Pakar Ungkap Risiko Jika PDN Bocor: Hilangnya Uang Nasabah di Bank hingga Data Kacau

Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 11 Juli 2024 | 20:18 WIB
Pakar Ungkap Risiko Jika PDN Bocor: Hilangnya Uang Nasabah di Bank hingga Data Kacau
Ilustrasi Hacker. (Pexels)

Suara.com - Aksi peretasan pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) masih menyita perhatian publik hingga kini. Pakar telematika Roy Suryo mengungkap beberapa risiko apabila data di PDN bocor ke publik.

Menurut Roy Suryo, data pada PDN yang bocor dan jatuh ke orang tak bertanggung jawab bisa berakibat fatal bagi publik. Terdapat risiko terkait kacaunya data hingga hilangnya uang nasabah di bank. Beberapa cuplikan video terkait 'aib' Kominfo viral di TikTok dan Instagram dalam beberapa hari terakhir.

Sebagian pakar yang buka suara termasuk Roy Suryo (pakar telematika sekaligus mantan politikus Partai Demokrat) serta Teguh Aprianto (pendiri Ethical Hacker Indonesia).

Meski hadir pada podcast berbeda, kedua orang tersebut setuju apabila serangan ransomware ke PDNS disebabkan oleh "human error" atau kesalahan manusia.

Salah satu orang yang berwenang diduga mengakses situs tertentu sehingga hacker mudah masuk ke dalam sistem utama. Meski hacker sudah memberikan kunci peretasan ke Kominfo, namun terdapat kemungkinan apabila data sudah di-copy serta tersebar di dark web.

Roy Suryo ungkap risiko peretasan data di PDNS. (YouTube/Abraham Samad SPEAK UP)
Roy Suryo ungkap risiko peretasan data di PDNS. (YouTube/Abraham Samad SPEAK UP)

Menurut Roy Suryo, salah satu risiko apabila PDN bocor adalah kacaunya data di sekolah. "Saya nggak menakut-nakuti. Jangan dianggap saya menebar hoaks ya. Karena ini fakta, iya (untuk edukasi). Nanti data itu satu per satu kita merasakan. Misalnya, sekarang sudah mulai. Penerimaan siswa baru, orang mulai kacau karena datanya nggak ada. Jarak sekolah crowded, jadi tidak valid lagi. Nilai-nilai siswa nggak muncul. Padahal memang itu semua ada pada data yang diretas," kata Roy Suryo dikutip pada kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis (11/07/2024).

Selain data untuk sekolah, data BPJS kemungkinan kacau jika PDN bocor. Itu akan sangat merepotkan bagi orang yang ingin berobat. "Nanti misalnya, kita mau menggunakan BPJS Kesehatan. Kita dalam posisi sakit, ternyata kartu kita tidak dikenal. Data BPJS kita hilang," ungkap Roy Suryo.

Risiko terberat adalah hilangnya uang nasabah di bank. Kasus ini juga pernah terjadi pada salah satu bank syariah beberapa waktu lalu.

"Belum lagi kalau nanti duit kita hilang. Lah itu bisa, kalau kita simpan di bank pemerintah. Apabila bank pemerintah nanti masuk ke dalam sistem ini. Ya kayak yang terjadi di bank syariah beberapa waktu lalu. Nasabahnya kaget, uangnya nggak ada. Saya ini mewanti-wanti gini bukan berarti, khawatirnya masyarakat nge-rush gitu ya. Karena itu (mungkin) akan bisa terjadi. Orang mau ngurus kenaikan pangkat, repot, ternyata sejarah dia hilang. Datanya nggak ada," jelas Roy Suryo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Yohanes Nugroho? Ahli IT Sukarela Pulihkan Data PDN Malah Skill-nya Diremehkan Kominfo

Siapa Yohanes Nugroho? Ahli IT Sukarela Pulihkan Data PDN Malah Skill-nya Diremehkan Kominfo

Tekno | Kamis, 11 Juli 2024 | 15:16 WIB

Bahaya! Teguh Aprianto Ungkap Windows Bajakan Bisa Jadi Pintu Masuk Para Hacker

Bahaya! Teguh Aprianto Ungkap Windows Bajakan Bisa Jadi Pintu Masuk Para Hacker

Tekno | Kamis, 11 Juli 2024 | 14:44 WIB

Hacker Ungkap Aib Kominfo, Sempat Mau Ditolong tapi 'Sotoy' dan Angkuh

Hacker Ungkap Aib Kominfo, Sempat Mau Ditolong tapi 'Sotoy' dan Angkuh

Tekno | Rabu, 10 Juli 2024 | 19:45 WIB

Minta Budi Arie Setiadi Mundur, Kemenkominfo di Geruduk Massa

Minta Budi Arie Setiadi Mundur, Kemenkominfo di Geruduk Massa

Foto | Rabu, 10 Juli 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×