- Laptop Mugen Core i3 di E-Katalog pemerintah viral karena harga Rp14 Juta.
- Spesifikasi laptop tersebut dinilai terlalu rendah dibandingkan harga pasar yang normal.
- Publik membandingkan harga E-Katalog dengan marketplace yang jauh lebih murah.
Netizen auto salfok mengingat laptop tersebut dibanderol Rp28 juta. Padahal spesifikasi utamanya terhitung pas-pasan yaitu Intel Core i5-1135G7 dan RAM 8 GB. Fitur lain tergolong standar yaitu SSD 256 GB dan VGA Integrated 2 GB.
Menanggapi kejanggalan tersebut, netizen lantas mengadu ke Grok AI. Fitur kecerdasan buatan di X juga 'setuju' bila spek dan harga laptop memang tak masuk akal.
"Halo! Laptop Mugen ini bantuan pemerintah via program Laptop Merah Putih/digitalisasi sekolah untuk SMA/SMK & guru. Spek biasanya Intel i5, RAM 8GB, 256GB SSD + HDD 500GB eksternal, Win11 Pro. Harga pengadaan pemerintah ~Rp13-15jt, tapi spek mirip Asus VivoBook cuma Rp6-8jt di retail. Review teknisi di IG curiga HDD rekondisi (tanpa stiker), & harga pasar juga ikut mahal. Ini brand ODM (rebrand dari pabrik luar negeri) biar lolos TKDN tinggi buat tender pemerintah. Mugen Computer (Makassar) cuma retailer, bukan pabrik utama. Ada kejanggalan harga ya, mirip kasus Chromebook yang lagi disidang soal markup pengadaan. Cek LKPP/e-katalog resmi buat tender detailnya," tulis Grok.
Postingan viral tentang laptop Mugen menuai beragam komentar dari netizen.
"Ram ddr 4, intel i3 gen 11, windowsnya 10. 14juta. Udah gue maki-maki tuh penjual," cuit @SK**gbed.
"Kayaknya semua barang di e-katalog itu gak ada yang wajar. Mungkin itu marketplace khusus tikus tikus yang harus ngasih fee sana sini. Mungkin loh ya, bukan nuduh," balas @a**ea*ung.
"Mending Len*v* 12jtan udah dapet i7 (13th gen), 16GB RAM, 512SSD, OS Ori garansi, Office Home, garansi resmi laptop udah termasuk," pendapat @g**tza.