Kronologi Lelaki Alami Kekerasan Seksual di KRL, Warganet: Pelecehan Tidak Mengenal Gender

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 01 September 2022 | 16:06 WIB
Kronologi Lelaki Alami Kekerasan Seksual di KRL, Warganet: Pelecehan Tidak Mengenal Gender
Ilustrasi KRL Jakarta atau commuter line melintas. (Antara)

Suara.com - Seorang penumpang Commuter Line atau KRL belakangan ini membagikan kronologi pelecehan seksual yang dialaminya ketika menggunakan moda transportasi tersebut.

Dalam utas viral yang dibagikan oleh akun Twitter @pudjanggalama pada 30 Agustus, pemilik akun yang merupakan seorang lelaki mengaku tak menyangka akan mengalami kejadian seperti itu.

Hal ini bermula ketika pemilik akun bertemu pelaku ketika pelaku naik dari Stasiun Tanah Abang dalam KRL jurusan Angke - Cikarang (5026B-Bekasi Line).

Pemilik akun dalam posisi berdiri sambil membaca buku, sementara pelaku berdiri tak jauh dari pemilik akun dengan jarak sekitar 20 cm.

Posisi tangan kanan pelaku memegang handgrip, sedangkan tangan kirinya menjuntai di samping paha.

Ketika kereta jalan, pemilik akun mengatakan ia merasakan tangan kiri pelaku menyenggol area selangkangannya.

Insiden penumpang KRL mengaku korban pelecehan. [Twitter]
Insiden penumpang KRL mengaku korban pelecehan. [Twitter]

Mulanya, pemilik akun berpikir itu hal yang wajar akibat hentakan dari kereta saat melaju, sehingga anggota tubuh bergoyang dan tak sengaja mengenai dirinya.

Namun anehnya, sepanjang perjalanan dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Karet, tangan kiri pelaku berkali-kali mengenai tubuhnya, seolah berusaha untuk menjangkau pemilik akun dengan sengaja.

Menurut pemilik akun, pelaku bersikap seolah-olah tangannya terayun secara tidak sengaja karena goyangan yang disebabkan oleh laju kereta. Pemilik akun merasa hal tersebut tidak wajar.

baca juga

"Setelah berkali-kali itulah, gue tau ini nggak wajar. Dia bersikap seolah-olah tangannya terayun secara tidak sengaja karena turbulensi dari kereta. Masa iya tangan lo jauh banget ngayunnya bos?" tulis pemilik akun.

Pemilik akun sempat merasa bingung karena perlakuan tak senonoh yang dialaminya. Hingga akhirnya, pemilik akun memukul tangan pelaku menggunakan buku.

Anehnya, pelaku hanya terdiam dan menarik tangan kirinya. Merasa tak nyaman, pemilik akun memutuskan untuk memfoto pelaku ketika kereta berhenti di Stasiun BNI City.

Lagi-lagi, pelaku tidak protes atas tindakan pemilik akun dan hanya membenarkan letak masker penutup wajahnya.

"Kereta berhenti di Stasiun BNI City. Gue putuskan buat memfoto pelaku. Dia protes? Enggak! Dia cuma pura-pura ngebenerin masker kayak di foto ini. Tangan lu habis digaplok, terus elu difoto di depan muka, tapi lu nggak protes sedikit pun? Orang nggak bersalah nggak mungkin diem aja diginiin," tweetnya.

Pemilik akun juga mengunggah potret pelaku yang terlihat seperti lelaki paruh baya mengenakan jaket berwarna hijau dan topi.

Insiden penumpang KRL mengaku korban pelecehan. [Twitter]
Insiden penumpang KRL mengaku korban pelecehan. [Twitter]

Pemilik akun masih tak percaya jika ia mengalami pelecehan seksual di dalam KRL oleh sesama lelaki.

Ketika hendak turun di Stasiun Sudirman, pemilik akun berusaha untuk menarik turun pelaku agar bisa menyelesaikan permasalahannya, namun pelaku menolak.

