Apa Itu Digital Hoarding dan Bagaimana Ciri-cirinya?

Agung Pratnyawan

Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:32 WIB
Apa Itu Digital Hoarding dan Bagaimana Ciri-cirinya?
Apa Itu Digital Hoarding - Ilustrasi pengguna laptop. [Freepik]

Suara.com - Belakangan muncul istilah digital hoarding sebagai salah satu "penyakit mental" yang harus diberikan perhatian lebih. Namun, apa sebenarnya digital hoarding dan bagaimana ciri-cirinya?

Jika Anda memiliki ratusan bahkan ribuan inbox email yang tidak dihapus, puluhan aplikasi yang tidak digunakan di HP, atau file yang sayang untuk Anda bersihkan, mungkin Anda adalah Digital Hoarder.

Apa Itu Digital Hoarding?

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Digital Hoarding artinya penimbun data atau penimbun digital.

Penimbunan digital, juga dikenal sebagai penimbunan data, adalah keengganan untuk membuang data digital yang tidak lagi bernilai bagi kita.

Hal ini mungkin terjadi karena data tersebut tidak terpakai atau bahkan tidak dapat digunakan. Penimbunan digital juga terkadang disebut e-hoarding atau cyber hoarding.

Jadi ketika Anda merasa memiliki data penting, Anda akan sayang menghapusnya karena dianggap itu akan penting lagi di kemudian hari.

Alhasil, Anda memiliki banyak sekali data tak berguna di ponsel Anda yang tak mau Anda hapus.

Dengan kapasitas penyimpanan digital yang terus meningkat, kita mungkin merasa punya ruang untuk menyimpan konten digital dalam jumlah berlebihan.

Namun, dengan begitu, kita berisiko mengembangkan keterikatan yang tidak sehat terhadapnya.

Ilustrasi Data di Internet (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Data di Internet (Pexels/Pixabay)

Apakah Saya Termasuk Digital Hoarder?

Jawabannya mungkin saja jika Anda memiliki ratusan file, inbox email, atau data-data yang Anda simpan lebih dari setahun di perangkat Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa barang-barang fisik yang tidak terpakai berdampak buruk pada produktivitas dan kesejahteraan kita.

Namun, di dunia yang selalu daring saat ini, kita juga perlu mengkhawatirkan barang-barang digital yang tidak terpakai. 

Survei Simform menemukan bahwa rata-rata orang memiliki 40 aplikasi terpasang di ponsel mereka, tetapi mereka hanya menggunakan kurang dari setengahnya.

Studi lain menemukan bahwa tiga dari lima orang tidak pernah menghapus foto.

Efek Buruk Jadi Digital Hoarder

Seorang Digital Hoarding telah dikaitkan dengan kecemasan dan Dr. Emanuel Maidenberg, seorang profesor psikiatri di UCLA, menggambarkan penimbunan digital sebagai "versi baru dari tantangan psikologis lama."

Ini mirip dengan penimbunan fisik, penimbunan digital mungkin berbahaya.

Meskipun penelitian tentang efek penimbunan digital masih baru, sebuah makalah tahun 2018 menemukan bahwa penimbun digital mengalami peningkatan tingkat stres.

Gangguan penimbunan dianggap sebagai kondisi kesehatan mental dalam DSM-5, dan kini para peneliti mengamati bahwa konsekuensi negatif dari penimbunan digital mungkin serupa dengan penimbunan fisik.

Meskipun menyimpan terlalu banyak data di perangkat Anda berkaitan dengan hilangnya produktivitas dan penurunan kesejahteraan, hal itu juga meningkatkan risiko keamanan siber.

Semakin banyak data yang Anda simpan, semakin rentan Anda terhadap kehilangan data dan pencurian identitas.

Ciri-ciri Digital Hoarder

Ilustrasi Pengguna Laptop (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Pengguna Laptop (Pexels/Pixabay)

1. Sering Membiarkan Berkas Digital Menumpuk

Anda dengan mudah mengumpulkan berkas digital, meskipun tidak penting. 

Hal ini kemungkinan besar melibatkan kotak masuk yang penuh sesak dengan email yang tak terhitung jumlahnya.

Atau bisa juga dengan menumpuknya folder berisi foto-foto digital yang sebagian besar tidak tersentuh, atau menimbun berkas administratif yang tidak perlu, semua itu dirasionalisasi oleh kecilnya kemungkinan Anda akan membutuhkannya di masa mendatang.

2. Anda Enggan Menghapus Berkas yang Tidak Terpakai 

Setelah penimbun digital mengumpulkan banyak sekali berkas digital, mereka seringkali merasa sulit untuk menghapusnya, bahkan ketika berkas-berkas tersebut tidak terpakai dan tidak relevan di masa lalu, sekarang, atau masa depan.

Ada kesalahpahaman umum bahwa data digital ada secara tersembunyi, tersimpan di cloud tanpa menempati ruang fisik atau memerlukan energi untuk menyimpannya.

Meningkatkan pemahaman kita tentang apa itu pusat data dapat membantu mendorong para penimbun data digital agar lebih berhati-hati saat memutuskan data digital apa yang akan dikumpulkan dan disimpan.

3. Anda Merasa Terikat secara Emosional dengan Berkas

Penimbun digital cenderung merasa terikat secara emosional dengan berkas-berkas yang mereka simpan.

Hal ini sangat wajar jika mengacu pada foto liburan yang berkesan, skripsi akhir kuliah, atau video langkah pertama anak Anda.

5. Anda Menyimpan Berkas yang Sama di Berbagai Platform

Ciri lain yang membedakan seorang penimbun digital adalah kecenderungan mereka untuk menyimpan dan membagikan berkas digital secara berlebihan di berbagai perangkat dan platform.

Itulah penjelasan tentang Digital Hoarding lengkap dengan ciri-cirinya.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Synology Catatkan Pertumbuhan Data Melonjak 400 Persen, Hadirkan Solusi AI dan Keamanan Data Tangguh

Synology Catatkan Pertumbuhan Data Melonjak 400 Persen, Hadirkan Solusi AI dan Keamanan Data Tangguh

Tekno | Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:56 WIB

CSIRTradar: Platform Baru Amankan Indonesia dari Kebocoran Data di Dark Web

CSIRTradar: Platform Baru Amankan Indonesia dari Kebocoran Data di Dark Web

Tekno | Kamis, 09 Oktober 2025 | 23:30 WIB

Integrasi AI, Data, dan Aplikasi dalam Business Suite Terbaru untuk Percepat Transformasi Digital

Integrasi AI, Data, dan Aplikasi dalam Business Suite Terbaru untuk Percepat Transformasi Digital

Tekno | Kamis, 09 Oktober 2025 | 16:30 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:49 WIB

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:18 WIB

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:23 WIB

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:53 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:38 WIB

3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga

3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:40 WIB

5 HP Chipset Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Memori Luas dan Performa Stabil

5 HP Chipset Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Memori Luas dan Performa Stabil

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:16 WIB

Oppo Reno 16 Global Usung Snapdragon dan Aksesori Bubble, Bersiap ke Indonesia

Oppo Reno 16 Global Usung Snapdragon dan Aksesori Bubble, Bersiap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:13 WIB

Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream

Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:00 WIB