facebook

Data Center AREA31 Siap Beroperasi Kuartal I 2022

Dythia Novianty
Data Center AREA31 Siap Beroperasi Kuartal I 2022
Ilustrasi koneksi data center. [Shutterstock]

Pesatnya transformasi digital di Indonesia pada masa pandemi Covid-19, mendorong permintaan terhadap fasilitas data center.

Suara.com - Pesatnya transformasi digital di Indonesia pada masa pandemi Covid-19, mendorong permintaan terhadap fasilitas data center.

AREA31 hadir sebagai penyedia Tier III Hyperscale Datacenter dan Teleport Facilities.

Indonesia saat ini memiliki visi dalam hal transformasi digital, mulai dari mengatasi kesenjangan infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), menerapkan ekonomi digital 4.0, hingga digitalisasi bisnis yang semakin pesat akibat pandemi Covid-19.

Seiring dengan perkembangan transformasi digital tersebut, permintaan terhadap layanan data center semakin meningkat.

Baca Juga: Saingi Hongkong dan Singapura, Indonesia Disebut Potensial Jadi Lokasi Perluasan Bisnis Data Center

AREA31 hadir sebagai jawaban atas kesiapan Indonesia menghadapi lonjakan volume data dan memenuhi ekspektasi pasar data center.

Pada 19 Juli 2019, AREA31 resmi menyelenggarakan Ground Breaking Ceremony sebagai penanda dimulainya proses pembangunan.

Data center AREA31
Data center AREA31

Dirancang dan dibangun di atas lahan seluas 20,000 Sqm khusus untuk dijadikan Datacenter dan Teleport Facilities atau yang lebih dikenal dengan istilah Purpose-Built Datacenter (PBDC).

Berbeda dengan konsep gedung Datacenter pada umumnya, AREA31 mengusung konsep Military Bunker yang dilengkapi dengan 8 High-Security Layers untuk menjamin keamanan Datacenter.

"AREA31 sebagai penyedia Tier III Hyperscale Datacenter dan Teleport Facilities, kami design dan bangun khusus untuk dijadikan Datacenter atau yang lebih dikenal dengan istilah Purpose-Built Datacenter (PBDC)," kata Yoke Tangkar selaku VP of Sales AREA31.

Menurutnya, Datacenter ini ditujukan untuk memenuhi lonjakan volume data dan memenuhi ekspektasi pasar datacenter yang makin meningkat.

Baca Juga: Antisipasi Kebakaran, Data Center NeuCentrIX Terapkan Standar Internasional

Berbeda dengan konsep gedung datacenter pada umumnya, AREA31 mengusung konsep "Miltary Bunker" yang dilengkapi dengan 8 lapis keamanan tingkat tinggi.

"Selain itu, memiliki diferensiasi unggul yaitu Naming Rights, dimana setiap pelanggan yang berlangganan satu Data Hall dengan kapasitas 150 Rack, pelanggan dapat menyematkan brand atau company name sebagai identitas dari Data Hall tersebut," ujar dia dalam keterangan resminya, Senin (24/1/2022).

Berlokasi di Jl. Raya Tapos No 31, Depok, Jawa Barat, berjarak ± 30KM dari Pusat Kota Jakarta, AREA31 dapat ditempuh dengan waktu hanya 30 menit.

AREA31 berkapasitas 10-Megawatt (MW) yang nantinya akan tersedia 8 Data Hall yang dapat mengakomodir 1,200 Rack.

Proses pembangunannya dibagi menjadi dua tahap, di mana saat ini sudah dilakukan proses pembangunan tahap pertama yang diperkirakan ready for service pada Q1 2022 dengan ketersediaan 4 Data Hall yang dapat mengakomodir 600 Rack.

Datacenter AREA31 dilengkapi dengan komponen Elektrikal 2N, Cooling Infrastructure N+2 dan Generator Infrastructure N+1 dengan jaminan ketersediaan layanan 99,99 persen.

Ilustrasi pusat data atau data center. [Shutterstock]
Ilustrasi pusat data atau data center. [Shutterstock]

Terdapat sisi unik dari bangunan AREA31, tidak hanya diperuntukkan sebagai Tier III Hyperscale Datacenter, AREA31 juga menawarkan area Rooftop seluas 1750+ Sqm sebagai fasilitas Telecommunication Port (Teleport).

Fasilitas ini diperuntukkan bagi Satellite Communication Provider untuk colocation Stasiun Bumi dengan kapasitas hingga 7 unit antena stasiun bumi berdiameter 9 meter.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar