Tanggapi Meme Jokowi Masuk Gorong-Gorong, Politisi PSI: Awal Kehancuran PDIP?

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 23 Februari 2025 | 17:30 WIB
Tanggapi Meme Jokowi Masuk Gorong-Gorong, Politisi PSI: Awal Kehancuran PDIP?
Ilustrasi Jokowi dan meme masuk gorong-gorong. (Kolase Suara.com/X)

Suara.com - Meme Jokowi masuk gorong-gorong kerap diunggah di media sosial untuk menanggapi topik tertentu. Politisi PSI memberikan balasan menohok bahwa itu adalah awal kehancuran PDIP.

Sebagai informasi, beberapa adegan ikonis saat Jokowi masih menjabat menjadi pejabat publik yaitu masuk gorong-gorong, memamerkan mobil Esemka, hingga blusukan.

Setelah tak lagi menjadi Presiden RI, beragam meme Jokowi yang masuk gorong-gorong viral di media sosial. Meme tersebut berasal dari potret Jokowi ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012 lalu.

Joko Widodo atau Jokowi saat itu memeriksa gorong-gorong saluran pembuangan Jalan MH Thamrin dekat Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Foto tersebut sempat viral sehingga Jokowi panen simpati publik belasan tahun lalu.

Ketua Biro Ideologi dan Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur Palakka (@DedynurPalakka) baru-baru ini membahas mengenai tagar Adili Jokowi. Menurutnya, keramaian di media sosial tak akan berguna jika tak terbukti di mata hukum. Pernyataan tersebut sepertinya menanggapi tuduhan netizen atas gelar tokoh terkorup dari OCRRP.

Politisi PSI tanggapi meme Jokowi masuk gorong-gorong. (X)
Politisi PSI tanggapi meme Jokowi masuk gorong-gorong. (X)

"Pembuktian itu tempatnya di pengadilan, bukan di X, Twitter Space, TikTok, Facebook, Instagram Story, atau sesi curhat di podcast politik abal-abal. Dan pada akhirnya, kita semua sepakat bahwa Indonesia harus maju dengan pilihan rakyat, melalui mekanisme demokrasi yang konstitusional," ungkap Dedy Nur Palakka.

Salah seorang netizen lantas menyindir pernyataan politisi PSI dengan meme Jokowi masuk gorong-gorong. "Berawal dari sini kehancuran dimulai," tulis @ba***ngmuly***o. Politisi PSI lantas membalas bahwa itu bukan awal kehancuran bangsa, melainkan awal kehancuran PDIP.

Perlu diketahui, Jokowi merupakan tokoh politik yang besar di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Suami Iriana itu lantas dipecat atas perintah langsung Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. "Kehancuran PDIP maksudnya?" tulis @DedynurPalakka. Postingan viral tersebut menuai beragam komentar dari netizen.

"Yang jelas PSI tetap gurem biarpun pakai anak Jokowi," @A**i_Be**2.

baca juga

"PSI kali yang hancur. Udah jual 'Partai Jokowi', Ketum Kaesang, nyerang Anies tanpa henti, eh cuma 2,53 persen. Gue nggak begitu suka PDIP, tapi faktanya mereka dapat perolehan terbesar: 16,91 persen," cuit @b**a**kal.

"Coba dulu gorong-gorongnya ditutup mungkin utang Indonesia tak sebanyak ini," balas @ana**s**tra.

"PDIP nggak bisa apa-apa tanpa Jokowi," ungkap @p**pl**riwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Profil dan Harga Equil, Air Mineral Premium yang Disajikan Presiden Prabowo

Intip Profil dan Harga Equil, Air Mineral Premium yang Disajikan Presiden Prabowo

Bisnis | Minggu, 23 Februari 2025 | 14:03 WIB

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:29 WIB

Anies dan Pandji Sindir Dukungan Harus Dibayar, Video Lawas 'Hidup Boko' Viral: Visioner!

Anies dan Pandji Sindir Dukungan Harus Dibayar, Video Lawas 'Hidup Boko' Viral: Visioner!

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 21:57 WIB

Analisis Said Didu Soal Indonesia Gelap: Prabowo Terkena Umpan, Jokowi Aman

Analisis Said Didu Soal Indonesia Gelap: Prabowo Terkena Umpan, Jokowi Aman

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 18:20 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×