- MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 7100 menjelang akhir 2025, kemungkinan besar akan digunakan oleh Infinix Note Edge di Indonesia.
- Dimensity 7100 memiliki CPU delapan inti (4x Cortex-A78 dan 4x Cortex-A55) serta GPU Mali-G610 untuk performa gaming.
- Chipset baru ini menawarkan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan pendahulunya, mendukung RAM LPDDR5, dan kamera hingga 200 MP.
Suara.com - MediaTek resmi mengenalkan Dimensity 7100 menjelang akhir tahun 2025. HP murah dengan Dimensity 7100 diprediksi bakal masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.
Smartphone yang dimaksud merupakan Infinix Note Edge. Sebagai informasi, nomor model X6887 atau Infinix Note Edge terdaftar di laman Postel Komdigi dan P3DN Kemenperin.
Paras Guglani di X menyebutkan bahwa X6887 pernah muncul di Google Play Console.
Note Edge memakai 'MT6858' yang diduga kuat sebagai MediaTek Dimensity 7100.
Dua ponsel dengan chipset anyar MediaTek mencakup Tecno Pova Curve 2 dan Infinix Note Edge.
Infinix Note Edge menghadirkan peningkatan signifikan yang melampaui seri Helio G100.

Chipset 5G berperforma tinggi didukung CPU Cortex-A78 dan GPU Mali G610 untuk pengalaman gaming yang mulus.
Selain desain ultra-tipis dengan layar lengkung 3D AMOLED 1.5K yang menawan, ponsel ini dibekali baterai jumbo 6.500 mAh serta jaminan pembaruan Android 16 hingga tiga tahun ke depan.
Fitur Dimensity 7100
Secara teknis, Dimensity 7100 hadir dengan konfigurasi CPU delapan inti yang sudah teruji, terdiri dari empat inti performa Cortex-A78 berkecepatan 2,4 GHz dan empat inti efisiensi Cortex-A55 dengan clockspeed 2,0 GHz.
Meskipun konfigurasinya familiar, MediaTek mengklaim pengguna akan merasakan peluncuran aplikasi yang lebih cepat dan multitasking yang lebih lancar.
Sektor grafis pun tak ketinggalan, ditenagai oleh GPU Arm Mali-G610 yang diklaim hingga 8 persen lebih cepat dari GPU pada Dimensity 7050, memastikan pengalaman bermain game lebih mulus.
Salah satu nilai jual utama dari Dimensity 7100 adalah efisiensinya. MediaTek menyatakan bahwa chipset ini "5 persen lebih hemat daya selama penggunaan aplikasi, hingga 16 persen lebih efisien selama pemutaran multimedia, dan hingga 23 persen lebih efisien di sisi modem."

Efisiensi ini dicapai berkat teknologi UltraSave 3.0+ pada modem 5G terintegrasi yang mampu menekan konsumsi baterai saat penggunaan jaringan 5G dalam waktu lama.
Dukungan perangkat keras modern juga menjadi sorotan. Chip ini kompatibel dengan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1 untuk kecepatan transfer data maksimal.