Dokumen Internal Bocorkan Meta Raup Untung Besar dari Iklan Penipuan

Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 12 November 2025 | 07:06 WIB
Dokumen Internal Bocorkan Meta Raup Untung Besar dari Iklan Penipuan
Ilustrasi Meta (NOYB)

Suara.com - Meta kembali menjadi sorotan setelah serangkaian dokumen internal perusahaan bocor dan menunjukkan bahwa raksasa media sosial tersebut selama bertahun-tahun mendapatkan pemasukan besar dari iklan yang terindikasi penipuan.

Dokumen yang ditinjau Reuters (6/11/2025) mengungkap bahwa Meta memperkirakan sekitar 10% pendapatan tahunannya pada 2024—setara USD 16 miliar—berasal dari iklan scam dan produk terlarang.

Temuan itu berasal dari kumpulan dokumen internal yang dibuat sejak 2021 hingga 2025, meliputi divisi finansial, lobi, hingga keamanan platform. Seluruhnya menampilkan bagaimana perusahaan menilai skala penyalahgunaan iklan di platform mereka, sekaligus mempertimbangkan dampaknya terhadap bisnis.

Salah satu dokumen pada Desember 2024 menyebutkan bahwa pengguna Facebook, Instagram, dan WhatsApp rata-rata melihat 15 miliar iklan berisiko tinggi setiap hari. Ini adalah kategori iklan yang menunjukkan tanda-tanda kuat bahwa kontennya mengarah ke penipuan.

Dari kategori itu saja, Meta diperkirakan mengantongi USD 7 miliar setahun. Sebagian besar iklan tersebut berasal dari pengiklan yang sudah diperingatkan sistem internal Meta, namun tidak langsung diblokir.

Meta disebut baru akan menindak akun pengiklan jika sistem otomatis menilai 95% pasti melakukan penipuan. Jika probabilitasnya di bawah itu, pengiklan hanya dikenai penalti berupa biaya iklan lebih tinggi, bukan pemblokiran.

Dokumen juga mengungkap bahwa pengguna yang pernah mengklik iklan scam cenderung mendapatkan lebih banyak iklan sejenis karena algoritma personalisasi Meta akan menganggap pengguna tertarik pada konten semacam itu.

Menanggapi laporan Reuters, juru bicara Meta, Andy Stone, mengatakan bahwa dokumen tersebut menampilkan “pandangan yang selektif” tentang pendekatan perusahaan dalam menangani iklan bermasalah. Ia menyebut estimasi pendapatan 10% dari iklan terlarang itu sebagai angka “kasar dan terlalu inklusif”.

Stone menyebut bahwa Meta telah berinvestasi besar dalam penanganan penipuan. Ia mengklaim bahwa dalam 18 bulan terakhir, laporan pengguna terkait iklan scam menurun 58%, dan lebih dari 134 juta konten scam sudah dihapus sepanjang 2025.

Meskipun demikian, dokumen lain menunjukkan bahwa Meta sendiri mengakui jika platform mereka berkaitan dengan sepertiga penipuan sukses di Amerika Serikat. Dalam perbandingan internal dengan kompetitor, Meta juga menyatakan bahwa menjalankan iklan penipuan lebih mudah di platform mereka dibanding Google.

Seiring meningkatnya sorotan publik, regulator di berbagai negara mulai menyiapkan tindakan tegas. Di Amerika Serikat, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dilaporkan tengah menyelidiki Meta atas penyebaran iklan finansial palsu. Sementara di Inggris, regulator lokal menemukan bahwa pada 2023, lebih dari 50% kerugian akibat penipuan pembayaran melibatkan produk Meta.

Dokumen Meta menunjukkan bahwa perusahaan memperkirakan denda dari regulator bisa mencapai USD 1 miliar. Namun angka itu disebut jauh lebih kecil dibanding pendapatan yang diperoleh dari iklan bermasalah.

Beberapa dokumen internal menggambarkan bagaimana tingginya skala penipuan di platform. Pada 2022, Meta menemukan jaringan akun palsu berjumlah ratusan ribu yang berpura-pura sebagai anggota militer AS di zona perang. Akun-akun itu mengirim jutaan pesan untuk menipu korban.

Penipuan seksual, pemerasan berbasis gambar (sextortion), hingga akun palsu yang meniru selebriti dan merek besar juga dilaporkan meningkat. Namun pada tahun yang sama, dokumen menyatakan bahwa Meta justru mengkategorikan penipuan iklan sebagai masalah dengan “tingkat keparahan rendah”.

Sistem penanganan laporan pengguna juga dipertanyakan. Pada 2023, Meta menerima sekitar 100.000 laporan valid tiap pekan terkait pesan scam, tetapi 96% di antaranya diabaikan atau salah ditolak. Target internal berikutnya adalah agar jumlah laporan valid yang diabaikan “hanya” 75%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKI Jadi Incaran Para Penipu Online, Dana Rp 7,1 Triliun Hilang

TKI Jadi Incaran Para Penipu Online, Dana Rp 7,1 Triliun Hilang

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 17:42 WIB

65 Persen Warga RI Terima Upaya Penipuan Tiap Minggu

65 Persen Warga RI Terima Upaya Penipuan Tiap Minggu

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 06:56 WIB

Tiga Bulan Diluncurkan, Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Blokir Lebih dari 200 Juta Panggilan

Tiga Bulan Diluncurkan, Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Blokir Lebih dari 200 Juta Panggilan

Tekno | Sabtu, 08 November 2025 | 13:24 WIB

Terkini

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:14 WIB

Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral

Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:44 WIB

iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?

iPhone Update iOS 26.5, Apa Saja Fitur Terbaru yang Bisa Kamu Nikmati?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:35 WIB

5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan

5 Tablet Midrange Snapdragon Paling Murah, Performa Andal untuk Kerja dan Hiburan

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:42 WIB

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Refresh Rate 144Hz dan Dolby Atmos

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:29 WIB

iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!

iQOO 15T Rilis Minggu Depan: HP Pertama dengan Chip MediaTek 'Edisi Monster', Spek Dewa!

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:25 WIB

Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini

Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:42 WIB

10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

10 HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang 2026, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:59 WIB

Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi

Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic

76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:01 WIB