Ilmuwan Temukan Fosil Kura-kura Kuno yang Selamat dari Kepunahan Dinosaurus

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 08 Maret 2022 | 10:03 WIB
Ilmuwan Temukan Fosil Kura-kura Kuno yang Selamat dari Kepunahan Dinosaurus
Ilustrasi kura-kura (Envato)

Suara.com - Para ilmuwan menemukan fosil kura-kura air tawar berusia 70 tahun di Transylvania yang kemungkinan besar selamat dari peristiwa kepunahan dinosaurus.

Tim peneliti awalnya menemukan fosil reptil di sebuah situs bernama Hateg Basin, Rumania, pada 1990an.

Fosil tersebut termasuk bagian hampir lengkap dari kulit atas dan kulit bawah kura-kura, serta tulang dari salah satu lengannya dan tulang panggul.

Berdasarkan bagian tubuh ini, para peneliti memperkirakan bahwa kura-kura akan memiliki panjang tubuh sekitar 19 cm. Tim menamai spesies baru ini sebagai Dortoka vremiri.

Dortoka vremiri termasuk dalam kelompok kura-kura yang dikenal sebagai kura-kura leher samping.

Ada 16 spesies hidup yang ditemukan di Amerika Selatan, Afrika, dan Australia.

Fosil kura-kura berusia 70 tahun di Transylvania. [University of Tübingen]
Fosil kura-kura berusia 70 tahun di Transylvania. [University of Tübingen]

Fosil spesies serupa yang kemungkinan keturunan dari Dortoka vremiri berasal dari sekitar 57 juta tahun lalu.

Hal ini menunjukkan bahwa Dortoka vremiri selamat dari peristiwa kepunahan Kapur akhir yang memusnahkan sekitar 75 persen kehidupan di Bumi.

"Menariknya, anggota keluarga kura-kura yang sama tidak selamat dari peristiwa kepunahan di Eropa barat ini," kata Felix Augustin, penulis utama dari Universitas Tubingen di Jerman, dikutip Live Science, Selasa (8/3/2022).

baca juga

Rentang geografis dan habitat air tawar kemungkinan membantunya bertahan hidup, ketika kerabatnya dan sebagian spesies darat lainnya tidak berhasil selamat.

Para ilmuwan mengatakan bahwa selama periode Kapur, Cekungan Hateg kemungkinan pulau terpisah yang bergabung dengan Eropa Timur.

Pulau tersebut mungkin agak mengisolasi Dortoka vremiri dari kerusakan ekologis yang disebabkan oleh jatuhnya asteroid.

Perbedaan dalam ketersediaan makanan yang memungkinkan Dortoka vremiri hidup lebih lama dari hewan lainnya saat peristiwa kepunahan terjadi.

Bukti ekosistem air tawar yang lebih tangguh daripada ekosistem darat terhadap peristiwa kepunahan masih jarang ditemukan.

Ilustrasi Dinosaurus. [ELG21/Pixabay]
Ilustrasi Dinosaurus. [ELG21/Pixabay]

Tapi studi baru, dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana spesies air tawar dapat bertahan, ketika menghadapi krisis ekologi yang akan datang seperti perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbuat dari Emas, Ilmuwan Temukan Sedotan Tertua di Dunia, Panjangnya 1 Meter

Terbuat dari Emas, Ilmuwan Temukan Sedotan Tertua di Dunia, Panjangnya 1 Meter

Tekno | Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:00 WIB

Ilmuwan Temukan Teknologi Sinar-X, Diklaim Lebih Cepat dan Akurat dari Tes PCR untuk Diagnosis Covid-19

Ilmuwan Temukan Teknologi Sinar-X, Diklaim Lebih Cepat dan Akurat dari Tes PCR untuk Diagnosis Covid-19

Tekno | Kamis, 20 Januari 2022 | 08:15 WIB

Kasus Pertama, Anak Macan Tutul Liar di India Terinfeksi Covid-19

Kasus Pertama, Anak Macan Tutul Liar di India Terinfeksi Covid-19

Tekno | Selasa, 18 Januari 2022 | 13:38 WIB

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Tuli dan Lamban, Punya Badan Lapis Baja

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Tuli dan Lamban, Punya Badan Lapis Baja

Tekno | Selasa, 18 Januari 2022 | 09:45 WIB

Ilmuwan Temukan Struktur Terpanjang di Bimasakti

Ilmuwan Temukan Struktur Terpanjang di Bimasakti

Tekno | Jum'at, 07 Januari 2022 | 11:45 WIB

Kebal Antibiotik Superbug Ditemukan pada Landak

Kebal Antibiotik Superbug Ditemukan pada Landak

Tekno | Kamis, 06 Januari 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB