Anies Bahas Angka Pengangguran Terendah tapi Orang Susah Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:14 WIB
Anies Bahas Angka Pengangguran Terendah tapi Orang Susah Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Anies Baswedan saat ada di Koln, Jerman pada 25 Oktober 2025. (Instagram @aniesbaswedan)
baca 10 detik
  • Anies menilai data pengangguran rendah versi pemerintah tidak mencerminkan kenyataan sulitnya masyarakat mencari kerja.

  • Banyak pekerja hanya bekerja paruh waktu dengan penghasilan rendah.

  • Mayoritas pekerja masih informal, upah naik tipis, dan inflasi membuat daya beli masyarakat melemah.

Suara.com - Presiden RI Prabowo pernah mengungkap bila angka pengangguran di Indonesia saat ini terendah sejak krisis 1998. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyoroti pernyataan tersebut hingga viral di media sosial.

Menurut Anies, data yang diungkap oleh Prabowo perlu dikritisi.

Ia bahkan curiga bila data yang disuguhkan oleh bawahan Prabowo 'kurang lengkap' sehingga realita di masyarakat kemungkinan berbeda.

Anies menyoroti fenomena netizen yang mengadu 'susah cari kerja' hingga gelombang PHK.

Sebagai pengingat, Prabowo membeberkan angka pengangguran mencapai titik terendah di masa pemerintahannya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

"Kita bersyukur juga angka kemiskinan turun ke 8,47 persen. Ini saya diberitahu catatan oleh para pakar ini angka terendah sepanjang sejarah RI. Kita bersyukur dan terima kasih walaupun kita tidak boleh puas. Tingkat pengangguran terbuka juga turun ke angka 4,67 persen ini adalah terendah sejak krisis 1998," kata Prabowo dikutip dari Antara.

Melihat data yang diungkap oleh Prabowo, Anies menilai hal tersebut bagus, namun memiliki catatan khusus.

Anies menyoroti bila banyak dari masyarakat Indonesia yang bekerja, namun penghasilan mereka tidak layak. Itu karena mereka tergolong pekerja part time atau paruh waktu.

"Setahun sudah pemerintahan baru ini berjalan. Pak Presiden baru saja bilang bahwa angka pengangguran terendah sejak tahun 1998. Bagus dong kalau gitu. Tapi kenapa obrolan sehari-hari yang kedengarannya sebaliknya. Susah cari kerja, lowongan seret, PHK di mana-mana. Lah kok bisa?. Ya memang sebenarnya kita tidak bisa ya berhenti di satu angka saja. Di lapangan, ceritanya jauh lebih kompleks. Misalnya nih, kalau kita mau lihat data lebih dalam lagi. Satu, pengangguran absolut itu justru naik. Jadi persentasenya memang turun, tapi jumlah orang nambah, karena angkatan kerjanya membesar. Nah kita kejar-kejaran tuh di situ. Lalu kedua, kualitas kerjanya melemah. Maksudnya apa? Gini, pekerjaan yang sifatnya part time, jumlahnya nambah. Sementara yang full time, jumlahnya berkurang. Banyak yang dihitung itu. Disebut bukan sebagai pengangguran, tapi mereka itu kerja part time dengan jam kerja dan penghasilan yang amat tidak layak," ungkap Anies melalui X dikutip Selasa (28/10/2025).

baca juga

Lebih lanjut, Anies menjelaskan pekerja informal di Indonesia berada di angka 60-an persen. Selain itu, menurut Anies, inflasi di Indonesia tak sejalan dengan kenaikan gaji yang cukup tipis.

"Yang ketiga, mayoritas pekerja kita sekitar 60-an persen masih pekerja informal. Kalau informal itu apa? Upahnya cenderung rendah, tidak punya perlindungan sosial, dan tidak punya perlindungan hukum yang cukup. Terus keempat, pengangguran anak muda tetap paling tinggi. Anak muda itu paling semangat, tapi paling sulit masuk ke tempat kerja. Nah terakhir, rata-rata upah kita naiknya tipis. Presiden bilang inflasi kita 2,3 persen, itu terendah di antara negara-negara G20. Masalahnya, upah kita naiknya cuma 1,8 persen. Jadi ya masih kalah sama inflasi," tambah Anies.

Mantan Rektor Universitas Paramadina dan Capres di Pilpres 2024 tersebut mengungkap bahwa angka kenaikan gaji tipis membuat cicilan makin berat dan pasar sepi.

"Apalagi inflasi makanan malah justru lebih tinggi. Jadi pantas ya kalau banyak yang merasa apa yang ada di berita itu beda dengan apa yang ada di dompet. Di pasar sepi, cicilan makin berat, grup chat alumni isinya cari loker. Nah kita nggak usah takut lah lihat kenyataan dengan lengkap. Kalau data dibuka dengan jujur dengan lengkap maka publik juga bisa dukung langkah pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja formal yang fulltime, yang bermartabat. Kemudian melindungi pekerja informal biar bisa naik kelas dan menyerap anak-anak muda dengan ekosistem usaha yang adil," kata Anies Baswedan.

Postingan video Anies viral setelah ditonton 2,4 juta kali dan menuai ribuan retweet. Unggahan viral ini menuai beragam komentar dari netizen.

"1 pria jadi founder, 18.999.999 lainnya menunggu lapangan pekerjaan," tulis @ke**k**it_.

"Kalau dibuka data, aslinya sedang nyungsep, tapi dimanipulasi biar keliatan berhasil, negara mau gerakin ekonomi tapi dengan stimulus kredit, rakyat makin terperangkap, sementara hidup pejabat negara masih di-set sangat nyaman, negara nggak bener-bener peduli hanya sibuk dengan agenda politik selanjutnya," cuit @Pri**Pr**ma.

"Mau jadi OB aja susah banget pak di negeri ini, harus menguasai pengendalian angin dan air," kata @ta**b*l.

"Anies cuma omon-omon aja, tuh Jakarta juga masih banyak pengangguran," kritik @so**s**ijim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Avoidant? Istilah Viral di TikTok yang Ikut Dibahas Mahalini

Apa Itu Avoidant? Istilah Viral di TikTok yang Ikut Dibahas Mahalini

Lifestyle | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Geram Mobil Patwal Parkir di Jalur Disabilitas, Seruan Joko Anwar: Ayo Normalisasi Tegur Seperti Ini

Geram Mobil Patwal Parkir di Jalur Disabilitas, Seruan Joko Anwar: Ayo Normalisasi Tegur Seperti Ini

Entertainment | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:18 WIB

Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?

Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:56 WIB

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:49 WIB

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:47 WIB

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

×