AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:41 WIB
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
Ilustrasi hacker. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Perkembangan AI mengubah serangan siber dari manual menjadi otomatisasi skala besar, meningkatkan kecanggihan ancaman seperti phishing dan pencurian kredensial.
  • Serangan phishing kini lebih sulit dideteksi karena AI menciptakan pesan yang sangat personal dan autentik berdasarkan data publik korban.
  • Ransomware berevolusi menjadi lebih terencana, bersembunyi untuk memetakan jaringan sebelum memilih waktu paling merugikan untuk mengenkripsi data.

Suara.com - Penggunaan Artificial Intelligence (AI) kini semakin meluas di berbagai sektor bisnis. Teknologi ini membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, mengotomatisasi proses kerja, hingga menganalisis data dalam skala besar untuk mendukung pengambilan keputusan.

Namun di balik manfaatnya, muncul ancaman baru yang tidak kalah serius. Teknologi yang sama juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital untuk melancarkan serangan yang lebih canggih dan sulit dideteksi.

Menurut Clara Hsu, Indonesia Country Manager di Synology Inc, perkembangan AI telah mengubah secara drastis cara serangan siber dilakukan saat ini.

“Dulu serangan siber sangat bergantung pada upaya manual. Sekarang AI memungkinkan pelaku serangan mengotomatiskan serangan dan menjalankannya dalam skala besar, sehingga ancaman menjadi lebih canggih dan jauh lebih sulit dideteksi,” jelas Clara.

Ia menambahkan bahwa beberapa jenis serangan seperti phishing, pencurian kredensial, hingga ransomware kini berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.

Phishing Kini Lebih Meyakinkan Berkat AI

Salah satu metode serangan yang semakin berkembang adalah Phishing. Selama ini phishing dikenal sebagai cara paling umum bagi penjahat siber untuk mendapatkan akses ke sistem perusahaan.

Di masa lalu, email phishing relatif mudah dikenali karena biasanya mengandung kesalahan ejaan, kalimat yang tidak alami, atau tautan yang terlihat mencurigakan.

Namun dengan bantuan AI dan Machine Learning, pesan phishing kini bisa terlihat jauh lebih autentik.

Baca Juga: Cara Membuat Desain Ucapan Idulfitri 2026 Pakai AI, Gunakan Prompt Ini!

Pelaku serangan dapat memanfaatkan informasi publik dari situs perusahaan, media sosial, hingga profil profesional untuk menargetkan korban secara spesifik.

Korban bahkan bisa menerima email yang menyebutkan jabatan, proyek yang sedang dikerjakan, hingga nama rekan kerja.

“AI menghilangkan banyak tanda peringatan yang dulu sering digunakan orang untuk mengenali phishing. Pesan yang dikirim bisa terdengar alami, profesional, dan sangat sesuai dengan konteks,” ungkap Clara dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Tingkat personalisasi ini membuat serangan phishing semakin sulit dikenali, bahkan oleh pengguna yang cukup berpengalaman.

AI Mempercepat Pencurian Kredensial

Ancaman lain yang semakin meningkat adalah pencurian kredensial akun. Dalam metode tradisional, pelaku biasanya mencoba menebak kata sandi atau memanfaatkan data login yang bocor dari insiden keamanan sebelumnya. Kini AI mempercepat proses tersebut secara drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI