5 Mitos Aneh Solstis Desember yang Jarang Diketahui

Lintang Siltya Utami

Rabu, 21 Desember 2022 | 08:29 WIB
5 Mitos Aneh Solstis Desember yang Jarang Diketahui
Fenomena Solstis. [NASA]

Suara.com - Fenomena Solstis Desember yang jatuh pada 22 Desember 2022 menimbulkan banyak rumor dan mitos, salah satu rumor yang tersebar adalah dilarang keluar pada malam hari.

Faktanya, solstis Desember adalah fenomena astronomis biasa yang berdampak pada gerak semu harian Matahari ketika terbit, pada panjang siang dan malam hari, serta pergantian musim.

Pada solstis Desember, wilayah-wilayah di belahan Bumi selatan akan mengalami siang hari yang lebih panjang dari biasanya. Sedangkan, wilayah di belahan Bumi utara akan menghalami malam hari yang lebih panjang. Fenomena ini sendiri tidak berdampak di Indonesia.

Solstis sendiri terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu solstis Juni dan solstis Desember.

Namun dari zaman dulu, banyak mitos aneh yang bermunculan tentang solstis Desember. Dilansir dari Metro pada Rabu (21/12/2022), berikut ini lima mitos aneh solstis Desember yang jarang diketahui:

1. Pertarungan dua dewa

Di Inggris kuno, ada dua dewa bernama Raja Oak dan Raja Holly yang saling bersaing dan dikatakan terus-menerus berperang. Selama solstis Juni, Raja Oak berada di puncak kekuasaannya, tetapi saingannya mulai mengambil kendali saat musim gugur dimulai.

Solstis Desember menandai waktu ketika Raja Holly memegang kendali penuh, tetapi sekaligus saat ia mulai kehilangan cengkeraman kekuasaannya, memungkinkan Raja Oak untuk memulai kebangkitannya dan memulai proses yang mengarah ke musim semi.

Mitos kuno ini memperingati pergantian musim.

baca juga

2. Rusa ajaib

Masyarakat Hongaria kuno percaya akan kehadiran rusa ajaib bernama Csodaszarvas. Binatang luar biasa ini adalah tokoh penting dalam mitos rakrat Hongaria.

Dikisahkan dua bersaudara bernama Hunor dan Magor melihat rusa putih saat berburu. Mereka mencoba mengejarnya tetapi tidak pernah bisa menangkapnya, akhirnya keduanya menetap dan mendirikan dinasti yang menjadi orang Hun dan Hongaria.

Dikatakan bahwa orang Hongaria kuno percaya bahwa 22 Desember adalah hari ketika Csodaszarvas mengumpulkan Matahari di tanduknya dan membawanya ke tahun baru, di mana ia akan menerangi dunia dan menghidupkan kembali tumbuhan.

Csodaszarvas. (Elli képe/Pixabay)
Csodaszarvas. (Elli képe/Pixabay)

3. Monster dari China

Orang-orang dari China kuno menceritakan kisah tentang dewa bernama Gonggong, yang merupakan monster berambut merah dan berekor ular.

Ia bersiap untuk bertarung dengan Zhurong, dewa api China, yang berhak mengklaim tahta surga. Sayangnya, Gonggong kalah dalam pertempuran dan sangat kesal sehingga ia menabrak Gunung Buzhou.

Tabrakan tersebut memiringkan langit secara permanen, menyebabkan titik balik Matahari musim dingin dan musim panas yang juga dikenal sebagai solstis Juni dan solstis Desember.

Mitos ini juga digunakan untuk menjelaskan mengapa sebagian besar sungai di China mengalir ke arah tenggara, sedangkan Matahari, Bulan, dan bintang bergerak ke arah barat laut.

4. Dewi yang kehilangan putranya

Kisah ini berfokus pada Frigg, dewi persalinan sekaligus seorang ibu, yang putranya bernama Baldr dibunuh oleh dewa lainnya.

Baldr dikatakan bersinar dan sering digambarkan sebagai dewa cahaya atau penerangan Norse, sehingga kematiannya terkait dengan kegelapan yang disebabkan oleh solstis Desember.

Frigg sangat marah karena putranya dibunuh dan ia mengunjungi dunia bawah untuk menyelamatkannya dari kematian. Ia diberitahu bahwa Baldr akan dibebaskan dan dihidupkan kembali jika setiap makhluk di alam semesta menangis untuknya.

Sayangnya, satu dewa yang kemungkinan adalah Loki, menolak untuk menangis dan Baldr ditakdirkan untuk mendekam di dunia bawah sampai Ragnarok.

5. Diculiknya Persephone

Ilustrasi Persephone. (Leslie Troisi/Pixabay)
Ilustrasi Persephone. (Leslie Troisi/Pixabay)

Persephone adalah putri Zeus. Ia diculik dan diperkosa oleh Hades, dewa dunia bawah, yang keluar dari celah di Bumi dan menculiknya.

Beberapa versi mitos menyatakan bahwa ibunya Demeter, dewi panen, menghentikan tanaman yang tumbuh di Bumi saat ia mencari Persephone.

Demeter akhirnya melakukan kesepakatan untuk pembebasan putrinya, tetapi Hades menipunya dan membuat Persephone harus menghabiskan sebagian tahun di dunia bawah sebelum kembali ke surga.

Mitos ini digunakan untuk menjelaskan datangnya musim dingin, ketika Bumi menjadi sangat dingin dan gelap sehingga tanaman tidak dapat tumbuh.

Musim semi dan musim panas dianggap terjadi ketika Persephone dibebaskan dan tumbuhan mulai hidup kembali.

Itulah beberapa mitos dari seluruh dunia tentang fenomena solstis Desember yang jarang diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Fenomena Solstis 22 Desember? Benarkah Tak Boleh Keluar Malam?

Apa itu Fenomena Solstis 22 Desember? Benarkah Tak Boleh Keluar Malam?

Tekno | Selasa, 20 Desember 2022 | 15:11 WIB

Apa itu Solstis, Fenomena Matahari pada 22 Desember yang Jadi Bahan Hoaks?

Apa itu Solstis, Fenomena Matahari pada 22 Desember yang Jadi Bahan Hoaks?

Tekno | Senin, 19 Desember 2022 | 22:52 WIB

Viral Tak Boleh Keluar Rumah Akibat Solstis 21 Desember, Ini Kata BRIN

Viral Tak Boleh Keluar Rumah Akibat Solstis 21 Desember, Ini Kata BRIN

Tekno | Senin, 19 Desember 2022 | 12:54 WIB

Sering Mendengar Putri Duyung, Fakta atau Mitos?

Sering Mendengar Putri Duyung, Fakta atau Mitos?

Tekno | Kamis, 15 Desember 2022 | 11:17 WIB

Mengenal Fenomena Solstis yang Viral di TikTok, Benarkah 21 Desember Tak Boleh Keluar Malam?

Mengenal Fenomena Solstis yang Viral di TikTok, Benarkah 21 Desember Tak Boleh Keluar Malam?

Tekno | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:00 WIB

4 Mitos Gerhana Bulan, Dilarang Berhubungan Seks

4 Mitos Gerhana Bulan, Dilarang Berhubungan Seks

Tekno | Sabtu, 19 November 2022 | 05:30 WIB

Terkini

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

×