Taklukkan Inflasi dan Krisis, Ini Rahasia Google Dongkrak Profit Bisnis dengan AI

Senin, 15 Juli 2024 | 17:09 WIB
Taklukkan Inflasi dan Krisis, Ini Rahasia Google Dongkrak Profit Bisnis dengan AI
Ilustrasi AI. (pixabay)

Suara.com - Google turut mengandalkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di platformnya. Perusahaan mengungkap bahwa AI mampu membantu pemasar agar lebih efisien dalam kampanye iklan.

Perlu diketahui, orang-orang mengadopsi teknologi digital secara besar-besaran untuk hampir setiap aspek kehidupan mereka selama beberapa tahun terakhir.

Kita melihat banyak dari perilaku dan kebiasaan baru yang dilakukan calon konsumen. Akibatnya, semakin sulit bagi pemasar untuk memprediksi langkah konsumen berikutnya.

Oleh sebab itu, adanya kecerdasan buatan diharapkan dapat membantu pemasar. Berdasarkan penelitian, AI berpeluang memberikan kontribusi sebesar 2,612 triliun rupiah (atau USD 167 miliar) terhadap perekonomian pada tahun 2030. Ini mewakili hampir 13 persen PDB negara pada tahun 2022.

Pertumbuhan pesat di kawasan Asia Pasifik bukan hanya sekedar tren teknologi namun juga mewakili peluang ekonomi yang sangat besar. Dengan AI yang siap mendefinisikan ulang industri, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

“Saat ini semakin banyak perusahaan yang menyadari bahwa AI telah menjadi hal penting yang dapat membantu mereka tetap kompetitif. Dunia usaha harus menghadapi banyak kerumitan dari mulai biaya modal, barang, logistik, tekanan inflasi. Banyak perusahaan harus beralih dari fokus pada pertumbuhan utama ke pertumbuhan yang menguntungkan, dan banyak yang beralih ke AI untuk produktivitas dan efisiensi,” jelas Sapna Chadha, VP, Southeast Asia and South Asia Frontier, Google melalui keterangan resminya dikutip Senin (15/07/2024).

Berdasarkan CAGR antara saat ini dan tahun 2030, diharapkan AI prediktif akan tumbuh sebesar 20 persen dan AI generatif akan tumbuh sebesar 28 persen di kawasan Asia Pasifik. Proyeksi ini melampaui perkiraan global yang masing-masing sebesar 17 persen dan 24 persen.

“AI menghadirkan pembeda teknologi yang kuat untuk membuka peluang baru dalam mentransformasi bisnis, menjadikan apa yang selama ini di luar jangkauan, menjadi terjangkau. Sebagian besar transformasi terkini terjadi di AI generatif. Model ini lebih canggih dibandingkan model AI prediktif lama, karena model ini dapat memikirkan banyak hal berbeda dan membuat konten baru, tidak hanya memprediksi hasil,” ujar Muriel Makarim, Country Marketing Manager, Google Indonesia.

Model AI generatif mampu menganalisis informasi dari berbagai bidang mulai dari puisi, soal matematika, hingga diagnosis medis. Informasi yang disediakan bisa membantu untuk memecahkan masalah bahkan membuat konten baru.

Baca Juga: Samsung Kenalkan BioActive Sensor Anyar, Data Kesehatan Diklaim Lebih Lengkap

Google mengungkap, brand harus bisa menyampaikan pesan yang tepat karena konsumen semakin kritis. Tidak tersedianya informasi yang dibutuhkan bisa mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Oleh karena itu, penting bagi sebuah brand untuk memastikan iklan mereka bisa tampil di tempat, waktu, dan dengan format yang tepat. Dengan bantuan AI atau kecerdasan buatan, masalah tersebut bisa dipecahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI