Epson: Teknologi Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:06 WIB
Epson: Teknologi Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara
(Dok: Epson Indonesia)

Suara.com - Epson, pemimpin global dalam teknologi pencetakan profesional, hari ini merilis whitepaper terbaru hasil kolaborasi dengan International Data Corporation (IDC) berjudul Digital Sublimation Printing: Driving Customer Value, Sustainability, and Growth.

Berdasarkan survei regional terhadap pemilik dan pengambil keputusan perusahaan cetak tekstil di Indonesia, Filipina, dan Thailand, laporan ini menegaskan peran penting teknologi digital dye-sublimation dalam mentransformasi industri cetak tekstil Asia Tenggara.

Seiring meningkatnya ekspektasi pelanggan, tekanan ekonomi, serta tuntutan keberlanjutan, pelaku industri semakin beralih ke solusi digital canggih untuk mempertahankan daya saing.

Permintaan Kustomisasi dan Keberlanjutan Terus Meningkat

Minat terhadap solusi tekstil yang dapat dikustomisasi dan ramah lingkungan di Asia Tenggara mendorong peningkatan signifikan pengiriman printer digital dye-sublimation di kawasan Asia Pasifik — dari kurang dari 1.500 unit pada 2017 menjadi lebih dari 3.000 unit yang diproyeksikan pada akhir 2025 menurut IDC.

Penyedia layanan cetak kini menghadapi permintaan tinggi akan daya tahan produk, kualitas cetak superior, serta waktu produksi yang lebih cepat. Sebanyak 44% responden menyebut efisiensi biaya untuk produksi skala kecil dan kustomisasi sebagai alasan utama mengadopsi teknologi ini. Digital dye-sublimation dipuji karena mampu menghasilkan warna cerah dengan berbagai desain berbeda, bahkan untuk produksi satuan.

Membuka Peluang Pertumbuhan Hingga 8 Kali Lipat

Laporan menunjukkan bahwa perusahaan yang berinvestasi pada digital dye-sublimation mencatat pertumbuhan pendapatan delapan kali lebih cepat dibandingkan yang hanya mengandalkan metode sablon konvensional.

Dalam periode 24 bulan, rata-rata pertumbuhan mencapai 8,4%, dibandingkan sedikit di atas 1% pada metode tradisional.

baca juga

Berbeda dengan sablon yang memerlukan jumlah cetak minimum besar, teknologi dye-sublimation memungkinkan produksi skala kecil dan sesuai permintaan (on-demand). Selain mencetak gulungan kain, penyedia kini dapat memproduksi aplikasi berukuran kecil seperti label dan tag tekstil.

Fleksibilitas ini memungkinkan pencetakan berbagai desain dalam satu batch tanpa mengorbankan efisiensi maupun biaya. Hasilnya, 60% penyedia layanan cetak berhasil memperluas segmen pelanggan ke penyelenggara acara, pemilik merek, hingga desainer kain.

Dorongan Tren Gaya Hidup Aktif

Meningkatnya aktivitas luar ruang seperti maraton dan hiking di Asia Tenggara turut mendorong permintaan apparel kustom untuk kebutuhan event.

Sebanyak 81% penyedia layanan cetak melayani pasar apparel dan sportswear yang berkembang pesat, terutama produk berbahan polyester yang ideal untuk teknologi dye-sublimation.

Selain itu, peluang baru juga muncul di segmen homeware (36%) dan footwear (33%).

Lebih dari separuh responden (52%) melaporkan peningkatan pengalaman pelanggan berkat waktu produksi yang lebih cepat dan kemampuan menghasilkan desain kustom kompleks — keunggulan yang sulit ditandingi metode sablon tradisional.

