- Netflix melaporkan dampak ekonomi signifikan melalui investasi produksi film lokal yang menciptakan lapangan kerja bagi ribuan pekerja kreatif.
- Sebanyak 35 judul film Indonesia berhasil masuk daftar global dan mempopulerkan budaya Nusantara ke pasar penonton internasional.
- Netflix meningkatkan kompetensi industri kreatif lokal dengan memberikan pelatihan profesional kepada ratusan kreator dan kru produksi film.
Film Abadi Nan Jaya misalnya, mengangkat elemen budaya lokal seperti jamu dan tanaman kantong semar dalam balutan genre zombie modern. Lokasi syuting di Yogyakarta bahkan ramai diperbincangkan di media sosial dan komunitas online internasional.
![Dian Satro dalam Gadis Kretek ikut mempopulerkan kembali kebaya janggan serta meningkatkan minat wisata dalam The Netflix Effect. [Netflix]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/15492-dian-satro-dalam-gadis-kretek.jpg)
Sementara serial Gadis Kretek ikut mempopulerkan kembali kebaya janggan serta meningkatkan minat wisata ke Museum Kretek dan Museum Kereta Api Ambarawa.
Fenomena serial tersebut juga melahirkan berbagai parodi kreatif di media sosial seperti “Gadis Kresek” hingga “Gadis Klathak” yang ramai diperbincangkan netizen.
Netflix Latih Ratusan Talenta Kreatif Indonesia
Selain produksi konten, Netflix juga memperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia lewat berbagai pelatihan dan kolaborasi industri.
Melalui program Reel Life di Indonesia dan Thailand, Netflix telah melatih lebih dari 300 calon kreator film dan televisi muda.
Selain itu, lebih dari 500 profesional produksi lokal juga mendapat pelatihan mulai dari editor, line producer, hingga production accountant.
Netflix juga bekerja sama dengan Asosiasi Produser Film Indonesia atau APROFI dalam menghadirkan workshop produksi dan pengembangan panduan keselamatan produksi nasional pertama di Indonesia.