-
Motorola Signature resmi meluncur di Indonesia dengan skor DxOMark sebesar 164 poin.
-
Performa kamera Motorola Signature mampu mengungguli iPhone 16 Pro Max secara signifikan.
-
HP ini gunakan sensor Sony LYTIA 50 MP di seluruh lensa kamera.
Suara.com - Motorola Signature resmi masuk ke Asia Tenggara (termasuk Indonesia) pada kuartal kedua 2026. Cukup menarik, pengujian DxOMark mengungkap bahwa performa kamera Motorola Signature mampu mengungguli iPhone 16 Pro Max.
Terdapat 3 fitur paling menarik Motorola Signature, terutama dari segi fotografinya. Sebagai informasi, DxOMark merupakan salah satu situs benchmark kamera populer.
Pantauan melalui laman DxOMark, Motorola Signature masuk 8 besar HP kamera flagship terbaik.
DxOMark memberikan nilai keseluruhan sebesar 164 poin untuk Motorola Signature.
Mereka memuji kualitas kamera pada kondisi cahaya rendah serta tangkapan foto ciamik pada berbagai kondisi.
Meski begitu, DxOMark turut menyoroti kekurangan Motorola Siganture, terutama terkait pada eksposur dan stabilitas perekaman video.

Dilihat dari daftar DxOMark, Motorola Signature (164) mampu mengungguli iPhone 16 Pro Max (161 poin), Google Pixel 9 Pro XL (160 poin), iPhone 16 Pro (157 poin), bahkan Xiaomi 15 Ultra (159 poin).
Lebih mengagetkan lagi, Motorola Siganture hampir bersaing melawan Oppo Find X9 Pro (168) dan iPhone 17 Pro (168).
Harga Motorola Signature dibanderol mulai dari Rp12 juta (masa promosi, 12GB/256GB) di Indonesia.
Jika dilihat dari segi kualitas kamera, itu terhitung 'murah' apabila dibanding iPhone 16 Pro Max yang mempunyai harga Rp20 jutaan.
Susunan kamera belakang Motorola Signature mencakup sensor primer Sony LYT-828 (50 MP, f/1.6), telefoto Sony LYT-600 (50 MP, f/2.2), dan ultrawide Sony 50 MP.

Berikut fitur menarik Motorola Signature yang baru saja debut di Indonesia:
1. Kombinasi Sensor Sony LYTIA Terbaru
Fitur paling mencolok sekaligus "paling gila" adalah konsistensi resolusinya. Motorola tidak bermain dengan sensor "pemanis" beresolusi rendah.
Keempat kamera pada ponsel in (mulai dari kamera utama, ultrawide, periskop, hingga kamera selfie) semuanya menggunakan sensor Sony 50MP.
Bintang utama adalah sensor Sony LYTIA 828 pada kamera primer.
Dengan format optik 1/1,28 inci dan bukaan f/1.6, sensor ini diklaim mampu menangkap cahaya jauh lebih banyak dibandingkan sensor standar pada segmennya.
Teknologi Quad Pixel yang merupakan kunci di balik performa low-light yang luar biasa. Bagi pengguna profesional, konsistensi 50 MP di semua lensa ini sangat krusial.
Seringkali, saat kita berpindah dari lensa utama ke ultrawide atau telefoto, kita merasakan penurunan kualitas detail atau pergeseran warna yang drastis.
Di Motorola Signature, transisi ini terasa sangat seamless. Lensa periskopnya yang menggunakan sensor Sony LYTIA 600 mendukung zoom optik 3x dan Super Zoom Pro hingga 100x yang diproses secara cerdas oleh AI, memastikan detail tetap tajam meski objek berada di kejauhan.
2. SkinTone dari Pantone
Di saat banyak produsen ponsel terjebak dalam perang "AI yang mempercantik foto secara berlebihan" (hingga terkadang terlihat tidak natural), Motorola mengambil langkah berbeda dengan menggandeng Pantone.
Motorola Signature adalah salah satu ponsel pertama yang menyandang sertifikasi Pantone Validated dan Pantone SkinTone Validated.
Apa artinya ini bagi Anda sebagai editor atau kreator konten? Presisi.
Fitur ini diklaim memastikan bahwa apa yang ditangkap oleh sensor kamera adalah representasi akurat dari dunia nyata.
Validasi ini mencakup spektrum warna Pantone yang sangat luas. Paling penting, mampu merender berbagai variasi warna kulit manusia secara autentik.
3. Kemampuan Video Dolby Vision 8K dan Integrasi Moto AI
Fitur ketiga yang tak kalah menarik adalah lompatan besar di sektor videografi.
Motorola Signature mendukung perekaman video 8K dalam format Dolby Vision. Mengingat bodinya yang sangat tipis, kemampuan untuk mengolah data video sebesar ini tanpa isu overheating yang berarti adalah sebuah keajaiban teknik.
Dukungan Dolby Vision memberikan rentang dinamis yang sangat luas, memastikan detail di area bayangan (shadows) dan area terang (highlights) tetap terjaga dengan gradasi warna 10-bit yang kaya.