"Stasiun tujuan gue Sudirman. Dari BNI City ke Sudirman cuma sekitar setengah menit. Di waktu singkat itulah gue marah-marah ke pelaku. Gue tarik dia buat turun di Sudirman, tapi dia nolak. Kalau tadi ada temen-temen yang kebetulan satu gerbong sama gue, pasti lihat pas gue marah-marahin ini orang," ungkap pemilik akun.

Pada akhirnya, pemilik akun melepaskan pelaku. Namun, ia menyesal tidak menyeret pelaku dan melaporkannya kepada petugas KRL agar kasus ini dapat diproses secara hukum.

Namun sayangnya, ketika pemilik akun mengejar pelaku ke Stasiun Manggarai untuk mengecek keberadaannya melalui CCTV, pemilik akun ditolak petugas.

"Dalam waktu singkat itu gue mikir, mau lanjut ngeributin atau gue ke kantor aja. Sejujurnya, gue juga setengah takut dan bingung. Akhirnya milih turun di Sudirman sambil terus maki-maki itu orang dari luar gerbong. Di Sudirman, gue duduk nenangin diri. Gue jadi nyesel kenapa nggak seret ke petugas di dalam kereta biar diperkarain secara hukum. Gue coba kejar pelaku ke Stasiun Manggarai dan lapor petugas di sana. Gue mau tau pelaku turun di Manggarai atau engga, tapi katanya buat liat CCTV perlu banyak prosedur," tambahnya.

Beberapa warganet lain mempertanyakan reflek pemilik akun yang tidak langsung menghajar pelaku dengan alasan memiliki gender yang sama. Namun, pemilik akun sebagai korban kekerasan seksual mengaku bingung.

"Buat yang nanya, kenapa nggak dihajar langsung aja? Kan sama-sama cowok. Gini, gue juga bingung jawabnya. Gue tunggu aja sampai kalian ngalamin sendiri ya, kasih tau gue, terus gue tanya pertanyaan yang sama. Mungkin saat itu kalian punya jawaban yang tepat," tutupnya.

Pada 31 Agustus, pemilik akun melanjutkan utas bahwa ia sengaja menunggu pelaku muncul dan telah berkoordinasi dengan petugas stasiun setempat agar tidak ada lagi korban kekerasan seksual.

Ilustrasi pelecehan seksual (unsplash.com)
Ilustrasi pelecehan seksual (unsplash.com)

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 11.800 kali dan disukai sebanyak lebih dari 37.000 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.

"So sorry to hear that, kak. Anyway kalau cewek yang kena pasti ada aja yang bales, 'Pake bajunya ketat, sih!' Dan sekarang kalau cowok yang kena, eh ada yang bales, 'Kenapa nggak lo tonjok aja, ngapain capek-capek bikin thread.' Emang berempati sesusah itu, ya?" tulis akun @fasfashan

"Pelecehan emang nggak memandang apapun gender, pakaian, dsb. Tapi banyak orang menyalahkan korban karena belum pernah di posisi korban," ungkap @panoramaindomie

"Gue ngerti banget perasaan ngefreeze kayak gitu sampai bingung apa yang barusan terjadi. Berharap masnya baik-baik aja sekarang, tapi hebat loh mas udah berani ambil tindakan setelahnya," cuit @harituday_

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Ucap! Ini Arti Kata 'Heunceut Beureum' yang Viral di Tiktok

Jangan Asal Ucap! Ini Arti Kata 'Heunceut Beureum' yang Viral di Tiktok

Your Say | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:07 WIB

Apple Ancam Pecat Karyawan Usai Unggah Video Viral di TikTok

Apple Ancam Pecat Karyawan Usai Unggah Video Viral di TikTok

Tekno | Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Powerbank Portabel Recharge Kini Sudah Bisa Dinikmati di MRT, KRL, dan Transjakarta

Powerbank Portabel Recharge Kini Sudah Bisa Dinikmati di MRT, KRL, dan Transjakarta

Tekno | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Stasiun BNI City akan Melayani KRL Commuter Line

Stasiun BNI City akan Melayani KRL Commuter Line

Foto | Kamis, 28 Juli 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:20 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

×