-
Gempa magnitudo 7.6 guncang Sulawesi Utara dan picu peringatan dini tsunami.
-
BMKG konfirmasi tsunami setinggi 0,3 meter hantam Halmahera Barat dan Bitung.
-
Sepuluh wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara berstatus Siaga serta Waspada.
Suara.com - Video detik-detik tsunami usai Gempa Sulut M 7.6 viral di media sosial. BMKG sendiri sempat mengeluarkan peringatan ke 10 wilayah setelah gempa magnitudo 7.6 mengguncang Sulawesi Utara.
Sebagai informasi, aplikasi serta akun X resmi BMKG mengungkap bahwa magnitudo gempa berkisar 7.3 hingga 7.6.
"Info Gempa Mag:7.3, 02-Apr-26 05:48:14 WIB, Lok:1.21 LU,126.25 BT (127 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:18 Km ::BMKG," bunyi keterangan media sosial BMKG pada Selasa, 2 April 2026.
Pemutakhiran gempa serta peringatan tsunami mengungkap bila magnitudo berada di angka 7.6.
Data sementara pada Selasa pukul 08.00 WIB mencatat terdapat satu orang tewas akibat tertimpa reruntuhan.
"Pemutakhiran,Peringatan Dini Tsunami di MALUT,SULUT, Gempa Mag:7.6, 02-Apr-26 05:48:16WIB, Lok:1.25LU,126.27BT,Kdlmn:62Km::BMKG," tulis akun X BMKG.
Aplikasi BMKG juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk 10 wilayah yang mencakup Kota Ternate, Halmahera, Minahasa Selatan, Sangihe, Minahasa Utara, dan lain-lain.
Pantauan Trends24.in, lebih dari 10 ribu cuitan netizen riuh membahas Gempa Sulut M 7.6. Beberapa topik yang trending pada Selasa (2/4/2026) pagi yaitu Gempa, Bitung, Manado, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.
BMKG mengonfirmasi terdapat tsunami setinggi 0,3 meter yang menghantam Halmahera Barat pukul 07:08 WITA.
"Pemutakhiran tsunami akibat Gempabumi Mag:7.6. Telah terdeteksi tsunami di Halmahera Barat pukul 07:08 WITA setinggi 0.3 m, Bitung pukul 07:15 WITA setinggi 0.2m," tulis BMKG.
Video detik-detik tsunami kecil di Pulau Lembeh juga viral di media sosial.
"39 menit yang lalu. Lokasi Pulau Lembeh, Sulawesi Utara. Tinggi tsunami 10-30 cm," tulis @ishkaratoji834.
Video menampilkan seseorang dengan logat Sulut berteriak bila tsunami sudah mendekat.
Terdapat seorang warga yang naik ke tembok usai air sudah mencapai rumah. Postingan tersebut dikonfirmasi berasal dari netizen di wilayah sekitar Sulawesi Utara.
Ada pula video lain diduga berasal dari pesisir Halmahera Barat (masih membutuhkan konfirmasi).