Viral Diduga Sniper Intel Disorot Biled dan Diteriaki Pembunuh oleh Massa

M Nurhadi

Rabu, 03 September 2025 | 16:36 WIB
Viral Diduga Sniper Intel Disorot Biled dan Diteriaki Pembunuh oleh Massa
ARSIP sebagai ilustrasi-Pengunjuk rasa menyaksikan gedung DPRD Makassar yang telah dibakar di Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Hasrul Said/rwa]
Baca 10 detik
  • Video yang menunjukkan orang diduga sniper intel viral
  • Terdapat dugaan bahwa intel menyusup dalam demonstrasi
  • ICJR menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh aparat tetap merujuk pada aturan penggunaan kekuatan

Suara.com - Di tengah situasi mencekam akibat demonstrasi dan kesewenang-wenangan aparat dalam menggunakan senjata, viral di media sosial sebuah video diduga sniper intel yang disorot biled dan diteriaki pembunuh oleh massa.

Video tersebut direkam pada malam hari. Lokasinya, diduga tak jauh dari Kwitang, tempat massa berkumpul untuk mendatangi Mako Brimob dampak dari tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Massa yang melihat orang diduga sniper intel di kejauhan karena disorot biled langsung berteriak dengan sebutan pembunuh. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi apakah mereka benar-benar berasal dari badan intelijen.

Benarkah Ada Keterlibatan Intel dalam Demonstrasi?

Ada dugaan keterlibatan intel dalam sejumlah demonstrasi di Indonesia. Pada 25 Agustus lalu, demonstrasi di depan Gedung DPR RI menolak kenaikan tunjangan bagi anggota dewan juga disusupi intel.

Dugaan adanya intel bermula ketika media sosial dihebohkan dengan sebuah video viral yang menampilkan seorang pria berbusana kasual diduga merupakan aparat intelijen, bernasib sial saat sedang bertugas mengawasi jalannya aksi unjuk rasa.

Pria tersebut terekam kamera terkena lemparan ban mobil bekas dari arah kerumunan massa pengunjuk rasa.

Momen tersebut sontak menjadi perbincangan hangat warganet karena ekspresi dan reaksi tak terduga dari pria itu.

Meski lokasi dan waktu pasti dari video tersebut belum terkonfirmasi secara resmi, banyak warganet yang mengaitkannya dengan aksi unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.

baca juga

Seorang pria tampak fokus mengamati pergerakan massa yang berada di luar pagar. Situasi terlihat cukup tegang, dengan massa yang sesekali meneriakkan yel-yel protes.

Namun, fokus pria tersebut tampaknya buyar. Ia terlihat seperti sedang melamun atau bengong, menatap ke satu arah tanpa memperhatikan sekelilingnya.

Pada saat yang bersamaan, dari arah kerumunan massa, sebuah ban mobil bekas melayang ke udara, mengarah tepat kepadanya.

Tanpa disadari olehnya, ban tersebut mendarat telak mengenai tubuh bagian atas dan kepalanya. Sontak, pria yang diduga intel itu terkejut dan sempat terhuyung ke belakang.

Ia menunjukkan ekspresi kaget bercampur marah, seolah ingin meluapkan emosinya kepada massa. Namun, sebelum ia sempat bereaksi lebih jauh, seorang anggota polisi berseragam yang berada di dekatnya dengan sigap menahan dan berusaha menenangkannya.

Dugaan keterlibatan intel juga terjadi pada unjuk rasa tolak RUU TNI Maret 2025. Seseorang yang diduga intel ketahuan menjadi penyusup dalam aksi demonstrasi tersebut.

Institute for Criminal Justice Reform atau ICJR menanggapi viralnya video pria yang diduga intel sedang menodongkan pistol usai dikeroyok massa aksi.

Peneliti ICJR Maidina Rahmawati menilai, seharusnya intel tidak dibekali senjata. Bahkan, dia menegaskan bahwa tidak ada aturan khusus soal boleh tidaknya intel membawa senjata saat bertugas.

Selama ini, kehadiran intel di lapangan untuk membuat laporan intelijen. Dengan begitu, Maidina menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh aparat tetap merujuk pada aturan penggunaan kekuatan.

"Harusnya cuma boleh untuk ada ancaman," kata Maidina kepada wartawan.

Maidina juga menjelaskan bahwa intel yang ditugaskan di kerumunan demonstran seharusnya tak dibekali senjata. Pasalnya, aparat keamanan yang berseragam resmi juga ada untuk bertugas di sana dengan senjata lengkap.

"Harusnya fungsi dia sebagai intel enggak bisa dibekali senjata. Dan dia kan sedang intel aksi, di saat ada penjagaan polisi juga yang sudah bawa senjata," ujar Maidinia.

Terpisah, anggota Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas, Mohammad Choirul Anam meminta jajaran kepolisian dan massa aksi untuk terus menahan diri agar demonstrasi bisa berlangsung secara damai.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GMNI Geruduk DPR: Indonesia Emas Omong Kosong Jika Guru Lapar dan Sekolah Roboh

GMNI Geruduk DPR: Indonesia Emas Omong Kosong Jika Guru Lapar dan Sekolah Roboh

News | Rabu, 03 September 2025 | 16:09 WIB

Daftar Kontak Darurat Warga Jaga Warga Se-Indonesia, Ciptakan Demo Aman

Daftar Kontak Darurat Warga Jaga Warga Se-Indonesia, Ciptakan Demo Aman

News | Rabu, 03 September 2025 | 15:50 WIB

"Ayah Kapan Pulang?": Dua Anak Kecil Menanti Budi, Korban Kebakaran DPRD Makassar

"Ayah Kapan Pulang?": Dua Anak Kecil Menanti Budi, Korban Kebakaran DPRD Makassar

News | Rabu, 03 September 2025 | 15:35 WIB

Dasco Utus Andre Rosiade Cs Hadapi Gelombang Demo Baru di Senayan

Dasco Utus Andre Rosiade Cs Hadapi Gelombang Demo Baru di Senayan

News | Rabu, 03 September 2025 | 15:12 WIB

Ferry Irwandi Lulusan Mana? Berani Spill Dalang Kerusuhan Demo di Acara TV

Ferry Irwandi Lulusan Mana? Berani Spill Dalang Kerusuhan Demo di Acara TV

Lifestyle | Rabu, 03 September 2025 | 15:11 WIB

RUU Perampasan Aset Kapan Disahkan? Ini Janji Prabowo Subianto

RUU Perampasan Aset Kapan Disahkan? Ini Janji Prabowo Subianto

News | Rabu, 03 September 2025 | 15:02 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×