Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital

Dythia Novianty

Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:03 WIB
Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital
Sharp Biodiversity Hunt 2026. [Sharp]
baca 10 detik
  • PT Sharp Electronics Indonesia meluncurkan Sharp Biodiversity Hunt 2026 untuk mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.
  • Peserta melakukan observasi flora dan fauna di Ekowisata Mangrove PIK Jakarta menggunakan aplikasi iNaturalist untuk pengumpulan data ilmiah.
  • Program ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan sekaligus menghasilkan basis data konservasi global yang bermanfaat bagi penelitian masa depan.

Suara.com - Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia menghadapi tantangan dalam meningkatkan literasi lingkungan dan keterlibatan masyarakat, khususnya kalangan muda, dalam upaya konservasi.

Menjawab tantangan tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia menghadirkan Sharp Biodiversity Hunt 2026, sebuah program edukasi berbasis teknologi yang mengajak generasi muda mengenal dan mendokumentasikan kekayaan biodiversitas Indonesia melalui pendekatan citizen science atau sains partisipatif.

Program yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Sharp Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan Yayasan TERANGI, peserta diajak melakukan observasi langsung terhadap berbagai spesies flora dan fauna di kawasan Ekowisata Mangrove PIK, Jakarta Utara.

Menariknya, seluruh hasil pengamatan peserta tidak hanya menjadi dokumentasi pribadi, tetapi juga dikonversi menjadi data ilmiah digital melalui aplikasi iNaturalist, platform global yang digunakan peneliti dan komunitas konservasi untuk memetakan keanekaragaman hayati di berbagai negara.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, peserta dapat belajar mengidentifikasi spesies, mengunggah temuan secara real-time, serta berkontribusi langsung terhadap basis data konservasi global.

PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, mengatakan program ini dirancang untuk membangun kesadaran lingkungan generasi muda sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pelestarian alam.

"Melalui Sharp Biodiversity Hunt 2026, kami ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar langsung dari alam, mengembangkan rasa ingin tahu, dan memahami bahwa setiap spesies memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6/2026).

Diharapkan, dia menambahkan, program ini dapat melahirkan lebih banyak naturalis muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan bagi masa depan Indonesia.

baca juga

Selain mengasah kemampuan observasi, peserta juga diperkenalkan pada konsep pengumpulan data berbasis teknologi yang kini semakin penting dalam berbagai program konservasi modern.

Pendekatan ini memungkinkan masyarakat umum turut berperan dalam menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan oleh peneliti dan organisasi lingkungan.

Kepala Divisi Pengelolaan Sumberdaya Terumbu Karang Yayasan TERANGI, Idris, menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

"Konservasi tidak dapat dilakukan oleh segelintir pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan memahami kekayaan hayati yang ada di sekitar mereka," jelasnya.

Ia meihat, melalui Sharp Biodiversity Hunt, setiap observasi yang dilakukan peserta tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga berkontribusi pada data ilmiah yang dapat mendukung berbagai upaya konservasi di masa depan.

Sharp menilai teknologi dapat menjadi jembatan yang efektif untuk mendekatkan generasi muda dengan isu lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom

Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:50 WIB

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:52 WIB

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP

Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:52 WIB

VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake

VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:06 WIB

Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai

Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:25 WIB

×