan dahsyat.

Selain itu, peristiwa ini juga menunjukkan bahwa adanya kesalahan pada pemahaman sebagian besar para ahli tentang apa yang terjadi, sebelum bintang super raksasa meledak.

Sebelumnya, para ilmuwan menyebut bahwa bintang super raksasa merah tampak relatif tenang sebelum meledak.

Tetapi dalam pengamatan baru, tim ilmuwan melihat radiasi terang yang datang dari bintang.

Tampaknya, menunjukkan sesuatu yang lebih signifikan sedang terjadi di dalam bintang.

SN 2020tlf. [Iopscience.iop.org]
SN 2020tlf. [Iopscience.iop.org]

Menurut Wynn Jacobson-Galan, penulis utama studi tersebut, ini adalah terobosan dalam pemahaman tentang apa yang dilakukan bintang masif, beberapa saat sebelum mereka mati.

"Untuk pertama kalinya, kami menyaksikan bintang super raksasa merah meledak," ujarnya seperti dikutip dari Independent, Selasa (11/1/2022).

Para peneliti pertama kali melihat bintang ini pada musim panas 2020, ketika sejumlah besar cahaya terlihat keluar darinya.

baca juga

Pengamatan tersebut dilakukan oleh Hawaii Institute for Astronomy Pan-STARRS.

Tim kemudian terus mengamatinya hingga menyaksikan bintang meledak menggunakan teleskop dan Observatorium WM Keck terdekat di Maunakea.

Para astronom sekarang berharap dapat menggunakan penelitian untuk melihat lebih banyak bintang yang mengeluarkan radiasi bercahaya, dan mengamati apakah itu menandakan kematian bintang dalam waktu dekat.

Tim ilmuwan menambahkan bahwa mendeteksi lebih banyak peristiwa seperti SN 2020tlf, akan mempengaruhi cara umat manusia mendefinisikan bulan-bulan terakhir evolusi bintang.

Observatorium WM Keck
Observatorium WM Keck

Kemudian menyatukan pengamat serta ahli teori dalam upaya memecahkan misteri tentang bagaimana bintang masif menghabiskan saat-saat terakhirnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemburu Alien Deteksi Sinyal Misterius dari Sistem Bintang Terdekat

Pemburu Alien Deteksi Sinyal Misterius dari Sistem Bintang Terdekat

Tekno | Selasa, 22 Desember 2020 | 08:05 WIB

Lebih Besar dari Bumi, Ini Penampakan Terbaru Bintik Matahari

Lebih Besar dari Bumi, Ini Penampakan Terbaru Bintik Matahari

Tekno | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:00 WIB

Astronom Tri L Astraatmadja (Part 3): Sains Perlu Dikenalkan Sejak Dini

Astronom Tri L Astraatmadja (Part 3): Sains Perlu Dikenalkan Sejak Dini

Video | Minggu, 18 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Tri L Astraatmadja (Part 2): Sulitnya Lapangan Kerja Bagi Lulusan Astronomi

Tri L Astraatmadja (Part 2): Sulitnya Lapangan Kerja Bagi Lulusan Astronomi

Video | Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:15 WIB

Ada Apa Nih? Astronom Minta PBB Lindungi Langit Malam dari Satelit SpaceX

Ada Apa Nih? Astronom Minta PBB Lindungi Langit Malam dari Satelit SpaceX

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Astronom Tri L Astraatmadja (Part 1): Perjalanan Antariksa Masih Terbatas

Astronom Tri L Astraatmadja (Part 1): Perjalanan Antariksa Masih Terbatas

Video | Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:00 WIB

Terkini

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:19 WIB

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00 WIB

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:56 WIB

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40 WIB

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:24 WIB

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

×