Dampak Perang Nuklir Rusia-Amerika Serikat, Lenyapkan 75 Persen Populasi Dunia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 22 Agustus 2022 | 13:53 WIB
Dampak Perang Nuklir Rusia-Amerika Serikat, Lenyapkan 75 Persen Populasi Dunia
Ilustrasi ledakan nuklir. [WikiImages dari Pixabay]

Suara.com - Penelitian baru diterbitkan British journal Nature Food menyebut bahwa sebanyak lima miliar jiwa atau 75 persen dari populasi dunia, akan lenyap akibat perang nuklir yang terjadi antara Rusia dan Amerika Serikat.

Kematian dahsyat tersebut disebabkan oleh kelaparan yang melanda setelah perang nuklir.

Menurut para peneliti, konflik tersebut akan menciptakan kebakaran luas yang dapat mengeluarkan hingga 165 juta ton jelaga ke atmosfer Bumi.

Kondisi ini membuat sinar Matahari sulit masuk dan menyebabkan penurunan panen di Amerika Serikat dan Rusia, sehingga membatasi produksi makanan.

Sulitnya mendapat pasokan makanan akan menyebabkan kelaparan dan berakhir kematian.

"Sebagian besar orang akan kelaparan. Ini benar-benar buruk," kata Lili Xia, ilmuwan iklim di Universitas Rutgers, seperti dikutip dari USA Today, Senin (22/8/2022).

Ilustrasi populasi dunia. [Shutterstock]
Ilustrasi populasi dunia. [Shutterstock]

Berdasarkan penelitian sebelumnya, para ilmuwan menghitung berapa banyak jelaga yang akan memasuki atmosfer dari badai api yang dipicu oleh ledakan senjata nuklir.

Setiap ledakan senjata nuklir yang menghasilkan lebih dari 5 triliun gram jelaga diperkirakan akan menyebabkan kekurangan pangan massal di hampir semua negara.

"Dalam skenario ekstrem, jumlah korban tewas akan menjadi gabungan populasi Amerika Serikat, Eropa, Federasi Rusia, dan sekutu," ucap Deepak K. Ray, ilmuwan iklim di University of Minnesota.

Para ilmuwan mengklaim bahwa ini adalah penelitian pertama dan belum ada yang melakukan perhitungan sebelumnya.

baca juga

Tim ahli memperkirakan bahwa kematian akibat kelaparan yang timbul dari perang nuklir antara India dan Pakistan mencapai 2,5 miliar dalam dua tahun setelah pecahnya perang.

Sementara untuk konflik nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia, kematian terkait kelaparan bisa mencapai lima miliar.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Ancaman perang nuklir tampaknya sangat relevan saat ini karena perang Rusia melawan Ukraina telah menganggu pasokan makanan global, yang menggarisbawahi dampak luas dari konflik regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Tahun 2022, Jumlah Penduduk Dunia akan Mencapai 8 Miliar Manusia

Akhir Tahun 2022, Jumlah Penduduk Dunia akan Mencapai 8 Miliar Manusia

Foto | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:10 WIB

India Jadi Negara dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di 2023, Kalahkan Tiongkok

India Jadi Negara dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di 2023, Kalahkan Tiongkok

Tekno | Selasa, 12 Juli 2022 | 18:13 WIB

Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia

Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia

Tekno | Rabu, 28 April 2021 | 14:00 WIB

Jam Kiamat Tak Bergerak, Bumi Masih di Titik Terdekat dengan Akhir Zaman

Jam Kiamat Tak Bergerak, Bumi Masih di Titik Terdekat dengan Akhir Zaman

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 19:15 WIB

Ngeri! Video Ini Perlihatkan Ledakkan Nuklir Terbesar

Ngeri! Video Ini Perlihatkan Ledakkan Nuklir Terbesar

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Populasi Dunia Akan Menurun pada 2100

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Populasi Dunia Akan Menurun pada 2100

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×