Kontroversi Penangkapan Direktur Lokataru: Represi HAM atau Penegakan Hukum?

M Nurhadi

Selasa, 02 September 2025 | 20:21 WIB
Kontroversi Penangkapan Direktur Lokataru: Represi HAM atau Penegakan Hukum?
Lokataru Foundation
Baca 10 detik
  • Lokataru Foundation merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada HAM
  • Delpedro ditangkap polisi yang mengaku dari Polda Metro Jaya
  • Lokataru Foundation membidangi tiga aspek utama dalam kerja-kerja hak asasi manusia

Suara.com - Direktur Lokataru, Delpedro Marhaen, telah ditetapkan menjadi tersangka usai dituding menjadi provokator dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jaarta.

Apa itu Lokataru Foundation, yayasan yang fokus menangani isu-isu hak asasi manusia, juga menjadi sorotan. Delpedro ditangkap atas tuduhan memobilisasi massa di bawah umur dalam demonstrasi di Jakarta. 

Awalnya, Delpedro ditangkap polisi yang mengaku dari Polda Metro Jaya pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 22.45 WIB.

Lokataru Foundation, mengecam keras penangkapan terhadap pemimpin dari organisasi sipil itu. Mereka menilai menjemputan paksa ini sebagai tindakan represif yang mencederai prinsip demokrasi dan HAM.

Pihak Lokataru mengungkapkan, Delpedro Marhaen adalah warga negara yang memiliki hak konstitusional untuk bersuara, berkumpul dan menyampaikan pendapat secara damai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan Delpedro dituding mengerahkan massa yang merupakan anak di bawah umur untuk ikut dalam aksi demonstrasi.

“Penyidik tentunya sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka,” kata Ade Ary, di Polda Metro Jaya, Selasa (2/9/2025).

Saat ini, kata Ade Ary, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap Delpedro guna menggali keterangan. Adapun, Delpedro telah menyandang status tersangka sejak tanggal 25 Agustus lalu.

Kekinian petugas masih melakukan pendalaman. Sementara untuk hasil pemeriksaan bakal disampaikan dalam waktu dekat.

baca juga

“Waktu ada kegiatan yang pertama yaitu penyelidikan dilakukan ada fakta-fakta, ada bukti-bukti yang didalami terkait peristiwa ini akhirnya langkah-langkahnya pendalaman penyelidikan kemudian penyidikan dan penetapan tersangka,” jelasnya.

Profil Lokataru Foundation

Melansir laman resminya, Lokataru Foundation merupakan organisasi nirlaba yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Didirikan pada bulan Mei 2017 atas prakarsa beberapa aktivis hak asasi manusia yang telah lama bekerja di bidang tersebut.

Saat ini Lokataru Foundation berkantor di Jalan Pacuan Kuda Raya Nomor 6, Pulomas Barat, RT 012 RW 011, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. 

Berdirinya Lokataru Foundation ditujukan untuk memberikan kontribusi dalam setiap situasi pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia sebagai tanggung jawab negara.

Di usia yang menjelang satu dekade, Lokataru Foundation telah berjejaring dengan banyak elemen masyarakat sipil. 

Lokataru Foundation membidangi tiga aspek utama dalam kerja-kerja hak asasi manusia, yakni riset, advokasi, dan pengembangan kapasitas. Lokataru menilai ketiga aspek ini saling berkelindan dalam upaya-upaya memperjuangkan HAM.

Lokataru Foundation tidak pernah bosan melakukan riset atau penelitian yang berkenaan dengan kepentingan publik atau masyarakat yang termarjinalkan.

Bersama pengalaman lembaga maupun pekerja, lembaga akan terus melakukan riset. Tentunya membawa isu yang dirasa penting dan berdampak pada masyarakat, serta metodologi yang sesuai dengan kebutuhan dan keadaan.

Kendati begitu, Lokataru merasa tidak cukup apabila hanya sekadar melakukan riset, tanpa dibuka kepada khalayak umum. Karena itu, segala temuan dan pengetahuan yang tertera pada riset akan disebarluaskan untuk khalayak umum.

Lebih dari itu, yayasan juga akan melakukan komunikasi, baik formal maupun non-formal terhadap pembuat, pelaksana, serta pengawas di sektor publik atau privat. Kerja seperti ini bertujuan sebagai variasi advokasi dan mendorong kepentingan publik secara langsung.

Lokataru Foundation sadar, jika kerja-kerja publik dilakukan sendirian hanya memiliki probabilitas keberhasilan yang kecil. Dengan demikian, Lokataru menginginkan ketersediaan wadah pengembangan kapasitas bersama.

Salah satunya lewat program Lokademia yang akan dijadikan sebagai wadah pembelajaran alternatif bagi masyarakat sipil. Program mengangkat materi yang berkaitan dengan kerja-kerja publik dan tersaji di media komunikasi resmi organisasi.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara: Delpedro Marhaen Dikambinghitamkan, Seharusnya Polisi Introspeksi Usai Renggut Nyawa

Pengacara: Delpedro Marhaen Dikambinghitamkan, Seharusnya Polisi Introspeksi Usai Renggut Nyawa

News | Selasa, 02 September 2025 | 19:54 WIB

Rekam Jejak Delpedro Marhaen: Aktivis HAM yang Ditangkap Paksa Polisi dan Dituduh Provokator

Rekam Jejak Delpedro Marhaen: Aktivis HAM yang Ditangkap Paksa Polisi dan Dituduh Provokator

Lifestyle | Selasa, 02 September 2025 | 19:37 WIB

Tak Cuma Delpedro, Polisi Juga Ciduk Staf Lokataru Mujafar di Kantin Polda!

Tak Cuma Delpedro, Polisi Juga Ciduk Staf Lokataru Mujafar di Kantin Polda!

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:52 WIB

Kasus Kilat Delpedro Marhaen, Staf Lokataru Mujafar Ikut Dicokok di Kantin Polda Metro Jaya

Kasus Kilat Delpedro Marhaen, Staf Lokataru Mujafar Ikut Dicokok di Kantin Polda Metro Jaya

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:42 WIB

Direktur Lokataru Jadi Tersangka Provokator Demo, Dituding Mobilisasi Anak di Bawah Umur

Direktur Lokataru Jadi Tersangka Provokator Demo, Dituding Mobilisasi Anak di Bawah Umur

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:11 WIB

Jejak Lokataru Foundation: Organisasi HAM, Direkturnya Ditangkap Paksa Polisi

Jejak Lokataru Foundation: Organisasi HAM, Direkturnya Ditangkap Paksa Polisi

News | Selasa, 02 September 2025 | 17:49 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×