Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
Ilustrasi Khaleed Mobile Legends. Moonton kini siap diakusisi Arab Saudi. (Moonton)
baca 10 detik
  • Arab Saudi berencana akuisisi Moonton senilai Rp102 triliun melalui Savvy Games Group.
  • Investasi ini memperkuat posisi Arab Saudi setelah membeli saham Capcom dan EA.
  • ByteDance melepas Moonton untuk fokus pada pengembangan teknologi AI yang kompetitif.

Suara.com - Arab Saudi melalui Dana Investasi Publik (PIF) semakin agresif di industri game. Usai membeli saham Capcom, Arab Saudi bakal mencaplok developer sekaligus publisher game populer Mobile Legends, Moonton.

Sebagai pengingat, Electronic Gaming Development Company (EGDC) yang dimiliki oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, baru saja mengakuisisi 5,03 persen saham di perusahaan pengembang Resident Evil dan Street Fighter tersebut.

Akuisisi ini menambah kepemilikan sebelumnya, menjadikan total saham Capcom yang dikuasai oleh entitas Arab Saudi kini menembus angka 10 persen.

Usai menjadi salah satu pemilik Capcom lewat EGDC, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi berniat mencaplok seluruh aset Moonton, termasuk game populer Mobile Legends Bang Bang dan Magic Chess Go Go.

Laporan anyar mengungkap bahwa Savvy Games Group bersiap mengakuisisi Moonton dari ByteDance senilai 6 miliar dolar AS atau Rp102 triliun (kurs Rp17.000).

Kesepakatan ini menandai langkah strategis besar bagi Savvy Games, yang merupakan anak perusahaan dari Dana Investasi Publik (PIF) milik negara Arab Saudi, untuk memperkuat posisinya di puncak industri game global.

Capcom Integrated Report 2025. (Capcom)
Capcom Integrated Report 2025. (Capcom)

ByteDance, perusahaan induk TikTok yang sebelumnya membeli Moonton pada tahun 2021 seharga 4 miliar (Rp68 triliun), sekarang melepas salah satu aset game terbesarnya.

Sebelum kesepakatan dengan Capcom dan Moonton, PIF dengan dana selangit juga membeli Electronic Arts (EA) senilai 55 miliar dolar AS (Rp929 triliun).

Arab Saudi diketahui mendirikan Esports World Cup Foundation pada Oktober 2023.

baca juga

Esports World Cup Foundation lantas menyelenggarakan Esports World Cup (EWC) secara konsisten pada 2024, 2025, dan 2026.

Tak tanggung-tanggung, hadiah Esports World Cup bahkan mencapai 62,5 juta dolar AS atau Rp1,06 trliun saat debut pertama kali.

Mengutip Engadget, langkah akuisisi Moonton menunjukkan perbedaan arah yang signifikan antara kedua raksasa teknologi.

ByteDance secara bertahap mengurangi fokusnya di sektor game, seperti yang terlihat dari penutupan divisi Nuverse, untuk beralih ke pengembangan AI yang lebih kompetitif.

Sebaliknya, Arab Saudi melalui PIF terus menggelontorkan investasi masif ke dalam industri game.

Ilustrasi Khaleed Mobile Legends. (Moonton)
Ilustrasi Khaleed Mobile Legends. (Moonton)

Sebelum rencana akuisisi Moonton, mereka telah menanamkan modal di perusahaan besar seperti EA, Nintendo, Capcom, hingga Niantic, pengembang Pokémon Go.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony

Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 15:29 WIB

CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?

CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 15:18 WIB

Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini

Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×