Microsoft Dikecam Akibat Fitur Gaming Copilot yang Langgar Privasi

Agung Pratnyawan

Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:50 WIB
Microsoft Dikecam Akibat Fitur Gaming Copilot yang Langgar Privasi
Gaming Copilot [Microsoft]

Suara.com - Fitur terbaru Microsoft, Gaming Copilot, menuai kritik tajam dari komunitas gamer. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang seharusnya membantu pemain dengan memberikan tips dan panduan kontekstual saat bermain game ini justru dianggap mengintai aktivitas pengguna dan menyebabkan penurunan performa perangkat.

Mengutip dari Channel News (27/10/2025), fitur tersebut pertama kali diperkenalkan pada Xbox Game Bar di Windows 11 sebagai bagian dari langkah Microsoft memperluas integrasi AI dalam dunia gaming.

Namun, sejak peluncurannya pada Oktober 2025, forum-forum seperti ResetEra dan NeoGAF ramai membahas dugaan bahwa Gaming Copilot diam-diam mengambil tangkapan layar dan data permainan pengguna tanpa izin yang jelas.

Menurut kutipan Channel News (27/10/2025), kecurigaan muncul setelah seorang pengguna forum bernama RedbullCola membagikan tangkapan layar aktivitas jaringan yang mencurigakan saat Gaming Copilot diaktifkan.

Berdasarkan temuannya, fitur ini tampaknya memindai teks dalam game seperti misi atau notifikasi pencapaian menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR), kemudian mengirimkan data tersebut ke server Microsoft untuk dianalisis.

Lebih lanjut, ditemukan juga opsi bertuliskan “Model training on text” yang secara default diaktifkan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa data pemain digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan eksplisit pengguna.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius, terutama di kalangan pemain profesional dan penguji game yang bekerja di bawah kontrak Non-Disclosure Agreement (NDA), karena mereka tidak ingin data dari game yang belum dirilis terekspos.

Menanggapi kontroversi ini, Microsoft menyatakan bahwa pengguna bisa menonaktifkan fitur tersebut melalui menu Settings > Privacy di Xbox Game Bar. Namun, perusahaan belum menjelaskan secara rinci sejauh mana proses analisis dilakukan secara lokal di perangkat atau melalui server cloud mereka.

Dalam pernyataan resminya mengutip dari TechRadar (24/10/2025), juru bicara Microsoft menegaskan bahwa Gaming Copilot tidak menyimpan atau menggunakan tangkapan layar untuk melatih AI.

baca juga

“Ketika Anda menggunakan Gaming Copilot di Game Bar, sistem dapat mengambil tangkapan layar untuk memahami situasi dalam game dan memberikan respons yang relevan. Namun, gambar tersebut tidak digunakan untuk pelatihan model AI, dan fitur ini sepenuhnya opsional,” jelas perwakilan Microsoft.

Meski begitu, Microsoft mengakui bahwa percakapan teks dan suara antara pengguna dan Gaming Copilot bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas AI, meski tetap dapat dikontrol lewat pengaturan privasi.

Selain isu privasi, sejumlah pengguna juga mengeluhkan penurunan performa saat Gaming Copilot aktif.

Mengutip TechRadar (24/10/2025), dalam uji coba pada game Dead as Dusk dan Dead as Disco, beberapa pemain mencatat penurunan frame rate antara 4 hingga 9 FPS, terutama ketika fitur “model training” dinyalakan.

Masalah ini diperparah dengan fakta bahwa Gaming Copilot berjalan berdampingan dengan browser Microsoft Edge, yang memproses dan menampilkan data bantuan dalam waktu nyata.

Bagi PC kelas atas, dampaknya mungkin tidak terlalu terasa. Namun pada perangkat handheld gaming seperti ASUS ROG Ally, fitur ini menambah beban sistem Windows 11 yang sudah dikenal berat, sehingga memperburuk pengalaman bermain.

Seorang pengguna forum bahkan berkomentar, “AI seharusnya membantu saya bermain, bukan ikut menurunkan performa laptop saya.”

Seiring dengan viralnya isu ini, banyak gamer menuduh Microsoft terlalu terburu-buru meluncurkan fitur yang belum matang. Mereka khawatir integrasi AI di level sistem operasi seperti ini bisa menjadi celah privasi besar di masa depan.

Komentar paling tajam datang dari seorang anggota NeoGAF yang menulis,

“AI seharusnya tidak membutuhkan bantuan saya untuk berhenti mengintai.”

Beberapa bahkan menyarankan agar Microsoft mengubah sistem aktivasi Gaming Copilot menjadi “opt-in”, bukan “opt-out”, sehingga pengguna harus memberikan izin terlebih dahulu sebelum data mereka diproses.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi apakah Microsoft akan mempertimbangkan perubahan tersebut.

Fitur Gaming Copilot merupakan bagian dari rencana besar Microsoft untuk mengintegrasikan AI ke seluruh ekosistem gaming-nya, termasuk Xbox dan Windows.

Dalam visi perusahaan, AI diharapkan dapat membantu pemain menyelesaikan misi sulit, mengatur strategi, hingga memberikan rekomendasi build karakter yang optimal.

Sayangnya, masalah privasi dan performa membuat peluncurannya mendapat sambutan yang beragam. Beberapa pengguna memuji potensinya, sementara yang lain menyebut fitur ini sebagai “alat bantu yang justru menyulitkan.”

Microsoft juga belum memberikan informasi soal biaya atau ketersediaan regional fitur ini. Untuk saat ini, Gaming Copilot tersedia secara gratis sebagai bagian dari Windows 11 dan Xbox Game Bar, tanpa perlu berlangganan tambahan.

Kasus Gaming Copilot menjadi contoh nyata betapa rumitnya menyeimbangkan antara inovasi AI dan perlindungan privasi pengguna.

“Integrasi AI di tingkat sistem adalah langkah berani, tapi Microsoft perlu lebih transparan tentang bagaimana data dikumpulkan dan digunakan,” tulis analis teknologi Stephanie Liu dari Forrester.

Ia menambahkan bahwa Microsoft juga perlu memperhatikan efisiensi performa jika ingin AI seperti Gaming Copilot diterima luas oleh gamer, terutama mereka yang menggunakan perangkat menengah ke bawah.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembuat Final Fantasy 7 Rebirth Ungkap Karya Manusia Lebih Baik dari AI

Pembuat Final Fantasy 7 Rebirth Ungkap Karya Manusia Lebih Baik dari AI

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI

Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI

Tekno | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:27 WIB

Wikipedia Kehilangan Banyak Pembaca, AI Overview Disebut Sebagai Penyebabnya

Wikipedia Kehilangan Banyak Pembaca, AI Overview Disebut Sebagai Penyebabnya

Tekno | Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:06 WIB

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×