Viral Kesaksian Petugas KAI Sesaat setelah Kecelakaan: Dugaan Sinyal Eror, Kecepatan 110

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 28 April 2026 | 07:44 WIB
Viral Kesaksian Petugas KAI Sesaat setelah Kecelakaan: Dugaan Sinyal Eror, Kecepatan 110
Viral kesaksian petugas KAI setelah kecelakaan kereta di Bekasi, 27 April 2026. (YouTube Trainspotter ID)
baca 10 detik
  • Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi akibatkan 6 orang tewas.

  • Petugas KAI menduga ada sinyal eror sebelum tabrakan hebat terjadi.

  • Kecepatan kereta saat insiden dilaporkan sempat menyentuh angka 110 kilometer per jam.

Suara.com - Tabrakan kereta KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL pada Senin (27/04/2026) malam menuai sorotan banyak pihak. Salah satu video viral menampilkan kesaksian petugas KAI sesaat setelah kecelakaan kereta.

Pernyataan petugas KAI tersebut hanya beberapa menit setelah tabrakan keras terjadi antara KA Argo Bromo Anggrek dengan CL KPB-CKR di Bekasi Timur.

Pada update terbaru, puluhan penumpang mengalami luka-luka sementara 6 orang meninggal dunia.

Terdapat pula beberapa korban yang dilaporkan masih terjepit pada badan kereta dalam kondisi hidup.

Sebagai informasi, beberapa topik mengenai kecelakaan seperti KRL Commuter Line, Bekasi, dan Innalillahi memuncaki trending di X regional Indonesia pada Senin (27/04/2026) malam dan Selasa (28/04/2026).

Salah satu akun X bernama @txtdrbekasi membagikan momen saat gerbong KRL ringsek ditabrak kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda/app/agr]
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda/app/agr]

Postingan tersebut viral dengan lebih dari 3 juta tontonan dan ribuan komentar.

Puluhan ribu cuitan duka cita netizen menggema di X. Mereka mendoakan para korban setelah KRL dan Bekasi trending.

Salah satu Railfans (penggemar kereta) dengan akun YouTube "Trainspotter ID" diketahui melakukan live streaming di KA Argo Bromo Anggrek.

baca juga

Terdapat benturan keras serta pekikan takbir saat KA Argo Bromo menabrak KRL.

Live streaming berlangsung selama 1 jam 37 menit, di mana Railfans tersebut sempat merekam keadaan 1 jam setelah kecelakaan.

Sebagian besar penumpang bahkan petugas dalam kondisi panik pada saat itu.

Salah satu petugas KAI bernama Nofiandi menduga sinyal eror sesaat sebelum tabrakan berlangsung. Belum diketahui terkait jobdesk-nya, namun petugas memakai seragam kru masinis.

Railfans yang melakukan live streaming nampak bertanya dengan salah seorang kru masinis. Ia meminta kejelasan informasi mengingat banyak penumpang panik.

Pria penggemar kereta tersebut juga bingung apakah situasinya masih aman mengingat jalur kereta baru saja mengalami kecelakaan.

"Maksudnya tuh kalau misalkan di sini kondisinya tidak aman, kita diamanin dulu gitu pak, ke atas atau ke mana lah," ungkap Railfans.

"Iya paling evakuasinya ke atas, tapi koordinasi sama pihak stasiunnya ya. Amannya sebenarnya ke atas aja sih, langsung di titik evakuasinya kan ini di atas," jawab petugas KAI.

"Enggak maksud tuh pihak kru dari sini Pak, informasikan. Kan ini banyak nih. Barangkali ada yang syok gitu Pak," balas Railfans.

"Sama, kalau syok saya juga syok ini Mas," jawab petugas KAI.

Dugaan Sinyal Eror Sebelum Kecelakaan

Salah seorang kru terekam menjawab pertanyaan apakah terdapat miskomunikasi mengingat kereta jarak jauh menabrak KRL pada jalur yang sama.

"Enggak miskomunikasi, kayaknya ini sinyalnya ada yang eror," ungkap petugas KAI.

Perekam video lantas bertanya mengenai kecelakaan KRL dengan mobil taksi listrik yang terjadi sebelum kecelakaan besar terjadi.

"Tadi nginfoin PK-nya (Pusat Kendali Kereta Api atau OCC), cuman saya belum kopi informasi sepenuhnya, udah keburu sinyal merah ini," jawab kru masinis Argo Bromo.

Usai ditanya apakah sinyal mendadak berubah, kru KAI ungkap itu tak mendadak, namun instruksi dianggap kurang masuk akal. Kecepatan kereta disebut menyentuh 110 km/jam.

"Dibilang mendadak sih enggak, cuman harusnya itu kan enggak bisa merah, soalnya dari Bekasinya hijau. Koneksi harusnya kalau hijau, sini maksimal kuning, enggak bisa merah. Kalau soal kecepatan, kecepatannya lumayan, udah hampir menyentuh 100 kan? 110-an," jawab petugas di lokasi kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:32 WIB

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:05 WIB

Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi

Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 06:40 WIB

Puluhan Korban Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL Dirawat Intensif di RSUD Bekasi

Puluhan Korban Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL Dirawat Intensif di RSUD Bekasi

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:56 WIB

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:49 WIB

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:47 WIB

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

×