-
Xiaomi 17T Pro resmi hadir membawa performa kencang Dimensity 9500.
-
David GadgetIn memuji kualitas kamera utama dan ketahanan baterai raksasa.
-
Lensa ultrawide standar menjadi salah satu kekurangan Xiaomi 17T Pro.
Suara.com - Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro resmi dipasarkan ke Indonesia pada awal Juni 2026. Kalian wajib tahu kelebihan dan kekurangan Xiaomi 17T Pro sebelum membeli smartphone yang dijuluki 'HP Flagship Killer' ini.
Sebagai informasi, harga Xiaomi 17T Pro varian memori terendah (12GB/256GB) dibanderol sebesar Rp12 juta.
Varian memori tertinggi (12GB/512GB) mempunyai harga Rp13 juta. Salah satu reviewer populer, David GadgetIn, memuji performa kamera utama serta chipset dari Xiaomi 17T Pro.
Ia bahkan setuju dengan penyebutan 'HP Flagship Killer'. Media teknologi serta reviewer gadget lain kompak memuji performa kencang Xiaomi 17T Pro.
Meski banderol meroket (harga Xiaomi 15T Pro hanya Rp10 juta), Xiaomi ternyata memberikan beberapa peningkatan signifikan untuk 17T Pro.
Smartphone memakai chipset kelas atas MediaTek Dimensity 9500 dengan arsitektur fabrikasi 3nm yang sangat efisien.
![Xiaomi 17T Pro. [Mi.com]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/05/29/54232-xiaomi-17t-pro.jpg)
Dapur pacu ini menggunakan arsitektur All-Big-Core yang dirancang untuk melibas tugas berat dan multitasking tanpa kendala.
Dibandingkan generasi sebelumnya, performa CPU bawaannya melonjak hingga 32 persen jauh lebih responsif.
Sektor grafis juga diperkuat oleh GPU yang mengalami peningkatan performa puncak mencapai 33 persen.
Sektor daya menjadi salah satu daya tarik utama berkat penggunaan baterai silikon-karbon raksasa 7.000 mAh. Meski kapasitasnya sangat besar, Xiaomi berhasil menjaga profil perangkat tetap nyaman digenggam.
Di sektor fotografi, Xiaomi kembali berkolaborasi dengan produsen legendaris lewat sistem Tiga Kamera Profesional Leica.
Kamera utamanya dipersenjatai sensor 50 MP Light Fusion 950 dengan bukaan f/1.67 yang sangat andal dalam kondisi minim cahaya.
Ketajaman gambarnya juga terjaga dari guncangan berkat dukungan penstabil gambar optis (OIS).
Lompatan besar terlihat pada lensa Telefoto Periskop 50 MP yang kini mendukung kemampuan 5x optical zoom. Terakhir, kamera Ultrawide 12 MP melengkapi sistem ini untuk menangkap lanskap luas dengan sudut pandang hingga 120 derajat.
- OS: Android 16, HyperOS 3
- Chipset: MediaTek Dimensity 9500 (3 nm)
- CPU: Octa-core (1x 4,21 GHz C1-Ultra + 3x 3,5 GHz C1-Premium + 4x 2,7 GHz C1-Pro)
- GPU: Mali-G1 Ultra MC12
- RAM: 12 GB LPDDR5X
- Internal Memori: 256 GB / 512 GB / 1 TB (UFS 4.1)
- Layar: 6,83 inci AMOLED, resolusi 1280 x 2772 piksel, refresh rate 144 Hz, HDR10+, Dolby Vision, kecerahan puncak 3500 nits, Gorilla Glass 7i
- Kamera utama: 50 MP (wide, OIS), 50 MP (periscope telephoto, OIS, 5x optical zoom), 12 MP (ultrawide)
- Kamera depan: 32 MP
- Baterai: 7000 mAh, fast charging 100W, wireless charging 50W
- Konektivitas: Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, GPS, USB Type-C, Infrared (IR Blaster)
- Jaringan: GSM / HSPA / LTE / 5G
- Dimensi: 162,2 x 77,5 x 8,3 mm
- Berat: 219 gram
- Skor AnTuTu: 3.352.325 poin (AnTuTu v11)
Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17T Pro
David GadgetIn mengungkap bahwa Xiaomi 17T Pro membawa chipset yang kencang di kelas harganya.
"HP ini sudah pakai Dimensity 9500 yang skor Antutu-nya sudah tiga setengah juta itu sangat-sangat tinggi karena rekor buat sekarang itu kalau nggak salah sekitar empat juta lah buat Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan tiga setengah juta itu sebenarnya sudah lebih dari cukup mungkin ranking dua atau ranking tiga atau top five lah minimal di dunia chipset HP Android," kata David GadgetIn.
Selain lensa ultrawide, David GadgetIn turut memuji performa kamera utama Xiaomi 17T Pro.
Fitur zoom dan sensor primer cukup mengesankan bagi David.
"Kamera 17T Pro juga bisa kasih detail yang lebih banyak lebih tajam serta hasil bokeh yang 'lebih bulet aja' lebih apa ya istilahnya lebih creamy lebih sedap lebih bokeh lah," tambah David GadgetIn melalui postingan YouTube.
Terkait kekurangan, David menyebutkan bahwa lensa ultrawide cukup standar dan bahkan kalah dari beberapa kompetitor lain.
"Kamera ultrawide-nya punya resolusi 12 MP ini agak rendah kalau dibandingkan sama flagship yang kebanyakan sudah pakai ultrawide 50 MP," kritik David.
Kanal YouTube teknologi luar negeri, Tech Spurt memuji performa Xiaomi 17T Pro untuk memainkan game berat.
"MediaTek Dimensity 9500 dengan RAM 12 GB, ponsel ini menawarkan performa luar biasa, mampu menjalankan game berat seperti Wuthering Waves pada pengaturan maksimal dengan 60 fps yang stabil tanpa panas berlebih," tulis Tech Spurt. Berikut ringkasan kelebihan dan kekurangan Xiaomi 17T Pro:
Kelebihan Xiaomi 17T Pro
- Performa chipset Mediatek Dimensity 9500 sangat kencang di kelasnya
- Baterai jumbo dan tahan lama (7.000 mAh)
- Bebas Iklan
- Pengisian daya super cepat (100 W)
- Kecerahan layar otomatis menyaingi HP flagship (Brightness-nya sudah mirip flagship yang bisa sangat rendah sampai 1 nits aja)
- Masa garansi panjang (hingga 15 bulan)
- HyperOS yang kaya fitur dengan pembaruan OS utama selama 5 tahun
- Performa kamera utama menawan
Kekurangan Xiaomi 17T Pro
- Tidak ada autofokus pada lensa ultrawide
- Kamera selfie biasa saja
- Speaker di bawah rata-rata ponsel premium
- Kaca pelindung kelas menengah (masih pakai kaca Gorilla Glass level midrange)
- Frame rate game dibatasi (perangkat masih terbatas di 120 Hz, belum bisa seperti iQOO 15 atau Oppo Find X9 Ultra sudah unlock fitur 144 fps sesuai layarnya)
- Beberapa bug kecil pada HyperOS