AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya

Dythia Novianty

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:17 WIB
AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
Ilustrasi serangan siber. [Pixabay]
baca 10 detik
  • CrowdStrike melaporkan peretas Korea Utara mencuri aset digital senilai 2 miliar dolar AS sepanjang tahun 2025.
  • Serangan siber terhadap lembaga keuangan global meningkat 43 persen akibat pemanfaatan kecerdasan buatan untuk penipuan identitas.
  • Kelompok spionase siber asal China aktif menargetkan institusi keuangan di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Brasil.

Suara.com - Perusahaan keamanan siber CrowdStrike mengungkap fakta mengejutkan mengenai meningkatnya ancaman terhadap industri keuangan global.

Dalam Laporan Lanskap Ancaman Jasa Keuangan 2026, perusahaan tersebut mencatat kelompok peretas yang terafiliasi dengan Korea Utara berhasil mencuri aset digital senilai lebih dari 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp33 triliun sepanjang 2025.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (AI) kini menjadi senjata utama para pelaku kejahatan siber untuk mempercepat serangan, menyamar sebagai identitas tepercaya, hingga menembus sistem pertahanan organisasi keuangan.

Selain Korea Utara, aktivitas spionase siber yang terkait dengan China juga mengalami peningkatan signifikan dan menyasar lembaga keuangan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Serangan ke Lembaga Keuangan Melonjak Drastis

CrowdStrike mencatat serangan langsung terhadap institusi keuangan meningkat 43 persen secara global dalam dua tahun terakhir. Di Amerika Utara, lonjakan bahkan mencapai 48 persen.

Para pelaku ancaman kini semakin sering memanfaatkan identitas digital yang tampak sah, layanan cloud, serta aplikasi Software as a Service (SaaS) untuk menghindari sistem keamanan tradisional yang masih digunakan banyak organisasi.

Berdasarkan pemantauan terhadap lebih dari 280 kelompok ancaman siber di seluruh dunia, CrowdStrike menemukan bahwa sektor jasa keuangan menjadi salah satu target utama para penjahat digital.

Korea Utara Catat Rekor Pencurian Kripto Terbesar

baca juga

Salah satu temuan paling mencolok dalam laporan tersebut adalah meningkatnya aksi pencurian aset digital yang dilakukan kelompok-kelompok peretas Korea Utara.

Sepanjang 2025, nilai pencurian aset digital meningkat 51 persen dibanding tahun sebelumnya dan mencapai total 2,02 miliar dolar AS.

Kelompok PRESSURE CHOLLIMA disebut bertanggung jawab atas salah satu pencurian kripto terbesar yang pernah tercatat. Mereka berhasil menguras aset senilai 1,46 miliar dolar AS melalui malware trojan yang disebarkan lewat celah keamanan pada rantai pasok perangkat lunak.

Sementara itu, GOLDEN CHOLLIMA menggunakan modus perekrutan kerja palsu untuk mengelabui korban, mengakses lingkungan cloud, dan mencuri dana kripto dari perusahaan fintech di Asia Tenggara serta Kanada.

AI Digunakan untuk Menyamar dan Menipu Korban

CrowdStrike juga menemukan bahwa kelompok peretas Korea Utara kini semakin agresif memanfaatkan teknologi AI untuk memperluas operasi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta

Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:29 WIB

Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih

Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:58 WIB

Asus ROG Siapkan Laptop Gaming AI Terbaru di Indonesia, Ada Zephyrus Duo Dual Screen dan RTX 5090

Asus ROG Siapkan Laptop Gaming AI Terbaru di Indonesia, Ada Zephyrus Duo Dual Screen dan RTX 5090

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:45 WIB

Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia

Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:30 WIB

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:58 WIB

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Kenapa Unismuh Makassar Jadi PTS Terbaik di Kawasan Timur Indonesia ?

Kenapa Unismuh Makassar Jadi PTS Terbaik di Kawasan Timur Indonesia ?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 09:37 WIB

IMHAX 2026 Manjakan Bikers dengan Jajaran Aksesori Riding Menarik

IMHAX 2026 Manjakan Bikers dengan Jajaran Aksesori Riding Menarik

Otomotif | Jum'at, 04 September 2026 | 09:31 WIB

Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN

Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:30 WIB

AMMAN Bersiap Jadi Mesin Hilirisasi

AMMAN Bersiap Jadi Mesin Hilirisasi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:29 WIB

Kuasa Hukum Bantah Kematian Sutrimo Terkait Perkara Febrie Adriansyah

Kuasa Hukum Bantah Kematian Sutrimo Terkait Perkara Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Bergerak ke Level 6.900 Pagi Ini, Pantau BBCA

IHSG Bergerak ke Level 6.900 Pagi Ini, Pantau BBCA

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 09:20 WIB

Apa itu ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution untuk Solusi Kebakaran Hutan Kalimantan?

Apa itu ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution untuk Solusi Kebakaran Hutan Kalimantan?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:17 WIB

Apakah Pelembap Ber-SPF Bisa Menggantikan Sunscreen Utama di Pagi Hari?

Apakah Pelembap Ber-SPF Bisa Menggantikan Sunscreen Utama di Pagi Hari?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 09:15 WIB

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:09 WIB

Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Ranah Hukum, Sejumlah Dapur Mulai Diperiksa Polisi

Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Ranah Hukum, Sejumlah Dapur Mulai Diperiksa Polisi

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:06 WIB

×