- Seorang pengguna Apple Watch mengalami luka bakar permanen pada 24 September 2025 akibat panas ekstrem mendadak.
- Pengguna langsung melapor ke Apple, namun respons awal menyarankan luka disebabkan reaksi kulit, bukan perangkat.
- Insiden ini memicu diskusi keamanan perangkat karena luka bakar tampak jelas menyerupai bentuk sensor belakang jam tangan.
Suara.com - Sebuah laporan yang viral di internet menimbulkan kekhawatiran baru mengenai keamanan perangkat wearable Apple Watch.
Seorang pengguna mengklaim smartwatch miliknya tiba-tiba menjadi sangat panas saat dipakai di pergelangan tangan hingga menyebabkan luka bakar yang meninggalkan bekas permanen.
Menurut pengakuan pengguna tersebut, insiden terjadi pada 24 September 2025 saat ia sedang bekerja menggunakan laptop pada siang hari.
Tanpa peringatan, ia merasakan lonjakan panas yang sangat kuat dari bagian belakang jam yang bersentuhan langsung dengan kulit, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Selasa (17/3/2026).
Pengguna mengaku langsung melepas perangkat tersebut setelah merasakan panas yang tidak biasa. Namun saat itu kulit di pergelangan tangannya sudah mengalami luka bakar.
Foto yang diunggah bersama laporan tersebut memperlihatkan bekas luka yang menyerupai bentuk area sensor belakang Apple Watch. Selain kemerahan, terlihat pula lepuh pada kulit yang diduga akibat panas dari perangkat.
Beberapa bulan setelah kejadian, pengguna tersebut mengatakan bekas luka itu masih terlihat jelas dan diduga menjadi bekas permanen dengan bentuk menyerupai bagian belakang smartwatch tersebut.
Pengguna Sudah Melapor ke Apple
![Diduga akibat Apple Watch yang terlalu panas. [Reddit]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/17/85737-diduga-akibat-apple-watch-yang-terlalu-panas.jpg)
Pada hari yang sama dengan kejadian, pengguna mengaku langsung menghubungi dukungan pelanggan dari Apple dan mengirimkan foto luka serta perangkat yang digunakan.
Namun menurutnya, respons awal dari pihak dukungan menyebut kemungkinan luka tersebut disebabkan oleh reaksi kulit, bukan karena panas dari perangkat.
Pengguna menolak penjelasan tersebut dan menegaskan bahwa sensasi yang dirasakannya jelas merupakan panas ekstrem dari jam tangan tersebut.
Apple kemudian menyarankan agar perangkat dikirim ke fasilitas perusahaan di Irlandia untuk analisis lebih lanjut, kemungkinan untuk memeriksa apakah ada masalah pada komponen baterai.
Perusahaan juga disebut telah menawarkan pengambilan perangkat untuk proses pemeriksaan. Namun pengguna mengklaim proses tersebut tidak pernah terjadi.
Ia juga mencoba meningkatkan laporan melalui janji temu di Genius Bar. Tetapi ketika datang ke toko Apple setempat, ia mengaku bahwa jadwal tersebut tidak tercatat dalam sistem.
Apple Belum Beri Pernyataan