Diduga Jadi Penyebab Pelajar Tenggelam di Pantai Drini, Ini Bahaya Rip Current yang Mengancam

Denada S Putri | Amelia Prisilia | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:40 WIB
Diduga Jadi Penyebab Pelajar Tenggelam di Pantai Drini, Ini Bahaya Rip Current yang Mengancam
Ilustrasi Rip Current di pantai. (Suara.com/Iqbal Arif)

Suara.com - Beberapa wisatawan yang merupakan siswa SMP 7 Mojokerto dilaporkan terseret arus Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta. Diduga jika kejadian nahas ini disebabkan oleh fenomena Rip Current.

Sebelumnya, sebanyak total 13 siswa yang dilaporkan terseret arus. Setidaknya ada 4 siswa yang dilaporkan meninggal dunia dan lainnya berhasil diselamatkan. Dugaan sementara penyebab tragedi ini adalah fenomena Rip Current atau arus pecah yang memang berada di area pantai.

Jurnal Oseanografi tahun 2015 yang diterbitkan oleh E-Journal Universitas Diponegoro menyebut bahwa Rip Current merupakan tarikan pergerakan massa air yang kembali ke laut.

Arus Rip Current biasanya terjadi setiap hari dengan kondisi yang bervariasi dari yang kecil, pelan dan tidak berbahaya hingga arus besar yang dapat menyeret siapa saja ke area tengah laut.

Rip Current terkonsentrasi melewati jalur sempit atau Rip Chanel yang mengalir kuat ke arah laut melalui zona hempasan. Arus ini kemudian melintasi gelombang pecah yang masuk ke area lepas pantai.

Penampakan Rip Current Pantai Drini dari satelit. (Instagram Tim SAR Baron)
Penampakan Rip Current Pantai Drini dari satelit. (Instagram Tim SAR Baron)

Umumnya, Rip Current paling sering ditemukan di area pantai selatan. Khusus di kawasan Yogyakarta, kondisi ini sering dialami di area seperti Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul.

Analisa korelasi menyebut bahwa kemunculan Rip Current paling dominan terjadi di kawasan segmen 2 yaitu Pantai Parangtritis. Hal ini karena lokasi tersebut berasosiasi dengan beach cups atau migratory rip.

Migratory rip diketahui adalah proses erasional yang menimbulkan arus yang berhubungan dengan gelombang lebih dari 1,5 meter dan terjadi di pantai yang tererosi dan bergelombang tinggi.

Kecepatan Rip Current biasanya mencapai lebih dari 2 meter per detik. Hal ini yang membuat kondisi arus tersebut mampu menarik siapa saja ke arah tengah laut dan sulit untuk melarikan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporkan Skandal Pagar Laut ke KPK, Said Didu Klaim Akan Bongkar Keterlibatan Jokowi

Laporkan Skandal Pagar Laut ke KPK, Said Didu Klaim Akan Bongkar Keterlibatan Jokowi

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 16:05 WIB

Temui Pimpinan KPK, Abrahan Samad dan Para Aktivis Laporkan Dugaan Korupsi PSN untuk Pembangunan PIK 2

Temui Pimpinan KPK, Abrahan Samad dan Para Aktivis Laporkan Dugaan Korupsi PSN untuk Pembangunan PIK 2

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 14:00 WIB

Penampakan Rip Current Pantai Selatan Yogya dari Satelit, Bisa Seret Korban hingga Tewas

Penampakan Rip Current Pantai Selatan Yogya dari Satelit, Bisa Seret Korban hingga Tewas

Tekno | Kamis, 30 Januari 2025 | 19:52 WIB

Terkini

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 20:10 WIB

5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta

5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 19:39 WIB

6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot

6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 18:40 WIB

4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian

4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 18:20 WIB

6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian

6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 15:06 WIB

Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI

Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 14:12 WIB

3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda

3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman

Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 13:32 WIB

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 12:33 WIB

61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air

61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 12:05 WIB