TKDN Produk AS Dihapus: Menanti Google Pixel dan Turunnya Harga iPhone di Indonesia

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 25 Februari 2026 | 19:14 WIB
TKDN Produk AS Dihapus: Menanti Google Pixel dan Turunnya Harga iPhone di Indonesia
Google Pixel 10. (Google)
baca 10 detik
  • Perjanjian ART 2026 resmi menghapus syarat TKDN untuk produk asal Amerika Serikat.
  • Penghapusan TKDN membuka peluang besar Google Pixel masuk secara resmi ke Indonesia.
  • Harga iPhone diprediksi lebih murah karena hilangnya biaya investasi komponen dalam negeri.

Suara.com - Hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat mencapai babak baru sejak ditandatanganinya Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 19 Februari 2026. TKDN ponsel serta produk AS resmi dihapus sehingga Google Pixel berpeluang masuk ke Indonesia.

Tak hanya itu, peluncuran iPhone terbaru diharapkan bakal lebih cepat mengingat smartphone tidak perlu melewati sertifikasi TKDN seperti generasi pendahulu.

Sebagai informasi, pada aturan resmi, smartphone yang masuk ke Indonesia harus melewati P3DN Kemenperin (lolos TKDN) dan mengantongi sertifikat di Postel Komdigi.

Berkat penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) semua produk AS sekarang tak perlu 'pusing' memikirkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Biaya yang biasanya dialokasikan untuk memenuhi skema investasi TKDN bisa ditekan, yang berpotensi membuat harga jual resmi di Indonesia menjadi lebih bersaing.

Dengan kata lain, iPhone generasi anyar kemungkinan dapat lebih murah.

Agreement on Reciprocal Trade (ART) membahas mengenai hambatan non-tarif, terutama dalam Pasal 2.2.

Google Pixel 10a. (Google)
Google Pixel 10a. (Google)

"Indonesia shall exempt U.S. companies and U.S. goods from local content requirements. (Indonesia harus membebaskan perusahaan dan barang Amerika Serikat dari persyaratan kandungan lokal)," bunyi keterangan pada ART.

Kesepakatan dagang tersebut membuat TKDN khusus barang Amerika Serikat dihapuskan.

baca juga

Menanti Google Pixel dan Harga iPhone Lebih Murah

Perlu diketahui, penggemar gadget tak dapat menemukan Google Pixel di Indonesia karena smartphone tersebut terkendala aturan TKDN.

Dengan dihapusnya persyaratan TKDN, terdapat kemungkinan bila Google Pixel hadir ke Tanah Air.

Semua seri Google Pixel sendiri belum pernah dipasarkan resmi di sini. Namun, perusahaan sempat menjual lini Google Nexus di Indonesia (pendahulu Pixel) pada 2015.

Dua produk terakhir yang dijual adalah Nexus 5X dan Nexus 6P. Pada 2015, Google meluncurkan inisiatif Android One di Indonesia.

Google bekerja sama dengan brand lokal seperti Evercoss (One X), Mito (Impact), dan Nexian (Journey).

Meskipun bukan merek Pixel, ponsel ini sering disebut "ponsel Google" karena sistem operasinya yang bersih (stock Android).

iPhone 17 Pro (GSMArena)
iPhone 17 Pro (GSMArena)

Pemerhati teknologi sekaligus pengulas gawai, Herry SW, baru-baru ini buka suara terkait dihapusnya peraturan TKDN untuk produk Amerika Serikat.

Menurut Herry SW di postingan X, peraturan tersebut membuat iPhone lebih cepat masuk ke Indonesia dengan harga lebih miring. Namun, ia menyoroti bahwa iPhone 18 masih akan terdampak fenomena krisis RAM.

"Apakah berarti iPhone bisa masuk lebih cepat? Logikanya begitu, karena satu tahap sudah hilang ya, jadi nggak perlu ngurus sertifikat TKDN lagi tapi langsung ke Postel atau sekarang namanya DJID. Apakah harga iPhone akan turun? Iya, logikanya begitu karena ada satu komponen dalam perhitungan harga itu yang bisa dihilangkan yaitu TKDN. Selama ini Apple selalu pakai TKDN investasi ya, nilainya nggak bisa disebut kecil. Kemudian apakah berarti iPhone generasi berikutnya, iPhone 18 misalnya, akan lebih murah daripada harga perdana iPhone 17? Tidak begitu, karena nanti iPhone 18 itu kan sudah langsung terdampak terhadap kenaikan harga RAM maupun storage yang gila-gilaan. Tapi penurunan yang saya maksud gini, misal kalau masih harus kena TKDN katakan iPhone 18 varian terendah itu harganya (omong kosong ini) 15 juta. Karena sudah bebas TKDN, ada satu komponen dalam perhitungan harga itu bisa dihilangkan, mungkin menjadi lebih murah beberapa ratus ribu rupiah," kata Herry SW.

Konsultan gadget itu juga meyakini bahwa Google Pixel berpeluang masuk ke Indonesia untuk meramaikan pasar ponsel.

"Bagaimana dengan Google Pixel, apakah bisa masuk? Ya kalau mereka memang berminat masuk harusnya lebih mudah masuk, peluangnya lebih gede karena ya lagi-lagi bebas TKDN kan merek Amerika," ungkap Herry SW.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia

Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:15 WIB

Vivo Y05 Debut Global, HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Ini Bersiap ke Indonesia

Vivo Y05 Debut Global, HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Ini Bersiap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:03 WIB

Spek iPhone 18 Pro Max Bocor, Bawa Chipset A20 Pro dan Baterai 5.200 mAh

Spek iPhone 18 Pro Max Bocor, Bawa Chipset A20 Pro dan Baterai 5.200 mAh

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:28 WIB

Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun

Donald Trump Dihadapkan pada Tuntutan Pengembalian Dana Tarif Rp2.700 Triliun

Video | Rabu, 25 Februari 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:20 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:45 WIB

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

×