Bos WhatsApp Sindir Balik Telegram, Usai Aplikasinya Dituding Tak Aman

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Senin, 10 Oktober 2022 | 19:00 WIB
Bos WhatsApp Sindir Balik Telegram, Usai Aplikasinya Dituding Tak Aman
Ilustrasi WhatApp. (Freepik)

Suara.com - Head of WhatsApp Will Cathcart membalas sindiran Pendiri Telegram, Pavel Durov yang menuding kalau aplikasinya tak aman.

Will Cathcart mengaku, justru dirinya tak akan pernah menggunakan Telegram untuk hal-hal pribadi.

"Tidak seperti WhatsApp, Telegram tidak memiliki enkripsi end-to-end default dan tidak ada cara untuk mengaktifkannya di grup," kata Cathcart dalam akun Twitter (@wcathcart), dikutip Senin (10/10/2022).

"Itu artinya Telegram memiliki salinan pesan anda, dan itu membuat saya khawatir," tuding dia.

Will Cathcart merujuk pada kritikan Moxie Marlinspike selaku Pendiri Signal yang ditulis tahun lalu.

Saat itu, Moxie Marlinspike mengklaim, Telegram amat buruk dalam hal privasi dan pengumpulan data.

Ia juga heran kalau banyak media yang menyebut Telegram adalah aplikasi messenger yang terenkripsi.

"Telegram memiliki banyak fitur menarik, tetapi dalam hal privasi dan pengumpulan data, tidak ada pilihan yang lebih buruk," ujar Moxie Marlinspike dalam utas Twitter saat itu, Senin (27/12/2021).

Lebih lanjut Will Cathcart mengaku, tak percaya sedetik pun kalau Pavel membuat klaim ini tanpa maksud untuk meninggikan Telegram.

baca juga

"Sangat menyedihkan melihat Telegram mencoba dan menggunakan disinformasi sebagai taktik untuk meningkatkan pertumbuhan mereka," tegas dia.

Sebelumnya, Pendiri Telegram Pavel Durov menuding WhatsApp sebagai alat mata-mata. Ia juga mendesak pengguna untuk menjauh dari aplikasi tersebut.

Hal ini diungkap Durov setelah menyorot masalah keamanan WhatsApp bulan lalu. Ia bahkan mengajak pengguna untuk pindah ke aplikasi perpesanan lain.

"Hacker dapat memiliki akses penuh ke semua yang ada di ponsel pengguna WhatsApp," kata Durov melalui kanal Telegram, dikutip dari India Today, Jumat (7/10/2022).

Ia mengklaim kalau WhatsApp telah mengawasi data pengguna selama 13 tahun terakhir.

Ilustrasi telegram - cara menonton film di Telegram (pixabay)
Ilustrasi Telegram. (Pixabay)

Menurutnya, ada kerentanan keamanan yang sebenarnya sengaja dibiarkan WhatsApp.

"Backdoor yang ditanam memungkinkan pemerintah, penegak hukum, dan peretas untuk menghindari enkripsi dan langkah-langkah keamanan lainnya," tuduh Durov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asyik ! WhatsApp Punya Fitur Call Link,  Bisa Video Call dengan 32 Orang ?

Asyik ! WhatsApp Punya Fitur Call Link, Bisa Video Call dengan 32 Orang ?

Tekno | Rabu, 28 September 2022 | 13:37 WIB

Fitur Baru WhatsApp Call Links Uji Obrolan Video 32 Orang

Fitur Baru WhatsApp Call Links Uji Obrolan Video 32 Orang

Tekno | Rabu, 28 September 2022 | 09:36 WIB

WhatsApp Luncurkan Fitur Baru Call Links, Apa Itu?

WhatsApp Luncurkan Fitur Baru Call Links, Apa Itu?

Tekno | Rabu, 28 September 2022 | 08:36 WIB

Terkini

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:20 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

×