Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 23 April 2026 | 17:24 WIB
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
Ilustrasi Kekeringan. Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dalam 30 Tahun? (Pixabay/ Marion)
baca 10 detik
  • BMKG menyatakan narasi kemarau terparah dalam 30 tahun adalah disinformasi.

  • Kemarau 2026 diprediksi lebih kering dan panjang, tetapi bukan yang terparah.

  • Puncak musim kemarau di Indonesia diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Suara.com - Beberapa akun fanspage baru-baru ini mengunggah mengenai klaim peringatan BMKG terkait Indonesia bakal mengalami kemarau terparah dalam 30 tahun terakhir.

Postingan tersebut viral serta menimbulkan kekhawatiran mengingat warga merasakan suhu panas dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu akun yang membagikan peringatan tersebut adalah Instagram @PandemicTalks.

Akun dengan 1 juta follower tersebut mengunggah gambar peta Indonesia dengan ilustrasi warna merah yang menandakan suhu tinggi.

"BMKG ingatkan kemarau tahun 2026 di Indonesia bakal menjadi kemarau terparah dalam 30 tahun terakhir," tulis unggahan milik @PandemicTalks.

Peringatan senada juga viral melalui Grup Facebook serta fanspage X.

Hoaks Kabar Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun. (BMKG, Komdigi)
Hoaks Kabar Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun. (BMKG, Komdigi)

"BMKG Warning. Kemarau 2026 bakal terparah dalam 30 tahun. BMKG peringatkan Indonesia akan dilanda kemarau ekstrem pada 2026. Bakal jadi yang terburuk dalam 30 tahun terakhir," bunyi keterangan pada postingan.

Cek Fakta

Akun resmi BMKG dan laman Komdigi mengungkap bahwa narasi 'Indonesia bakal mengalami kemarau terparah dalam 30 tahun terakhir' masuk dalam kategori disinformasi serta hoaks.

baca juga

Menurut BMKG, informasi yang beredar tidak tepat. "Faktanya, BMKG menyampaikan bahwa curah hujan pada musim kemarau 2026 diprediksi berada di bawah normal, yaitu lebih rendah dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir. Sebagai perbandingan, musim kemarau yang telah terjadi pada tahun 1997, 2005, 2015 atau 2019 lebih kering bila dibandingkan dengan prediksi musim kemarau tahun 2026," ungkap BMKG.

Artinya, kondisi tersebut tidak serta-merta berarti kemarau paling parah dalam 30 tahun, melainkan menunjukkan adanya potensi curah hujan yang lebih sedikit dari biasanya.

Pada penjelasan sebelum ini, perwakilan BMKG menjelaskan potensi 'kemarau terpanjang' dan bukan 'kemarau terparah'.

"Meskipun intensitas pastinya masih berkembang, BMKG menegaskan bahwa musim kemarau 2026 diprediksi akan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata normalnya, sebagai kontribusi juga dari variabilitas iklim alamiah yang ada di wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwaka melalui laman resmi pada awal April 2026.

Akun resmi BMKG mengungkap bahwa narasi kemarau terparah dan terburuk terlalu berlebihan.

"Pernyataan di gambar itu perlu diluruskan. Cenderung berlebihan atau menyesatkan jika dipahami mentah-mentah," ungkap BMKG melalui keterangan tertulis.

BMKG Peringatkan Potensi El Niño 2026

Indonesia diprediksi akan menghadapi musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih lama pada 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa perubahan iklim ini menuntut kewaspadaan dan langkah antisipasi dari semua pihak.

Menurut Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, awal musim kemarau sudah di depan mata. "Secara umum hampir 50 persen dari zona musim di Indonesia itu memasuki kemarau lebih cepat ya, lebih cepat di bulan April kira-kira," ujarnya.

Puncak dari musim kemarau ini diprediksi terjadi pada Agustus, di mana sebagian besar wilayah Indonesia akan merasakan kondisi lebih kering dibanding biasanya.

Faktor yang memperkuat prediksi ini adalah potensi berkembangnya fenomena El Niño pada semester kedua 2026.

Meskipun saat ini El Niño diprediksi berada pada kategori lemah hingga moderat, kombinasinya dengan musim kemarau patut diwaspadai.

Musim Kemarau dan El Nino itu dua fenomena yang terpisah. Yang kita khawatirkan adalah ketika musim kemarau, fase El Nino-nya sedang aktif. Kondisi inilah yang terjadi pada tahun 2015, 2019, 2023, serta diprediksi mulai tahun 2026 ini. BMKG akan terus memantau agar prediksi ke depannya lebih akurat,” jelas Faisal.

Menghadapi tantangan ini, pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan di daerah-daerah yang masih memiliki potensi awan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Model Iklim Meleset, Laut Selatan Memanas Lebih Cepat

Studi: Model Iklim Meleset, Laut Selatan Memanas Lebih Cepat

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:50 WIB

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

5 Opsi AC Portable 1/2 Pk untuk Persiapan El Nino, Ada yang Dijual 2 Jutaan

5 Opsi AC Portable 1/2 Pk untuk Persiapan El Nino, Ada yang Dijual 2 Jutaan

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 19:23 WIB

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×