Google Indonesia Kecewa soal Tudingan Monopoli KPPU

Dicky Prastya

Rabu, 07 Februari 2024 | 12:08 WIB
Google Indonesia Kecewa soal Tudingan Monopoli KPPU
Ilustrasi Google. (pexels.com/cottonbro studio)

Suara.com - Perwakilan Google Indonesia mengaku kecewa dengan tudingan monopoli pasar digital dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Perusahaan menilai kalau KPPU mengabaikan dukungan Google ke para pengembang aplikasi di Indonesia.

“Keputusan KPPU untuk melanjutkan ke Tahap Pemberkasan mengecewakan karena mengabaikan nilai dukungan Google Play untuk developers Indonesia (mulai dari meningkatkan keterampilan hingga menghubungkan aplikasi mereka secara instan ke audiens global)," kata perwakilan Google Indonesia dalam keterangan yang diterima, Rabu (7/2/2024).

Google menganggap kalau keputusan KPPU adalah penolakan inisiatif mereka untuk berdiskusi.

"Keputusan ini juga menolak inisiatif kami untuk aktif berdiskusi dalam serangkaian proposal yang akan mengatasi kekhawatiran mereka dengan cara yang tidak melemahkan keamanan aplikasi di Play Store," lanjut mereka.

Kendati begitu Google mengaku tetap akan berkomunikasi dengan KPPU dan mendukung proses penyelidikan dugaan monopoli di Indonesia.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu mengklaim berkomitmen untuk mendukung pengembang aplikasi di Indonesia.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan KPPU dan mendukung proses ini. Sebagai pelaku yang bertanggung jawab dalam ekosistem lokal, kami tetap berkomitmen untuk mendukung developers dengan alat dan kemampuan yang membantu mereka membangun aplikasi dan bisnis yang sukses, juga memastikan pengalaman yang aman dan terpercaya bagi semua pengguna di Play Store," tandasnya.

Dugaan kasus monopoli Google di Indonesia
Sebelumnya KPPU telah menyelesaikan penyelidikan soal dugaan monopoli Google di Indonesia. Kasus ini bakal dinaikkan ke tahap selanjutnya.

Ketua KPPU M Fanshurullah Asa mengatakan kalau pihaknya telah menyelesaikan penyelidikan terhadap perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut. Ia menduga kalau Google melakukan monopoli di pasar digital Indonesia lewat sistem pembayaran bernama Google Pay.

baca juga

"KPPU telah menyelesaikan penyelidikan terhadap perusahaan digital raksasa, Google, yang diindikasikan telah menggunakan posisi dominannya untuk menekan pasar melalui penerapan Google Pay Billing," katanya, dikutip dari siaran pers KPPU di situs resminya, Selasa (6/2/2024).

Selain Google, KPPU juga telah menuntaskan penyelidikan atas salah satu pelaku lokapasar (e-commerce) besar di Indonesia. Dua kasus ini segera ditetapkan kelayakannya untuk masuk ke tahapan pemeriksaan oleh Sidang Majelis Komisi.

"Kedua perkara tersebut diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku usaha di pasar digital agar lebih memperhatikan rambu-rambu persaingan usaha dan segera memperbaiki perilakunya agar pasar digital Indonesia mampu tumbuh dan berkembang secara sehat," timpal pria yang akrab disapa Ifan tersebut.

Diketahui dua kasus ini merupakan program KPPU dalam mengawasi pasar digital Indonesia.

"Di pasar digital, KPPU memfokuskan pengawasannya pada dugaan perilaku pelaku usaha atau perusahaan teknologi besar maupun lokapasar (marketplace), khususnya secara inisiatif atas kasus-kasus besar yang diputus oleh otoritas persaingan usaha di internasional," imbuhnya.

"Dalam hal ini, KPPU akan mendalami putusan-putusan tersebut untuk menentukan apakah perbuatan serupa juga dilakukan atau terjadi di Indonesia," tegas Ifan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyelidikan Selesai, KPPU Naikkan Status Dugaan Kasus Monopoli Google di Indonesia

Penyelidikan Selesai, KPPU Naikkan Status Dugaan Kasus Monopoli Google di Indonesia

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 22:40 WIB

Ingin Jual HP Android? Pastikan Copot Akun Google Anda Dulu!

Ingin Jual HP Android? Pastikan Copot Akun Google Anda Dulu!

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 14:24 WIB

Sistem Pembelajaran Makin Menarik dengan Teknologi AI

Sistem Pembelajaran Makin Menarik dengan Teknologi AI

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 09:59 WIB

Bukan Cuma Samsung, HP Android Ini Juga Kebagian Fitur AI Circle to Search

Bukan Cuma Samsung, HP Android Ini Juga Kebagian Fitur AI Circle to Search

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 19:12 WIB

Kerja Kelompok Makin Asyik, Ini Cara Edit Google Docs Bareng-bareng

Kerja Kelompok Makin Asyik, Ini Cara Edit Google Docs Bareng-bareng

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 14:32 WIB

Kerja Kelompok Makin Asyik, Ini Cara Edit Google Sheets Bareng-bareng

Kerja Kelompok Makin Asyik, Ini Cara Edit Google Sheets Bareng-bareng

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 14:02 WIB

Terkini

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:06 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

×