Suara.com - Kisah tragis meninggalnya Nizam Syafei (NS), bocah berusia 12 tahun asal Sukabumi, menyisakan duka mendalam sekaligus fakta memilukan dari sisi ibu kandungnya, Lisnawati.
Nizam menghembuskan napas terakhir di RSUD Jampang Kulon pada Kamis (19/2/2026), setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat oleh ibu tirinya, termasuk pengakuan memilukan dipaksa meminum air panas sebelum meninggal.
Melalui program Pagi-Pagi Seru di tvOne pada Senin (23/2/2026), Lisna akhirnya angkat bicara mengenai tabir gelap komunikasinya yang terputus selama bertahun-tahun.
Berikut adalah fakta hubungan ibu kandung dengan Nizam Syafei yang ternyata begitu pilu.
1. Komunikasi Diputus Sejak Usia 7 Tahun

Lisna mengungkapkan bahwa dirinya telah kehilangan kontak sama sekali dengan putranya sejak Nizam berusia tujuh tahun.
Ia mengaku akses komunikasinya ditutup rapat oleh mantan suaminya, Anwar Satibi (Awang).
Akibat putusnya hubungan ini, Lisna sama sekali tidak mengetahui bahwa putranya selama setahun terakhir hidup dalam bayang-bayang kekerasan domestik yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya.
2. Kebohongan Kejam Awang Sebut Lisna Sudah Meninggal

Hal yang paling menyakitkan bagi Lisna adalah upaya mantan suaminya untuk menghapus sosok ibu kandung dari ingatan Nizam.
Anwar disebut melarang keras Lisna menghubungi anaknya dengan kata-kata kasar.
Baca Juga: Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
Lebih kejam lagi, pihak ayah diduga mencekoki pikiran Nizam dengan informasi palsu bahwa ibu kandungnya telah meninggal dunia di luar negeri, agar sang anak berhenti mencari keberadaan sang ibu.
3. Upaya Pertemuan yang Selalu Dijegal

Lisna mengaku bukan tidak pernah berusaha untuk bertemu dengan sang anak.
Ia berkali-kali mencoba menghubungi dan mencari cara agar bisa berbicara dengan Nizam, namun selalu menemui jalan buntu.
"Bunda mah sudah dimatikan," demikian ucapan mantan suaminya yang ditirukan Lisna.
4. Penyesalan Mendalam dan Permohonan Maaf

Sambil berurai air mata, Lisna menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan yang luar biasa.
Ia mengaku sangat terpukul karena baru mengetahui penderitaan Nizam setelah sang putra tiada.
Lisna berujar bahwa jika saja ia tahu sejak setahun lalu mengenai penganiayaan tersebut, ia akan berjuang dengan cara apa pun untuk mengambil alih hak asuh Nizam dan melindunginya.
5. Ungkap Sering Ada KDRT di Rumah

Ibu kandung Nizam Syafei juga mengungkap fakta mengejutkan lainnya terkait dugaan ayah Nizam kerap melakukan KDRT.
Sehingga dengan situasi rumah tangga yang demikian membuat akses komunikasi serta pertemuan dengan anak jadi sulit dalam waktu lama.
Sementara itu, kasus kematian Nizam sudah naik ke tahap penyidikan, saksi-saksi diperiksa, sementara keluarga menunggu hasil otopsi untuk memperjelas penyebab kematian.
Sampai saat ini kasus meninggalnya Nizam terus menjadi sorotan dan perbincangan di kalangan netizen.
Kontributor : Safitri Yulikhah