Kolaborasi Google - YouTube Ubah Wajah Pendidikan Indonesia

Dythia Novianty

Rabu, 07 Mei 2025 | 19:59 WIB
Kolaborasi Google - YouTube Ubah Wajah Pendidikan Indonesia
Kolaborasi Kemendikdasmen x Google x YouTube, Jakarta, Rabu (7/5/2025). [Google Indonesia]

Suara.com - Pembelajaran kini tidak lagi terbatas pada ruang kelas karena hadirnya teknologi bisa menghadirkan pendidikan bermutu.

Teknologi, terutama kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI), memainkan peran penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Termasuk semua siswa yang berada di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Google dan YouTube bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkolaborasi.

Ketiganya mengumumkan dua inisiatif penting untuk memberdayakan pendidik, pelajar, dan kreator konten.

Semua itu agar mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal dalam dunia pendidikan.

Kolaborasi ini menghasilkan Gemini Academy 2025 bagi pendidik dan siswa.

Program ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi Google dan YouTube, menggandeng Kemendikdasmen.

Gemini Academy 2025 bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dalam memanfaatkan Gemini.

baca juga

Dari penggunaan AI untuk memperdalam pembelajaran di kelas hingga integrasi pembelajaran coding.

Sejak pertama kali diperkenalkan tahun lalu, Gemini Academy telah menjangkau lebih dari 200.000 guru di 34 provinsi di Indonesia.

Dimana 98 persen dari mereka setuju bahwa melalui program ini para guru lebih percaya diri dalam menggunakan AI untuk persiapan kelas mereka dan percaya bahwa AI membantu pekerjaan mereka jadi lebih mudah.

Teknologi juga membuka peluang untuk pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan inklusif.

Bahkan, menurut survei Ipsos pada 2024, 95 persen guru di Indonesia telah menggunakan YouTube dalam kegiatan mengajar mereka.

Menyambut semangat ini, YouTube bersama Kemendikdasmen, Kok Bisa, dan Senyawa+ kembali menghadirkan Akademi Edukreator.

Akademi Edukreator merupakan sebuah inisiatif pelatihan nasional untuk guru, kreator, dan profesional dalam menciptakan konten edukasi bermutu tinggi di YouTube secara gratis.

Kolaborasi Kemendikdasmen x Google x YouTube, Jakarta, Rabu (7/5/2025). [Google Indonesia]
Kolaborasi Kemendikdasmen x Google x YouTube, Jakarta, Rabu (7/5/2025). [Google Indonesia]

Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah melatih lebih dari 3.200 peserta dari 34 provinsi.

Sejak peluncurannya, program ini melahirkan kreator edukatif ternama seperti Felicia Putri Tjiasaka, drumNDRUM, dan Zahid Ibrahim.

Tahun ini, Akademi Edukreator hadir dengan materi pembelajaran baru:

  • Advanced Masterclass – program lanjutan untuk mengasah kemampuan kreator dan memaksimalkan karya mereka.
  • Digital Safety for Teens – membangun lingkungan digital yang aman dan sehat untuk remaja.
  • Explore Gemini – menggali potensi AI Gemini untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas konten edukasi.

Danny Ardianto, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah YouTube untuk Asia Tenggara dan Asia Frontier, mengatakan, YouTube adalah tempat di mana dunia datang untuk belajar dalam setiap tahap kehidupan, dari matematika tingkat lanjut hingga olahraga di rumah.

"Kami membantu mewujudkan pembelajaran yang lebih merata dengan memastikan bahwa setiap orang, di mana pun mereka berada, dapat mengakses pengetahuan," ujarnya, di Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Dia menambahkan, pengetahuan ini diperuntukan bagi semua orang dimanapun mereka berada, baik itu pendidikan tambahan, pengembangan profesional, maupun keterampilan sehari-hari.

"Kami telah berinvestasi dalam edukasi di YouTube sejak lama," kata Danny Ardianto.

Dia mencontohkan, seperti YouTube Learning Hub yang merupakan satu tujuan di YouTube untuk konten pembelajaran tambahan dan berbasis minat, hingga inisiatif.