Komitmen Keberlanjutan Semakin Menguat

(Dok: Epson Indonesia)
(Dok: Epson Indonesia)

Seiring Asia Tenggara memperkuat posisinya sebagai pusat produksi tekstil global, laporan Epson menyoroti bagaimana teknologi digital dye-sublimation mendukung strategi keberlanjutan industri.
Tujuh dari sepuluh penyedia layanan cetak menyatakan keberlanjutan sebagai prioritas bisnis, bahkan ketika pelanggan belum menjadikannya sebagai syarat pembelian. Pada perusahaan yang sepenuhnya menggunakan teknologi digital dye-sublimation, angka ini meningkat menjadi 88%.
Namun, hanya sepertiga yang percaya pelanggan memiliki tingkat kepedulian yang sama — menunjukkan perlunya komunikasi dan edukasi yang lebih kuat antara penyedia teknologi, asosiasi industri, dan pelanggan.

Mengurangi Limbah dan Meningkatkan Keamanan Kerja

Selain mendorong pertumbuhan (49%) dan mengurangi dampak lingkungan (24%), praktik pencetakan berkelanjutan juga memberikan peningkatan operasional nyata.

Dibandingkan sablon tradisional yang membutuhkan air dalam jumlah besar dan tinta berbahan kimia keras, digital dye-sublimation secara inheren lebih ramah lingkungan.

Sebanyak 33% pengguna teknologi ini melaporkan peningkatan keselamatan kerja karena berkurangnya kontak langsung dengan tinta kimia serta minimnya paparan emisi berbahaya.
Kombinasi antara tanggung jawab lingkungan, efisiensi biaya, dan peningkatan kesehatan kerja menjadikan dye-sublimation sebagai teknologi transformatif bagi masa depan industri cetak Asia Tenggara.

“Meski terdapat momentum kuat menuju pencetakan berkelanjutan, riset ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ambisi penyedia layanan dan prioritas pelanggan,” ujar Lina Mariani, Head of Vertical Business Epson Indonesia.

“Hal ini membuka peluang bagi pemimpin teknologi seperti Epson untuk mengkomunikasikan secara lebih efektif manfaat bisnis, lingkungan, dan kesehatan dari praktik berkelanjutan.”

Ia menambahkan, “Digital dye-sublimation tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mengurangi konsumsi energi, membatasi paparan bahan kimia bagi pekerja, mengurangi limbah, serta membuka peluang pasar bernilai tinggi. Melalui kemitraan dan integrasi teknologi hemat energi, kami ingin memberdayakan industri cetak Asia Tenggara agar lebih kompetitif sekaligus berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.” ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:35 WIB

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:18 WIB

Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra

Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 05:06 WIB

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:45 WIB

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:56 WIB

Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

News | Senin, 02 Februari 2026 | 22:13 WIB

Terkini

Review Lanterns: Aksi Hal Jordan dan John Stewart Ungkap Misteri Kelam!

Review Lanterns: Aksi Hal Jordan dan John Stewart Ungkap Misteri Kelam!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame

Resahkan Penghuni Panti Asuhan Putri, Pelaku Teror Eksibisionis Diburu Polisi Sukarame

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Harga Pangan Nasional 15 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp155.850 per Kg

Harga Pangan Nasional 15 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp155.850 per Kg

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Alasan STNK Digital Tidak Bisa Dibuat Semua Pengendara

Alasan STNK Digital Tidak Bisa Dibuat Semua Pengendara

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka

Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka

Foto | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Detik-detik Mencekam Ibu Selamatkan Anak dari Gigitan Buaya di Way Semaka, Kaki Korban Robek 20 Cm

Detik-detik Mencekam Ibu Selamatkan Anak dari Gigitan Buaya di Way Semaka, Kaki Korban Robek 20 Cm

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Mengapa Sunscreen Sering Membuat Wajah Terasa Sumuk dan Makin Berminyak saat Cuaca Lembap?

Mengapa Sunscreen Sering Membuat Wajah Terasa Sumuk dan Makin Berminyak saat Cuaca Lembap?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Biar Nggak Abu-Abu, Ini 3 Shade BB Tint Wardah untuk Kulit Kuning Langsat

Biar Nggak Abu-Abu, Ini 3 Shade BB Tint Wardah untuk Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla

Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Fabio Calonego Tertarik Dinaturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia, Tapi..

Fabio Calonego Tertarik Dinaturalisasi Demi Bela Timnas Indonesia, Tapi..

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×