7 Proses Terjadinya Pelangi

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 11:04 WIB
7 Proses Terjadinya Pelangi
Ilustrasi pelangi. [Shutterstock]

Suara.com - Pelangi terjadi sebagai hasil interaksi antara sinar Matahari, air, dan udara. Pembentukan pelangi melibatkan fenomena fisik seperti dispersi, pembiasan, pemantulan, dan pemantulan internal total.

Sebelum terjadi pelangi seperti yang terlihat di langit, itu melalui beberapa proses. Ada beberapa proses terjadinya pelangi yang harus diketahui.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini tujuh proses terjadinya pelangi:

1. Sinar Matahari mengenai rintik hujan
Untuk menjadi pelangi, cahaya putih dari Matahari harus mengenai tetesan air pada sudut tertentu. Sudut yang terbentuk sangat menentukan atas pembentukan pelangi.

Sebagian besar pelangi terbentuk saat fajar atau sore hari. Itu karena Matahari berada cukup rendah di langit dan memberikan sudut ideal untuk membentuk pelangi.

2. Sebagian sinar Matahari dipantulkan
Ketika sinar Matahari mengenai tetesan air, cahaya akan dipantulkan.

3. Sisa cahaya dibiaskan
Cahaya yang tidak dibiaskan melintasi lapisan batas udara dan air, lalu melambat karena air lebih padat daripada udara.

Pengurangan kecepatan membuat jalur pembelokan cahaya, yang disebut pembiasan. Inilah alasan mengapa pelangi selalu melengkung atau bengkok ke arah garis normal.

4. Cahaya putih terbelah menjadi warna berbeda
Cahaya putih terdiri dari spektrum warna yang masing-masing memiliki panjang gelombang sendiri.

Panjang gelombang yang berbeda bergerak pada kecepatan yang berbeda ketika menghadapi perubahan dalam medium yang lebih padat atau kurang padat. Hal ini menyebabkan warna terpisah.

Fenomena ini dikenal sebagai dispersi dan menjadi penyebab mengapa pelangi memiliki warna berbeda.

5. Cahaya terpantul di balik tetesan hujan
Ketika cahaya mengenai antarmuka air ke udara di bagian belakang tetesan hujan, itu membentuk sudut. Jika sudut datang lebih besar dibandingkan sudut kritis, maka terjadi pemantulan total internal dan pelangi dapat terlihat.

Sedangkan jika sudutnya lebih kecil dari sudut kritis, maka pelangi yang terbentuk tidak akan terlihat.

Ilustrasi Pelangi (Pexels.com/Frans Van Heerden)
Ilustrasi Pelangi (Pexels.com/Frans Van Heerden)

6. Lebih banyak pembiasan terjadi
Saat cahaya keluar dari rintik hujan, kecepatannya berubah. Pada titik ini, pergerakan cahaya menjauhi medium yang lebih rapat (air) ke medium yang kurang rapat (udara), maka kerapatannya ditingkatkan.

Kenaikan kecepatan menyebabkan gelombang cahaya atau jalur cahaya dibelokkan menjauhi garis normal. Ini merupakan contoh lain dari refraksi. Pembiasan ini berkontribusi pada pembentukan pelangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi Ratusan Kreator, Pelangi di Mars Tawarkan CGI dan VFX Berkelas

Kolaborasi Ratusan Kreator, Pelangi di Mars Tawarkan CGI dan VFX Berkelas

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:41 WIB

Anak-anak Bakal Nikmati Libur Lebaran Seru, Yuk Nonton Pelangi di Mars Lebih Hemat Pakai BRImo

Anak-anak Bakal Nikmati Libur Lebaran Seru, Yuk Nonton Pelangi di Mars Lebih Hemat Pakai BRImo

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:07 WIB

Mulai Hari Ini, Film Sci-Fi Pelangi di Mars Resmi Tayang Serentak

Mulai Hari Ini, Film Sci-Fi Pelangi di Mars Resmi Tayang Serentak

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:01 WIB

Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia

Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:46 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional

Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 08:30 WIB

Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki

Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 07:56 WIB

Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta

Nobar Pelangi di Mars, Yoursay Kumpulkan 250 Anggota Komunitas Parenting Yogyakarta

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:12 WIB

6 Rekomendasi Air Mineral pH Tinggi untuk Memperlambat Proses Penuaan

6 Rekomendasi Air Mineral pH Tinggi untuk Memperlambat Proses Penuaan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:36 WIB

Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti

Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Vivo X300s Muncul di Geekbench, HP Flagship Ini Bawa Kamera Premium dan Dimensity 9500

Vivo X300s Muncul di Geekbench, HP Flagship Ini Bawa Kamera Premium dan Dimensity 9500

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:10 WIB

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:10 WIB

iQOO Z11 Resmi Debut Pekan Depan: Usung Chip Gahar Anyar dan Baterai 9.020 mAh

iQOO Z11 Resmi Debut Pekan Depan: Usung Chip Gahar Anyar dan Baterai 9.020 mAh

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:08 WIB

8 Link Live Streaming CCTV Mudik Lebaran 2026, Pantau Lalu Lintas Real-Time

8 Link Live Streaming CCTV Mudik Lebaran 2026, Pantau Lalu Lintas Real-Time

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB

Cara Mematikan Centang Biru WhatsApp, Bisa Baca Pesan Tanpa Ketahuan

Cara Mematikan Centang Biru WhatsApp, Bisa Baca Pesan Tanpa Ketahuan

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:57 WIB

Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya

Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:15 WIB

7 Cara Memantau CCTV Rumah Lewat HP, Mudik Jadi Lebih Tenang dan Aman

7 Cara Memantau CCTV Rumah Lewat HP, Mudik Jadi Lebih Tenang dan Aman

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:58 WIB

Vivo X300 Ultra Bocor! Kamera Zoom 400mm dan Telephoto Extender Jadi Andalan

Vivo X300 Ultra Bocor! Kamera Zoom 400mm dan Telephoto Extender Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:55 WIB

Lenovo Pamer PC Modular AI di MWC 2026, ThinkPad dan Tablet Canggih Ikut Meluncur

Lenovo Pamer PC Modular AI di MWC 2026, ThinkPad dan Tablet Canggih Ikut Meluncur

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Bocoran Harga Samsung Galaxy A37: Banderol Tambah Mahal, Siap Debut Sebentar Lagi

Bocoran Harga Samsung Galaxy A37: Banderol Tambah Mahal, Siap Debut Sebentar Lagi

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:18 WIB