YouTube Ungkap Cara Baru Lindungi Keluarga dan Remaja di Dunia Digital

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 16 Januari 2026 | 14:32 WIB
YouTube Ungkap Cara Baru Lindungi Keluarga dan Remaja di Dunia Digital
Ilustrasi YouTube. (Pexels)
Baca 10 detik
  • YouTube berfokus melindungi remaja dengan kontrol terintegrasi, bukan menjauhkan mereka dari platform digital.
  • YouTube memperkenalkan kontrol baru bagi orang tua, termasuk batas waktu Shorts dan pengaturan istirahat/tidur.
  • Platform ini mengembangkan pedoman kualitas konten kolaboratif untuk memprioritaskan konten edukatif bagi audiens remaja.

Selain itu, orang tua yang mengelola akun terawasi juga dapat mengatur Waktu Tidur dan pengingat waktu Istirahat, melengkapi perlindungan kesehatan digital bawaan yang telah diterapkan YouTube untuk remaja.

Aturan YouTube untuk remaja. [Google Indonesia]
Aturan YouTube untuk remaja. [Google Indonesia]

Pedoman Baru untuk Konten Remaja Berkualitas

YouTube juga memperkenalkan prinsip dan panduan baru bagi kreator yang bertujuan mengarahkan remaja ke konten yang lebih menyenangkan, sesuai usia, berkualitas tinggi, dan memperkaya wawasan.

“Kami memperkenalkan prinsip-prinsip baru dan panduan kreator untuk membantu menghadirkan konten yang lebih berkualitas bagi penonton remaja,” ungkap Jennifer.

Pedoman ini dikembangkan bersama Youth Advisory Committee, Center for Scholars & Storytellers UCLA, serta didukung pakar global dari American Psychological Association, Digital Wellness Lab Boston Children’s Hospital, dan berbagai organisasi internasional lainnya.

Prinsip tersebut mengklasifikasikan konten mana yang dianggap berkualitas rendah dan mana yang bernilai tinggi bagi remaja. Ke depan, YouTube akan memanfaatkan panduan ini untuk mengedukasi komunitas kreator global.

“Kami akan menggunakan prinsip ini untuk membantu kreator memahami peran mereka dalam mendukung pengalaman remaja di YouTube,” tambahnya.

Tak hanya itu, prinsip ini juga menjadi dasar pengembangan sistem rekomendasi YouTube, yang akan lebih sering menampilkan konten edukatif berkualitas tinggi seperti dari Khan Academy, CrashCourse, dan TED-Ed kepada penonton remaja.

Pengalaman yang Tepat untuk Usia yang Tepat

Baca Juga: Infrastruktur Digital Terancam Tersendat, MASTEL Ingatkan Sinkronisasi Kebijakan PusatDaerah

Untuk memudahkan keluarga, YouTube memastikan remaja secara otomatis ditempatkan pada akun pengguna di bawah usia 18 tahun yang telah dilindungi. Dalam waktu dekat, YouTube juga akan menghadirkan pengalaman pendaftaran baru.

“Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan meluncurkan proses pendaftaran terbaru yang memungkinkan orang tua membuat akun anak baru dan beralih akun dengan mudah di aplikasi seluler, hanya dengan beberapa ketukan,” tutur Jennifer.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI