Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 04 September 2026 | 09:30 WIB
Malaysia dan Brunei Seret Masalah Kebakaran Hutan Kalimantan ke ASEAN
Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]
baca 10 detik
  • Malaysia dan Brunei sepakat membawa persoalan kabut asap Indonesia ke tingkat ASEAN.

  • Luas karhutla Indonesia periode Januari-Juni 2026 versi Mapbiomas Fire mencapai 178.232 hektare.

  • Kerjasama penanganan kabut asap mengacu pada perjanjian ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution.

Suara.com - Operasi pemadaman darat dan udara yang berlangsung bertahap belum mampu menghentikan lonjakan kebakaran hutan serta lahan di tanah air. Kondisi krisis ini mendesak Malaysia bersama Brunei Darussalam sepakat menyeret persoalan kabut asap ke meja perundingan regional ASEAN.

Data pemetaan satelit Mapbiomas Fire mencatat 178.232 hektare wilayah Indonesia hangus terbakar sepanjang semester pertama tahun ini. Angka tersebut melampaui statistik SiPongi milik Kementerian Kehutanan yang berada di kisaran 107.465 hektare.

Ekosistem gambut menyumbang 22 persen dari total kerusakan lingkungan nasional dengan luasan mencapai 40.016 hektare. Kalimantan menjadi pulau yang paling parah terdampak, disusul wilayah Sumatera, Papua, hingga Sulawesi.

Malaysia (CNA)
Malaysia (CNA)

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim langsung mengadakan pertemuan tingkat tinggi bersama Sultan Hassanal Bolkiah di Bandar Seri Begawan. Kedua kepala negara merumuskan strategi bersama demi meredam paparan polusi udara yang terus berulang setiap tahun.

Langkah diplomatik ini diambil sebagai wujud keresahan mendalam atas potensi gangguan kesehatan masyarakat serta penurunan aktivitas ekonomi regional. Pemerintah Malaysia menugaskan kementerian terkait untuk segera mengirimkan nota diplomasi ke Sekretariat ASEAN.

"Kami berdua sepakat untuk menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta [Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan] untuk menangani masalah ini," ujar Anwar dalam konferensi pers setelah pertemuan itu, dikutip dari BBC Internasional, Jumat (4/9/2026).

Pemerintah Malaysia menilai keterlibatan penuh lembaga kawasan menjadi instrumen paling efektif untuk merespons dinamika lingkungan saat ini. Surat resmi dari Kuala Lumpur pun dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.

Ancaman bencana asap emisi karhutla sejatinya pernah memicu ketegangan diplomatik terparah antara Indonesia dan negara tetangga pada 2015 serta 2019. Konflik ekologis berkepanjangan ini yang mendorong lahirnya kesepakatan penanganan bersama sejak dua dekade silam.

Komitmen bersama tersebut tertuang utuh dalam kerangka ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution sejak tahun 2002. Regulasi regional ini menjadi landasan hukum utama guna memperketat kolaborasi pencegahan bencana karhutla gambut secara berkelanjutan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution untuk Solusi Kebakaran Hutan Kalimantan?

Apa itu ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution untuk Solusi Kebakaran Hutan Kalimantan?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:17 WIB

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:09 WIB

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:50 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×