Isu Google PHK 11.000 Orang, Karyawan: Tolong Jangan Pecat Kami

Lintang Siltya Utami

Kamis, 24 November 2022 | 16:20 WIB
Isu Google PHK 11.000 Orang, Karyawan: Tolong Jangan Pecat Kami
Logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Google diterpa isu akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 11.000 orang karyawannya. PHK ini disebut sebagai upaya untuk menghemat pengeluaran. Meski begitu, perusahaan teknologi raksasa ini berdalih hanya mengubah strategi, membuat para karyawan Google merasa gelisah dan khawatir.

Para petinggi Google mengatakan bahwa akan ada pemotongan gaji kecil, namun tidak mengesampingkan adanya PHK.

Dalam pertemuan terbaru, sejumlah pertanyaan tentang potensi PHK dinilai tinggi oleh karyawan di sistem tanya jawab internal Google yang disebut Dory. Selain itu, beberapa karyawan juga bertanya apakah eksekutif salah mengelola jumlah karyawan.

Dilansir dari CNBC pada Kamis (24/11/2022), jumlah total karyawan penuh waktu Google pada akhir kuartal September mencapai 186.779, meningkat 24 persen dari tahun ke tahun. Namun, para karyawan mempertanyakan jumlah tersebut karena sebagian besar divisi merasa tidak mendapatkan penambahan karyawan.

"Banyak tim merasa seperti kehilangan jumlah karyawan, bukan mendapatkannya. Ke mana perginya jumlah pegawai ini?" tulis salah satu pertanyaan dari karyawan Google.

Para pegawai menginginkan detail lebih lanjut tentang isu PHK setelah laporan pendapatan terbaru dan komentar dari CFO Ruth Porat mengenai kemungkinan pemotongan gaji.

"Bisakah kami mendapatkan kejelasan lebih lanjut tentang jumlah karyawan di 2023?" tambah karyawan Google lainnya.

Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).
Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).

Beberapa karyawan mengekspresikan kecemasan dan kegelisahan atas isu PHK melalui meme "tolong jangan pecat kami" yang dibagikan secara internal.

Sebelumnya, awal tahun ini Google mengatakan bahwa mereka membuang praktik lama dan beralih ke proses yang disederhanakan bernama Googler Review and Development (GRAD).

baca juga

Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa sistem GRAD diluncurkan untuk membantu pengembangan karyawan, pembinaan, pembelajaran, dan kemajuan karir sepanjang tahun.

Google menambahkan bahwa sistem baru akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi, tetapi para pekerja bersikeras perubahan itu memiliki banyak ambiguitas di tengah isu perusahaan akan memotong gaji dan PHK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HP Mau PHK 6.000 Karyawan Dalam 3 Tahun ke Depan

HP Mau PHK 6.000 Karyawan Dalam 3 Tahun ke Depan

Tekno | Kamis, 24 November 2022 | 12:07 WIB

Alternatif Twitter, Koo Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Google Play Store

Alternatif Twitter, Koo Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Google Play Store

Tekno | Rabu, 23 November 2022 | 11:51 WIB

Google Beri Peringatan Keras, Jelang Akhir Tahun Akan Banyak Penipuan, Perhatikan Modusnya

Google Beri Peringatan Keras, Jelang Akhir Tahun Akan Banyak Penipuan, Perhatikan Modusnya

Tekno | Rabu, 23 November 2022 | 07:00 WIB

Cara Hapus Histori Lokasi yang Dikunjungi di Google Maps

Cara Hapus Histori Lokasi yang Dikunjungi di Google Maps

Tekno | Senin, 21 November 2022 | 06:50 WIB

Cara Menggunakan Fitur Ganjil-Genap di Google Maps

Cara Menggunakan Fitur Ganjil-Genap di Google Maps

Tekno | Minggu, 20 November 2022 | 10:15 WIB

Tips Agar Blog Bisa Mendapatkan Google Adsense, Cuan Bos

Tips Agar Blog Bisa Mendapatkan Google Adsense, Cuan Bos

Tekno | Sabtu, 19 November 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

×