Analis Sebut Apple Akan Hentikan Pengiriman Perangkat ke AS dari China

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 05:26 WIB
Analis Sebut Apple Akan Hentikan Pengiriman Perangkat ke AS dari China
Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]

Suara.com - Analis TF International Ming-Chi Kuo bercuit melalui akun Twitter-nya, mengungkapkan pemikirannya tentang Apple pada akhirnya akan mengurangi ketergantungannya pada fasilitas manufaktur kontrak di China.

Sementara Apple telah memproduksi beberapa unit iPhone 14 di India, 80 persen dari handset iOS yang diproduksi oleh Foxconn di negara itu adalah untuk permintaan domestik.

Lagi pula, India memiliki pajak impor yang akan menaikkan harga unit iPhone yang diimpor ke negara itu.

Namun Kuo mengatakan bahwa Apple berencana untuk meminta Tata Group India dan produsen kontrak Pegatron atau Wistron membantu meningkatkan persentase unit iPhone yang dibuat di luar China.

Kuo mengatakan bahwa sementara semua produksi MacBook saat ini dirakit di China, lokasi produksi non-China utama untuk produk di masa depan, menurut Kuo, adalah Thailand.

Apakah pelanggan Apple AS, akan senang dengan berita berikutnya ini tidak pasti, tetapi dari sudut pandang politik, ini bisa menjadi masalah besar.

Kuo memperkirakan bahwa dalam waktu 3 hingga 5 tahun, semua pengiriman Apple ke Amerika Serikat dapat berasal dari fasilitas perakitan yang tidak berbasis di China.

Kuo mengatakan bahwa AS membuat sekitar 25 persen hingga 30 persen dari pengiriman global raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino itu.

Jika Kuo benar, ini akan melindungi Apple dari Tarif AS atas impor China yang tidak lebih dari pajak impor yang dibayarkan oleh perusahaan AS atau pelanggan mereka (dalam bentuk kenaikan harga).

Baca Juga: Mark Zuckerberg Akui Apple Jadi Pesaing Utama Meta di Metaverse

Akhirnya (yang Kuo sebut sebagai "jangka panjang"), Apple akan memasok perangkatnya secara global dari fasilitas manufaktur non-Cina kecuali untuk konsumen yang tinggal di China.

Jadi intinya adalah bahwa Apple dapat berada dalam kondisi yang baik untuk terus memproduksi perangkatnya tanpa takut terjebak dalam eskalasi perang dagang AS-China.

Apple masih harus khawatir tentang apa yang mungkin terjadi jika China menyerbu Taiwan, mengingat Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Ltd. (TSMC) membangun chip yang dirancang oleh Apple.

TSMC adalah perusahaan pengecoran logam terbesar di dunia dan Apple bertanggung jawab atas sekitar 25 persen dari pendapatannya.

China sangat ingin mandiri dalam hal chip dan ini masih bisa menjadi kekhawatiran utama bagi Apple dan pemerintah AS pada umumnya.

Memindahkan produksi perangkatnya dari China akan menjadi awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI