16 Miliar Data Bocor Begini Kata Pakar Keamanan Siber

Dythia Novianty

Senin, 30 Juni 2025 | 07:46 WIB
16 Miliar Data Bocor Begini Kata Pakar Keamanan Siber
Ilustrasi Data Pribadi. [Unsplash]

Suara.com - Beberapa waktu lalu beredar kabar lebih dari 16 miliar data yang mencakup informasi password, bocor dan tersebar luas di dunia maya.

Kaspersky salah satu pakar keamanan siber membeberkan faktanya.

Telemetri Kaspersky menunjukkan peningkatan 21 persen dalam deteksi serangan infostealers secara global dari tahun 2023 hingga 2024.

Malware infostealer telah menjadi salah satu ancaman dunia maya yang paling meluas, menargetkan jutaan perangkat di seluruh dunia dan membahayakan data pribadi dan perusahaan yang sensitif.

Program berbahaya ini dirancang untuk mengekstrak kredensial, cookie, dan informasi berharga lainnya, yang kemudian dikumpulkan menjadi file log dan diedarkan di dark web.

“16 miliar data merupakan angka yang hampir dua kali lipat populasi Bumi, dan sulit dipercaya bahwa sejumlah besar informasi tersebut dapat terekspos," kata Alexandra Fedosimova, Analis Digital Footprint di Kaspersky, melalui keterangan resminya pada Senin 30 Juni 2025.

Menurutnya, "kebocoran" ini merujuk pada kompilasi 30 pelanggaran data pengguna dari berbagai sumber.

"Kumpulan data ("log") ini terutama diperoleh oleh penjahat dunia maya melalui infostealer, yang merupakan aplikasi berbahaya yang mencuri informasi, dan insiden semacam itu terjadi setiap hari," tambah dia.

Alexandra Fedosimova melihat, peneliti Cybernews mengumpulkan data ini selama enam bulan sejak awal tahun. Kumpulan data mereka kemungkinan berisi duplikat karena penggunaan kata sandi yang berulang di antara pengguna.

baca juga

"Oleh karena itu, meskipun tidak ada basis data yang mereka temukan yang telah dilaporkan sebelumnya, ini tidak berarti kredensial ini sebelumnya tidak pernah bocor dari layanan lain atau dikumpulkan oleh infostealer lain," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa hal ini secara signifikan mengurangi potensi jumlah data pengguna yang unik dan baru dalam koleksi ini, meskipun menentukan perkiraan dan angka yang tepat sulit dilakukan tanpa analisis terperinci.

“Riset Cybernews berbicara tentang agregasi beberapa kebocoran data dalam jangka waktu Panjang, yang dimulai sejak awal tahun. Ini merupakan cerminan dari ekonomi kejahatan siber yang berkembang pesat yang telah mengindustrialisasi pencurian kredensial," terang Alexandra Fedosimova.

Menurutnya, apa yang kita lihat adalah bagian dari pasar kejahatan dunia maya yang mapan, tempat kredensial dipanen melalui infostealer, kampanye phishing, dan malware lainnya, kemudian dikumpulkan, diperkaya, dan dijual Kembali, bahkan berkali-kali.

"Apa yang disebut ‘daftar kombo’ ini terus diperbarui, dikemas ulang, dan dimonetisasi oleh berbagai pelaku di dark web, dan sekarang semakin banyak tersedia di platform yang dapat diakses publik,” ucap Dmitry Galov, Kepala Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT) untuk Rusia dan CIS.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan dalam kasus ini bukanlah fakta adanya pelanggaran berskala besar – atau beberapa pelanggaran – itu sendiri, tetapi Cybernews mengklaim bahwa kumpulan data tersebut untuk sementara waktu diekspos ke publik melalui saluran yang tidak aman, sehingga dapat diakses oleh siapa saja yang menemukannya.

“Berita ini menjadi pengingat yang baik untuk fokus pada kebersihan digital dan melakukan audit pada semua akun digital Anda. Perbarui kata sandi Anda secara berkala dan aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) jika belum diaktifkan," pesan Anna Larkina, Pakar Analisis Konten Web di Kaspersky.

Ilustrasi Hacker. (Unplash)
Ilustrasi Hacker. (Unplash)

Dia menambahkan, jka penyerang telah memperoleh akses ke akun Anda, segera hubungi dukungan teknis untuk mendapatkan kembali kendali dan meninjau data lain apa yang mungkin telah terekspos.

"Gunakan pengelola kata sandi andal, seperti Kaspersky Password Manager, untuk menyimpan kredensial Anda dengan aman,” tambahnya.

“Pengguna juga harus tetap waspada terhadap penipuan rekayasa sosial, karena penipu dapat menggunakan detail yang bocor dalam berbagai aktivitas," pungkasnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Korupsi PDNS, Komdigi Pastikan Proyek Pusat Data Nasional Jalan Terus

Ada Korupsi PDNS, Komdigi Pastikan Proyek Pusat Data Nasional Jalan Terus

Tekno | Senin, 02 Juni 2025 | 19:17 WIB

Microsoft Resmikan Cloud Region Pertama di Indonesia, Buka 106 Ribu Peluang Tenaga Kerja

Microsoft Resmikan Cloud Region Pertama di Indonesia, Buka 106 Ribu Peluang Tenaga Kerja

Tekno | Selasa, 27 Mei 2025 | 18:06 WIB

Eks Dirjen Kominfo Tersangka Korupsi, Meutya Hafid Bungkam Ditanya Kelanjutan PDN

Eks Dirjen Kominfo Tersangka Korupsi, Meutya Hafid Bungkam Ditanya Kelanjutan PDN

Tekno | Selasa, 27 Mei 2025 | 12:19 WIB

Google Perluas Kapasitas Pusat Data AI Indonesia, Berpeluang Hasilkan Rp 1.400 Triliun

Google Perluas Kapasitas Pusat Data AI Indonesia, Berpeluang Hasilkan Rp 1.400 Triliun

Tekno | Kamis, 22 Mei 2025 | 20:44 WIB

COMPUTEX 2025: Foxconn dan NVIDIA Bangun Pusat AI Raksasa 100 MW

COMPUTEX 2025: Foxconn dan NVIDIA Bangun Pusat AI Raksasa 100 MW

Tekno | Selasa, 20 Mei 2025 | 21:10 WIB

Serangan Siber Memanfaatkan Nama Merek Populer Segmen Keluarga Meningkat 38 Persen dalam Setahun

Serangan Siber Memanfaatkan Nama Merek Populer Segmen Keluarga Meningkat 38 Persen dalam Setahun

Tekno | Sabtu, 17 Mei 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Bejat! Ayah di Probolinggo Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Nyaris Diamuk Warga

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Belum Turun Kelas, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal Indonesia di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:57 WIB

×