Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan

Ruth Meliana | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:45 WIB
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan
Momen Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace. (YouTube/ The White House)
  • Prabowo Subianto hadiri pertemuan Board of Peace bersama Donald Trump di Amerika.
  • Momen Prabowo memegang dokumen dari Donald Trump viral di media sosial.
  • Netizen menyoroti ekspresi dan gestur Prabowo saat menerima dokumen tersebut.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghadiri acara di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Sebuah momen saat Presiden AS Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace (BoP) viral menuai sorotan.

"Pak Presiden kelihatan hepi. Tapi saya yang malu pak. Masa presidenku digituin sih," tulis @TaliUdeng di X.

Postingan tersebut mengunggah ulang konten yang viral di Instagram sebelumnya.

Publik di X lantas menyoroti ekspresi Prabowo saat Donald Trump meminta orang nomor satu RI tersebut memegang dokumen.

Sebagai informasi, Prabowo menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat pada Kamis (19/02/2026).

Salah satu cuplikan saat penandatanganan dokumen lantas viral di media sosial.

Momen Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace. (YouTube/ The White House)
Momen Donald Trump meminta Prabowo memegangi dokumen Board of Peace. (YouTube/ The White House)

Momen itu berasal dari video yang diunggah oleh kanal YouTube resmi The White House berjudul "President Trump Participates in the Board of Peace Event (Presiden Trump Berpartisipasi dalam Acara Dewan Perdamaian)".

Perlu diketahui, Indonesia bergabung ke Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk mengawal transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi besar-besaran di Jalur Gaza pascakonflik.

Negara yang merupakan penyokong utama BoP adalah Amerika Serikat. AS awalnya mengundang 60 negara, namun sebagian di antaranya menolak serta belum memberikan keputusan.

Deretan negara yang bergabung mencakup Indonesia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, Kuwait, Maroko (Timur Tengah), Kazakhstan, Azerbaijan, dan Uzbekistan (Asia Tengah).

Setelah negara pendiri BoP bergabung, Israel memutuskan bergabung pada 11 Februari 2026.

Bergabungnya Indonesia ke BoP turut menuai kontroversi oleh sebagian kalangan mengingat tak ada Palestina di dalamnya.

Di akhir pertemuan perdana Board of Peace (BoP), Donald Trump nampak menandatangani dua dokumen.

Salah satu dokumen lantas diberikan ke Prabowo agar dibawa serta dipamerkan ke media.

Dokumen lain lantas dibawa oleh seorang wanita yang ada di samping Donald Trump. Saat diminta membawa dokumen, Prabowo nampak tersenyum tipis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI

Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:03 WIB

Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal

Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:41 WIB

Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini

Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:32 WIB

Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun

Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:09 WIB

Terkini

Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live

Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 06:50 WIB

Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia

Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 18:16 WIB

5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja

5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 18:03 WIB

Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera

Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 17:49 WIB

Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica

Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 16:57 WIB

5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat

5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 16:48 WIB

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 16:26 WIB

Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI

Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:49 WIB

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:36 WIB

NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara

NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:13 WIB