- Google Maps offline jadi opsi alat navigasi termudah khususnya di area minim sinyal.
- Meski tanpa koneksi internet, Google Maps tetap bisa digunakan sebagai penunjuk arah.
- Pengguna dapat mengunduh peta Google Maps melalui fitur Peta Offline pada aplikasi.
- Penyimpanan internal: Pastikan memori ponsel Anda cukup. Satu peta area Jawa Tengah, misalnya, bisa memakan ruang sekitar 200MB - 500MB. Seperti ulasan HP Vivo sebelumnya, memiliki memori yang longgar sangat menguntungkan di sini.
3. Tips Agar Tetap Akurat
Perlu diingat, dalam mode offline, Google Maps tidak tahu kalau kondisi di sekitar lokasi seperti ada kecelakaan atau pengalihan arus one-way. Jadi, tetaplah waspada pada rambu lalu lintas fisik dan arahan petugas di lapangan.
Lakukan tips dan trik di bawah ini, agar navigasi tetap fungsional meski tanpa sinyal sekalipun.
- Update peta: Peta offline memiliki masa berlaku (biasanya 1 tahun). Pastikan Anda melakukan pembaruan beberapa hari sebelum berangkat agar perubahan jalan terbaru sudah terdata.
- Aktifkan GPS High Accuracy: Meskipun tidak ada internet, sensor GPS di ponsel Anda tetap bekerja. Pastikan fitur lokasi di pengaturan ponsel diatur ke akurasi tinggi agar titik biru Anda tidak melompat-lompat di tengah hutan.
- Cari tempat penting: Sebelum offline, cari dan tandai (beri bintang) lokasi penting seperti SPBU, masjid, atau rumah sakit di sepanjang jalur mudik Anda. Data ini akan ikut tersimpan dalam peta offline.