Masuk Aturan Baru Komdigi, Apa Itu eSIM?

Cesar Uji Tawakal, Amelia Prisilia

Minggu, 13 April 2025 | 12:02 WIB
Masuk Aturan Baru Komdigi, Apa Itu eSIM?
Ilustrasi kartu SIM ponsel (Shutterstock).

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru saja menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2025 mengenai Teknologi Modul Identitas Pelanggan Melekat atau Embedded Subscriber Identity Module (eSIM).

Terkait aturan baru ini, Komdigi menyarankan penggunaan eSIM untuk perangkat telekomunikasi di Indonesia.

Penggunaan eSIM disebut-sebut menjadi solusi untuk menjawab keresahan publik mengenai keamanan data pengguna yang selama ini menjadi masalah besar di Tanah Air.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut jika pengguna eSIM di Indonesia memang belum terlalu banyak.

Menurutnya, penggunaan eSIM nantinya dapat memudahkan penggunakan Internet of Things (IoT) yang saat ini sedang digadang-gadang oleh pemerintah.

Meski terdapat dan tertulis dalam aturan resmi Komdigi, Meutya Hafid menyebut penggunaan eSIM bukanlah hal yang diwajibkan namun diasarankan untuk digunakan secara serempak.

Apa Itu eSIM?

Ilustrasi eSIM. [Unsplash/Opal Pierce]
Ilustrasi eSIM. [Unsplash/Opal Pierce]

eSIM (embedded SIM) adalah teknologi SIM card digital yang tertanam langsung di dalam perangkat, menggantikan SIM fisik yang biasanya harus dipasang dan dicabut secara manual.

Dengan eSIM, pengguna tidak lagi perlu memiliki kartu SIM fisik untuk mengakses jaringan seluler, karena semua informasi yang diperlukan untuk menghubungkan perangkat ke jaringan operator tersimpan secara digital di dalam perangkat tersebut.

baca juga

Secara fungsi, eSIM memiliki kemampuan yang sama dengan SIM fisik, yakni menyimpan informasi identitas pelanggan yang dibutuhkan untuk mengakses jaringan seluler. 

Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan atau mengganti operator hanya dengan mengunduh profil eSIM melalui koneksi internet, tanpa perlu memasukkan kartu SIM fisik.

Keunggulan utama dari eSIM adalah kemudahan dan kenyamanannya. Pengguna dapat dengan mudah mengganti operator atau memilih paket data melalui pengaturan perangkat, tanpa harus berkunjung ke gerai operator atau mengganti kartu SIM secara fisik.

Selain itu, eSIM juga mendukung penggunaan perangkat dual SIM, dimana pengguna dapat menggunakan dua nomor telepon sekaligus, satu menggunakan kartu SIM fisik dan satu lagi menggunakan eSIM.

Teknologi ini juga lebih aman, karena tidak dapat dicabut dengan mudah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab jika perangkat hilang atau dicuri.

Keunggulan eSIM terletak pada fleksibilitasnya. Pengguna dapat dengan mudah mengganti operator atau menambahkan profil jaringan baru hanya dengan memindai kode QR atau menggunakan aplikasi resmi dari penyedia layanan.

Hal ini sangat memudahkan, terutama bagi mereka yang sering bepergian ke luar negeri dan membutuhkan akses ke jaringan lokal tanpa harus membeli kartu SIM baru.

Dari sisi desain, kehadiran eSIM memungkinkan produsen perangkat untuk menghilangkan slot SIM fisik, sehingga dapat menciptakan perangkat dengan desain yang lebih ramping, tahan air, dan tahan debu.

Di sisi lain, meskipun eSIM menawarkan banyak kemudahan, tidak semua perangkat dan operator di Indonesia sudah mendukung teknologi ini. 

Beberapa perangkat yang sudah mendukung eSIM antara lain Apple, Samsung, dan Google. Sedangkan beberapa operator yang mulai mendukungnya adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, eSIM diprediksi akan menjadi standar baru dalam teknologi komunikasi seluler di masa depan. 

Meskipun saat ini masih terbatas pada perangkat tertentu, tren penggunaan eSIM diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya kebutuhan akan konektivitas yang lebih cepat, praktis, dan aman.

Masuk dalam peraturan resmi pemerintah, eSIM diharapkan menjadi tren baru di masyarakat dan pengguna perangkat komunikasi di masa depan. Hal ini berkaitan dengan deretan kelebihannya yang dijanjikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

Tekno | Sabtu, 12 April 2025 | 15:10 WIB

Wajib Tahu! eSIM Bakal Gantikan Kartu SIM Fisik, Ini Kata Meutya Hafid

Wajib Tahu! eSIM Bakal Gantikan Kartu SIM Fisik, Ini Kata Meutya Hafid

Video | Minggu, 13 April 2025 | 10:04 WIB

Proyek Pusat Data Nasional Komdigi Akhirnya Selesai setelah Hampir 3 Tahun

Proyek Pusat Data Nasional Komdigi Akhirnya Selesai setelah Hampir 3 Tahun

Tekno | Jum'at, 11 April 2025 | 11:24 WIB

Penyusunan TUNAS oleh Komdigi Dinilai Terburu-buru, Minim Partisipasi Publik

Penyusunan TUNAS oleh Komdigi Dinilai Terburu-buru, Minim Partisipasi Publik

Tekno | Sabtu, 29 Maret 2025 | 18:55 WIB

Rincian Isi PP Tunas, Aturan Baru Prabowo untuk Batasi Anak Main Medsos

Rincian Isi PP Tunas, Aturan Baru Prabowo untuk Batasi Anak Main Medsos

Tekno | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:50 WIB

Terkini

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×