Tiga model Xiaomi 17 series telah lolos P3DN Kemenperin dengan TKDN 37,54 persen, indikasi siap masuk Indonesia.
HP ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 (chipset terkencang) dengan skor AnTuTu mencapai 3,85 juta poin.
Xiaomi 17 versi standar memiliki spesifikasi gahar, seperti baterai 7.000 mAh dan triple kamera Leica 50 MP.
Suara.com - Xiaomi bersiap memasarkan HP flagship terbaru ke Indonesia dalam waktu dekat. Sebanyak 3 HP flagship Xiaomi baru-baru ini terlihat di laman P3DN Kemenperin.
Itu menyiratkan bila smartphone premium Xiaomi bersiap masuk ke pasar komersial Tanah Air.
Perangkat kelas atas ini membawa chipset terkencang Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Melalui beberapa pengujian, salah satunya oleh Nanoreview, skor AnTuTu Xiaomi 17 mencapai 3,6 juta hingga 3,85 juta poin.
Angka AnTuTu sebesar itu menjadi pesan kuat bila HP Xiaomi 17 menawarkan performa gahar.
Sebagai pengingat, Xiaomi 17 menjadi HP flagship pertama di dunia yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Xiaomi 17 diketahui debut lebih dulu di China pada September 2025. Cukup menarik, perusahaan tak langsung memasukkan Xiaomi 17 ke Indonesia.
Beberapa kompetitor padahal sudah memasarkan smartphone premium lain seperti Oppo Find X9 series, Vivo X300, dan iQOO 15.
Pantauan Suara.com, PT Xiaomi Technology Indonesia telah mendaftarkan beberapa nomor model sekaligus di P3DN Kemenperin yaitu 25113PN0EG, 2512BPNDAG, dan 25128PNA1G.
Itu merupakan nomor model pada Xiaomi 17 series.
Smartphone tersebut resmi mengantongi nilai TKDN sebesar 37,54 persen. Pantauan melalui laman Postel Komdigi, nomor model 25113PN0EG masih belum terlihat pada Desember 2025.
Xiaomi baru mendaftarkan Redmi Note 15 dan Redmi Note 15 Pro di laman e-Sertifikasi milik Komdigi.
Itu berarti kita masih perlu menunggu Xiaomi 17 lolos sertifikasi Postel sebelum masuk ke Indonesia. Berikut rincian fitur 3 HP flagship Xiaomi yang baru lolos sertifikasi di P3DN Kemenperin:
1. Xiaomi 17 (25113PN0EG)

Xiaomi 17 adalah flagship pertama yang menggunakan chipset mutakhir Snapdragon 8 Elite Gen 5 (fabrikasi 3 nm), melewatkan penamaan angka "16" sebelumnya.