Ditambahkannya, mulai dari Akademi Edukreator untuk menginspirasi pengalaman belajar yang menyenangkan, personal, inklusif, dan interaktif, di mana saja dan kapan saja.

Sejak tahun 2020, Akademi Edukreator telah memberdayakan lebih dari 3.200 anak muda, guru, dan profesional di 34 provinsi untuk menjadi kreator pendidikan yang berdampak.

"Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan komunitas lokal dalam mendukung ekosistem konten pembelajaran berkualitas tinggi yang mempersiapkan generasi masa depan Indonesia," ucap Danny Ardianto.

Sementara itu, Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, menambahkan, peran teknologi seperti YouTube sangat membantu dalam mendistribusikan konten pembelajaran yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terutama di daerah yang sulit dijangkau secara geografis.

"Pendidikan tidak hanya harus hadir di sekolah formal, tetapi juga melalui berbagai media digital yang menyediakan konten edukatif, menarik, dan bermanfaat," ujarnya.

Oleh karena itu, dia menambahkan, sangat penting untuk menciptakan konten yang positif dan membangun, serta mendorong penguasaan teknologi digital yang disertai etika dan tanggung jawab.

Teknologi memungkinkan anak-anak belajar kapan saja dan di mana saja, bahkan di tengah ladang sekalipun, sehingga mendukung cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Semoga kerja sama ini terus terjalin kedepannya sehingga bisa membangun pendidikan Indonesia menjadi lebih bermutu lagi" harap Abdul Mu’ti.

Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran, guru dibekali alat bantu ajar digital dan platform Ruang Murid untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik.

Program ini juga memperkenalkan koding dan Kecerdasan Buatan (AI) sejak dini untuk membekali generasi masa depan dengan literasi digital yang kuat.

Serta menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) guna meningkatkan pemahaman dan kemampuan berpikir kritis siswa.

Untuk memperkuat ekosistem tersebut, kehadiran Akademi Edukreator diharapkan menjadi ruang belajar dan ruang berkreasi para guru, siswa, serta kreator edukasi yang akan berkontribusi pada peningkatan literasi dan numerasi.

Lebih dari itu, Akademi Edukreator juga dapat menjadi wadah untuk menginspirasi, mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mendorong kolaborasi di antara komunitas edukasi.

Pendaftaran untuk Akademi Edukreator 2025 telah dibuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peralatan Rumah Tangga Terbaru Samsung Makin Pintar dengan AI dan Ekosistem SmartThings

Peralatan Rumah Tangga Terbaru Samsung Makin Pintar dengan AI dan Ekosistem SmartThings

Tekno | Jum'at, 02 Mei 2025 | 07:24 WIB

Aplikasi Meta AI Sudah Tersedia di Indonesia, Pesaing ChatGPT dan Google Gemini

Aplikasi Meta AI Sudah Tersedia di Indonesia, Pesaing ChatGPT dan Google Gemini

Tekno | Kamis, 01 Mei 2025 | 18:55 WIB

Peneliti Indonesia Gunakan AI untuk Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan

Peneliti Indonesia Gunakan AI untuk Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan

Tekno | Kamis, 01 Mei 2025 | 18:08 WIB

Penampakan UI Android 16 Beredar, Tampilan Ikon Lebih Modern

Penampakan UI Android 16 Beredar, Tampilan Ikon Lebih Modern

Tekno | Kamis, 01 Mei 2025 | 17:59 WIB

Indosat Jadi Operator Ketiga di Dunia Terapkan Teknologi AI Canggih

Indosat Jadi Operator Ketiga di Dunia Terapkan Teknologi AI Canggih

Tekno | Kamis, 01 Mei 2025 | 08:40 WIB

Perkuat Pasar Elektronik, TCL Integrasikan Deretan Perlengkapan Elektronik dengan Teknologi AI

Perkuat Pasar Elektronik, TCL Integrasikan Deretan Perlengkapan Elektronik dengan Teknologi AI

Tekno | Rabu, 30 April 2025 | 20:00 WIB

Terkini

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:18 WIB

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:09 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:06 WIB

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:59 WIB

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:58 WIB

×