Pakar Jabarkan 5 Evolusi AI dalam Serangan Phishing

Dythia Novianty

Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:54 WIB
Pakar Jabarkan 5 Evolusi AI dalam Serangan Phishing
Ilustrasi Phising. [Freepik]

Suara.com - Evolusi AI tidak hanya memengaruhi berbagai industri, tetapi juga telah mengubah taktik para pelaku kejahatan di dunia maya.

Salah satu tren yang mengkhawatirkan adalah penggunaan AI untuk menyempurnakan penipuan phishing, menargetkan individu tertentu, dan membuat serangan ini hamper tidak dapat dikenali.

Menurut studi Kaspersky baru-baru ini, jumlah serangan dunia maya yang dialami oleh organisasi dalam 12 bulan terakhir dilaporkan telah meningkat hampir setengahnya.

Peningkatan volume serangan ini dicatat oleh 49 persen responden dalam studi tersebut.

Ancaman yang paling umum datang dari serangan phishing, dengan 49 persen dari mereka yang ditanyai melaporkan jenis insiden ini.

Dengan AI yang menjadi pendorong yang lebih umum bagi para pelaku kejahatan siber, setengah dari responden (50 persen) mengantisipasi peningkatan yang signifikan dalam jumlah serangan phishing.

ilustrasi AI (pexels/Tara Winstead)
ilustrasi AI (pexels/Tara Winstead)

Berikut bagaimana AI digunakan dalam phishing dan mengapa pengalaman saja terkadang tidak cukup untuk menghindari menjadi korban.

1. Personalisasi melalui AI

Sebelumnya, serangan phishing mengandalkan pesan massal generik yang dikirim ke ribuan orang, dengan harapan salah satu penerima akan terpancing.

baca juga

AI telah mengubahnya menjadi skrip email phishing yang sangat personal dalam jumlah besar.

Dengan menggunakan informasi yang tersedia untuk umum seperti yang ada di media sosial, papan pekerjaan, dan situs web perusahaan, alat bertenaga AI ini dapat membuat email yang disesuaikan dengan peran, minat, dan gaya komunikasi seseorang.

2. Teknologi deepfake

Teknologi ini semakin dimanfaatkan oleh penjahat dunia maya untuk membuat pesan audio dan video palsu tetapi sangat akurat, yang dibuat untuk mencerminkan suara dan penampilan eksekutif yang ingin mereka tiru.

3. Melewati pertahanan tradisional

Penjahat dunia maya dapat memanipulasi skrip sistem penyaringan email tradisional dengan menggunakan AI.

Dengan menganalisis dan meniru pola email yang sah, email phishing yang dihasilkan AI dapat melewati deteksi perangkat lunak keamanan.

Ilustrasi keamanan siber. [Pixabay]
Ilustrasi keamanan siber. [Pixabay]

Algoritme pembelajaran mesin dapat menguji dan menyempurnakan kampanye phishing secara real time, meningkatkan tingkat keberhasilannya dan membuatnya semakin canggih.

4. Mengapa pengalaman saja tidak cukup

Tingkat realisme dan personalisasi yang dapat dicapai AI dapat mengalahkan skeptisisme yang membuat para profesional berpengalaman tetap waspada.

Selain itu, serangan yang dihasilkan AI sering kali mengeksploitasi psikologi manusia, seperti urgensi, ketakutan, atau otoritas, yang menekan karyawan untuk bertindak tanpa memeriksa ulang keaslian permintaan.

5. Memerangi phishing yang dipebantukan oleh AI

Organisasi harus mengadopsi pendekatan proaktif dan berlapis yang menekankan keamanan siber komprehensif.

Pelatihan kesadaran keamanan siber yang berfokus pada AI secara berkala dan terkini sangat penting bagi karyawan, membantu mereka mengidentifikasi tanda-tanda halus phishing dan taktik berbahaya lainnya.

Di samping itu, bisnis harus menerapkan alat keamanan andal yang mampu mendeteksi anomali dalam email, seperti pola penulisan tidak biasa atau metadata yang mencurigakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Generasi Baru 2025: 'Gen Beta' Siap Hadir, Disebut Yang Terburuk?

Generasi Baru 2025: 'Gen Beta' Siap Hadir, Disebut Yang Terburuk?

Tekno | Kamis, 02 Januari 2025 | 09:42 WIB

Godfather of AI Peringatkan Ancaman Masa Depan, Teknologi AI Bisa Ungguli Manusia

Godfather of AI Peringatkan Ancaman Masa Depan, Teknologi AI Bisa Ungguli Manusia

Tekno | Kamis, 02 Januari 2025 | 09:19 WIB

Prediksi Ancaman Siber 2025: Ancaman Siber Berbasis AI yang Lebih Besar dan Berani

Prediksi Ancaman Siber 2025: Ancaman Siber Berbasis AI yang Lebih Besar dan Berani

Tekno | Senin, 30 Desember 2024 | 10:06 WIB

Apple Resmi Jadi Perusahaan Termahal di Dunia Berkat AI, Salip Nvidia-Microsoft

Apple Resmi Jadi Perusahaan Termahal di Dunia Berkat AI, Salip Nvidia-Microsoft

Tekno | Minggu, 29 Desember 2024 | 14:25 WIB

Apple Mau Gandeng 2 Perusahaan China Buat Sempurnakan Teknologi AI

Apple Mau Gandeng 2 Perusahaan China Buat Sempurnakan Teknologi AI

Tekno | Kamis, 26 Desember 2024 | 20:11 WIB

Jangan Lewatkan 6 Fitur WhatsApp Ini

Jangan Lewatkan 6 Fitur WhatsApp Ini

Tekno | Kamis, 26 Desember 2024 | 14:17 WIB

Terkini

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×